@homeofmerve: 1+1=4 👶🏽 Our Family is growing🥹❤️ #pregnant #schwanger #babyno2

Homeofmerve
Homeofmerve
Open In TikTok:
Region: DE
Wednesday 17 December 2025 16:25:17 GMT
76661
2264
12
343

Music

Download

Comments

larahhh35
Larah :
Herzlichen Glückwunsch! 😍 Ich hab’s gespürt!! Habe die letzten Tage an dich gedacht und irgendwie hatte ich es im Gefühl 🥰🥰
2025-12-17 19:08:25
4
mmrve_
mmer :
Yaaa çok sevindimmm
2025-12-17 20:31:23
1
tubamlty
Tuba :
Ahhhhhh cok sevindim❤ saglikla gelsin bebisss
2025-12-17 20:10:29
1
aleyna.0611
Aleyna Yağmur🌸 :
Sağlıkla gelsin teyzemm❤😍
2025-12-17 16:39:24
1
dilaanertan
dilaanertan :
Glückwunsch ♥️
2025-12-17 22:43:37
2
ikra12345.2
İkra :
Saglıkla gel bebegim 😍🤲
2025-12-17 16:40:04
1
_marieng
jomarie :
congratulations 👏🥰
2025-12-18 10:44:55
1
esustn57
esustn57 :
Herzlichen Glückwunsch ❤️❤️❤️Allahim kucaginiza almayi nasip etsin
2025-12-17 16:30:53
1
embroideryzey
embroideryZey :
Yaaa😍hayirli olsun, saglikla kucaginiza alin yavrunuzu❤️
2025-12-20 19:36:01
0
brunildagoma9
brunildagoma :
😳😳😳
2026-01-25 21:33:09
0
michelle_sckw
Michelle_sckw :
Ich hatte es im Gefühl weil so wenig von dir kam 🥰
2025-12-18 06:00:38
1
mer_ve_12
Merve50 :
Saglikla gel kalbimmm ❤️Kutay‘im abiii oluyor 🥹🥹❤️❤️❤️
2025-12-17 17:27:42
2
To see more videos from user @homeofmerve, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat meminta para atlet yang akan mewakili Indonesia di ajang olahraga internasional untuk tidak menjadikan bonus sebagai target utama. Menurut Taufik, bonus seharusnya menjadi konsekuensi dari prestasi yang berhasil diraih atlet. Ia yang juga pernah menjadi atlet mengaku memahami perjuangan dalam mengejar prestasi. “Yang pasti alhamdulillah. Buat atlet saya dulu juga jadi, maksudnya pernah ngerasain jadi atlet juga. Tapi bonus itu kan datang kalau kita ada prestasi,” ujar Taufik di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Ia menekankan pentingnya pola pikir yang mengutamakan prestasi. Menurutnya, bonus tidak akan diberikan apabila atlet tidak mampu meraih prestasi. “Jadi saya harap atlet-atlet di sini mindset-nya nggak bonus dulu, prestasi dulu baru ada bonus. Kalau bonus dulu prestasinya nggak ada, kan nggak ada juga,” katanya. Taufik menilai apresiasi yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto kepada para atlet dapat menjadi motivasi sekaligus tanggung jawab bagi kontingen Indonesia. Ia menyebut jumlah atlet yang berangkat mewakili Indonesia relatif kecil dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai sekitar 280 juta jiwa. Karena itu, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan untuk memberikan prestasi terbaik bagi Indonesia. “Ini juga mudah-mudahan jadi motivasi. Maksudnya tadi Bapak Presiden dengan semangatnya dan semua ya kagetlah untuk dapat semua itu. Dan Pak Presiden sangat mengapresiasi, dari 280 juta sekian hanya 400 sekian atlet yang berangkat,” ujar Taufik. Menurutnya, apresiasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan semangat sekaligus rasa tanggung jawab para atlet selama menjalankan tugas membela Indonesia. “Mudah-mudahan ini jadi satu motivasi, tanggung jawab juga,” katanya. Terkait sumber bonus bagi atlet, Taufik mengatakan pemerintah masih akan menyiapkan mekanisme lebih lanjut setelah Presiden menyampaikan komitmen pemberian bonus tersebut. Ia menegaskan, pemberian bonus bukan semata-mata program Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), melainkan bagian dari apresiasi pemerintah Indonesia kepada para atlet yang berhasil mengharumkan nama bangsa. “Ini kan baru Pak Presiden baru bilang ya nanti. Yang pasti kan bukan dari Kemenpora, ini kan dari Indonesia ya. Presiden, Kemenpora itu satu, jadi satu bagian itu,” jelasnya. Taufik menambahkan, pola pemberian apresiasi serupa juga telah dilakukan pemerintah pada ajang olahraga sebelumnya, termasuk SEA Games dan Olimpiade. “Sama lah kayak yang lalu-lalu kan SEA Games, Olympic juga sama,” pungkasnya. Naskah dan Video: Hanna Editor: Bagus #TaufikHidayat #AtletIndonesia #AsianGames2026 #OlahragaIndonesia #Kemenpora
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat meminta para atlet yang akan mewakili Indonesia di ajang olahraga internasional untuk tidak menjadikan bonus sebagai target utama. Menurut Taufik, bonus seharusnya menjadi konsekuensi dari prestasi yang berhasil diraih atlet. Ia yang juga pernah menjadi atlet mengaku memahami perjuangan dalam mengejar prestasi. “Yang pasti alhamdulillah. Buat atlet saya dulu juga jadi, maksudnya pernah ngerasain jadi atlet juga. Tapi bonus itu kan datang kalau kita ada prestasi,” ujar Taufik di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Ia menekankan pentingnya pola pikir yang mengutamakan prestasi. Menurutnya, bonus tidak akan diberikan apabila atlet tidak mampu meraih prestasi. “Jadi saya harap atlet-atlet di sini mindset-nya nggak bonus dulu, prestasi dulu baru ada bonus. Kalau bonus dulu prestasinya nggak ada, kan nggak ada juga,” katanya. Taufik menilai apresiasi yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto kepada para atlet dapat menjadi motivasi sekaligus tanggung jawab bagi kontingen Indonesia. Ia menyebut jumlah atlet yang berangkat mewakili Indonesia relatif kecil dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai sekitar 280 juta jiwa. Karena itu, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan untuk memberikan prestasi terbaik bagi Indonesia. “Ini juga mudah-mudahan jadi motivasi. Maksudnya tadi Bapak Presiden dengan semangatnya dan semua ya kagetlah untuk dapat semua itu. Dan Pak Presiden sangat mengapresiasi, dari 280 juta sekian hanya 400 sekian atlet yang berangkat,” ujar Taufik. Menurutnya, apresiasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan semangat sekaligus rasa tanggung jawab para atlet selama menjalankan tugas membela Indonesia. “Mudah-mudahan ini jadi satu motivasi, tanggung jawab juga,” katanya. Terkait sumber bonus bagi atlet, Taufik mengatakan pemerintah masih akan menyiapkan mekanisme lebih lanjut setelah Presiden menyampaikan komitmen pemberian bonus tersebut. Ia menegaskan, pemberian bonus bukan semata-mata program Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), melainkan bagian dari apresiasi pemerintah Indonesia kepada para atlet yang berhasil mengharumkan nama bangsa. “Ini kan baru Pak Presiden baru bilang ya nanti. Yang pasti kan bukan dari Kemenpora, ini kan dari Indonesia ya. Presiden, Kemenpora itu satu, jadi satu bagian itu,” jelasnya. Taufik menambahkan, pola pemberian apresiasi serupa juga telah dilakukan pemerintah pada ajang olahraga sebelumnya, termasuk SEA Games dan Olimpiade. “Sama lah kayak yang lalu-lalu kan SEA Games, Olympic juga sama,” pungkasnya. Naskah dan Video: Hanna Editor: Bagus #TaufikHidayat #AtletIndonesia #AsianGames2026 #OlahragaIndonesia #Kemenpora

About