@forward__edu: We tested 7 different micro:bit and battery pack holders to see which was the best for the classroom. Which one would you print? Print 1: makender Print 2: maffucci Print 3: geekmomprojects Print 4: jackmarshall Print 5: kbloch Print 6: kbloch Print 7: WhittleseaTS #microbit #3Dprinting #makerspace #STEAM

Forward EDU
Forward EDU
Open In TikTok:
Region: CA
Wednesday 17 December 2025 17:32:20 GMT
1776
66
3
0

Music

Download

Comments

dreakers28
dreakers28 :
Can you make apple pencil holder for 20-30 pens
2026-09-16 01:22:12
0
mmeamandagreen
Amanda Green 🇨🇦🚀 :
The first one and green battery one!
2025-12-18 03:41:06
1
ideas..projects
Ideas and projects :
🌹🌹🌹🌹🌹🌹أ Check out my account; it contains all my inventions and projects.❤❤
2025-12-30 08:45:34
0
To see more videos from user @forward__edu, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Muazin Masjidil Haram, Syekh Ibrahim Al Madani, wafat pada Senin pagi (21/9). Sebelum meninggal dunia, Syekh Ibrahim sempat menyampaikan azan Subuh pada Senin ini. Dikutip dari Khaleej Times, salat jenazah akan digelar setelah salat Asar pada Senin ini di Masjidil Haram, Makkah. Kemudian, Syekh Ibrahim akan dimakamkan di Al Mualla Cemetery. Syekh Ibrahim lahir di Madinah pada 1976. Dia dibesarkan dalam lingkungan religius dengan pengaruh besar dari sang kakek yang merupakan penghafal Al-Qur'an. Syekh Ibrahim kemudian mendapat gelar akademik di bidang studi Al-Qur'an. Perjalanan menjadi muazin dimulai sejak dirinya berusia 15 tahun. Dia memulainya dari sebuah masjid di lingkungan tempat tinggalnya di Madinah. Ia lalu terus bertugas sebagai muazin secara bergantian bersama tiga orang tetangga hingga lulus kuliah, sebelum sempat berhenti sejenak karena adanya kewajiban mengajar di luar Madinah. Pada 1428 H (2007–2008), ia diminta kembali mengumandangkan azan di Masjid Al-Maddah dan melaksanakannya hingga memperoleh kesempatan untuk bertugas sebagai muazin di Masjidil Haram, Makkah. Secara resmi, Syekh Ibrahim ditunjuk untuk mengemban tugas tersebut pada 1439 H atau 2017–2018. Karena tumbuh besar di Madinah, Syekh Ibrahim sangat dipengaruhi oleh tradisi dan gaya azan khas Madinah. 📸: Dok. Facebook Haramain. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ ⁠ 📝: newsupdate | update | news | oneliner | R360 | E051 | E164 | E053 #bicarafaktalewatberita #kumparan
Muazin Masjidil Haram, Syekh Ibrahim Al Madani, wafat pada Senin pagi (21/9). Sebelum meninggal dunia, Syekh Ibrahim sempat menyampaikan azan Subuh pada Senin ini. Dikutip dari Khaleej Times, salat jenazah akan digelar setelah salat Asar pada Senin ini di Masjidil Haram, Makkah. Kemudian, Syekh Ibrahim akan dimakamkan di Al Mualla Cemetery. Syekh Ibrahim lahir di Madinah pada 1976. Dia dibesarkan dalam lingkungan religius dengan pengaruh besar dari sang kakek yang merupakan penghafal Al-Qur'an. Syekh Ibrahim kemudian mendapat gelar akademik di bidang studi Al-Qur'an. Perjalanan menjadi muazin dimulai sejak dirinya berusia 15 tahun. Dia memulainya dari sebuah masjid di lingkungan tempat tinggalnya di Madinah. Ia lalu terus bertugas sebagai muazin secara bergantian bersama tiga orang tetangga hingga lulus kuliah, sebelum sempat berhenti sejenak karena adanya kewajiban mengajar di luar Madinah. Pada 1428 H (2007–2008), ia diminta kembali mengumandangkan azan di Masjid Al-Maddah dan melaksanakannya hingga memperoleh kesempatan untuk bertugas sebagai muazin di Masjidil Haram, Makkah. Secara resmi, Syekh Ibrahim ditunjuk untuk mengemban tugas tersebut pada 1439 H atau 2017–2018. Karena tumbuh besar di Madinah, Syekh Ibrahim sangat dipengaruhi oleh tradisi dan gaya azan khas Madinah. 📸: Dok. Facebook Haramain. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ ⁠ 📝: newsupdate | update | news | oneliner | R360 | E051 | E164 | E053 #bicarafaktalewatberita #kumparan

About