@sobhanallah128:

MoNa
MoNa
Open In TikTok:
Region: EG
Saturday 20 December 2025 02:07:07 GMT
143851
1366
66
975

Music

Download

Comments

user4477181966133
ناصرالسني :
الله واكبر الله واكبر
2026-08-20 11:05:39
0
suelli09
🤝SUELLI🤝 :
amém
2026-07-18 14:14:42
1
user9491137421231
بين أسفي و الرباط :
شكرا وجزاكم الله خيرا على هذا التقاسم الطيب
2026-07-23 21:56:07
1
mgogf2
Mahmoud mego :
الله اكبر
2026-07-24 02:57:34
1
ablaabla59
شروق تيكتوك🌞 :
ماشاء الله
2026-08-07 01:00:47
1
user6909455300949
نجم الدين الغزالي :
شكرا شكرا شكرا على توجيهاتكم
2026-07-13 22:03:09
1
ameirash
Áměìra ÑÅ :
اني نبي لمه نطوف علي مكه ٧ مرات شن نقول فيهم ممكن حاد يفهمني نبي نعرف شعري لمه نقص منه شويا وين نحطها وله نحتفظ بيها معايا
2026-01-30 09:07:33
1
amna61630
amna :
ي رب توعدنا بزياره بيتك العتيق 🥺
2026-01-26 11:11:01
1
wwww_brahim
brahim :
الله اكبر الله اكبر الله اكبر كبيرا والحمد لله كثيرا واشهد
2026-04-16 22:45:00
1
a2086471
a2 :
ج
2026-03-10 06:45:44
1
tarek___4
tarek Mostafa :
رزقنا الله وإياكم زيارة الحبيب المصطفى صلى الله عليه وسلم
2026-01-03 02:08:41
1
saleh12014
صالح العولقي :
نسأل الله لك زيارة بيت الله الحرام
2026-01-27 15:50:09
1
user4477181966133
ناصرالسني :
الله واكبر الله واكبر
2026-02-19 02:29:08
1
user4477181966133
ناصرالسني :
الله واكبر
2026-01-21 09:15:11
1
user4477181966133
ناصرالسني :
الله واكبر الله واكبر
2026-03-15 18:30:49
1
user4477181966133
ناصرالسني :
الله واكبر الله واكبر
2026-05-31 08:46:11
1
rud5229
rud :
😅
2026-04-24 16:58:59
1
user4477181966133
ناصرالسني :
😻😻😻
2026-01-06 20:33:34
1
gmtztayhdf
🇲🇦l3ssri nour🇲🇦 :
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
2025-12-20 02:25:54
1
anaaaaaka1
أٱنـــــاقه||A𝒂nk𝒂 :
😭
2026-01-13 16:48:08
3
bazar.hamid
bazar Hamid :
👑👑👑👑👑👑👑👑
2025-12-24 16:04:32
1
yyysscaznyt
حسوني :
❤️❤️❤️❤️
2025-12-20 04:16:28
1
az_amazigh8
عالم عزيزة المتنوع :
🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲
2026-03-28 21:09:36
1
musaaalhelw
(موسى الحلو) :
🥰
2026-03-23 14:53:14
1
To see more videos from user @sobhanallah128, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About