@milivinestudio: POV: There's Always That Duo In A Trio #prom #dress #Promdress #formaldress #prom2025 #formalcheck #Dressshop #formal #promseason #Prom2026 #formal2025 #formal2026 #milivineboutique

Milivine Studio
Milivine Studio
Open In TikTok:
Region: AU
Wednesday 24 December 2025 09:00:15 GMT
6579220
503851
883
4181

Music

Download

Comments

niki.and.kiana2
Niki and Kiana :
It will be perfect for... me?
2026-11-07 21:23:48
0
dakota_bergen
𝒟𝒶𝓀ℴ𝓉𝒶 :
Iconic trio
2025-12-24 18:45:21
38499
lanzz.loves.laufey
That0.hats! :
"aur Nour"😭😭
2025-12-24 09:08:40
33885
babyeye_forever1
{ׅ꯱݊ꪀᨵׁׅׅᨰׁׅ} :
WHY IS IT ALWAYS MARRISA
2025-12-25 14:43:02
3852
ragathaswife4ever_
| 𝒫 roject𝒮 ekai ℛants 𓂃ෆ˚ :
NOO MARISSA
2025-12-24 11:39:31
7534
itsmelouwhan_snyman
🐾🐈‍⬛️kittens🐈🐾 :
*(oh no❌️)* *(or nor✅️*)
2025-12-24 10:35:23
3887
lily.cheesewright
￴ ￴ ￴ ￴￴￴￴ ￴￴￴￴￴ ￴￴￴￴ ￴￴ ￴ :
Nobody copies the original duo
2025-12-25 22:09:28
1421
itsamiracle031
☆FWOP THRUST LICK☆ :
"aur naur" is killing me 😭
2025-12-24 09:52:03
2526
december10.nz
december10.new.zealand :
the only ad i never skip 😁
2026-01-15 04:30:36
134
usr.lisax
ℒ𝒾𝓈𝒶 ꨄ︎ :
ONG how dare u leave Marissa out
2025-12-24 09:19:42
873
zozo.monana
Mrs joke :
2026-02-18 20:32:30
40
hudy5342
Huda🫧🙈🪩 :
And people pay for Netflix
2026-01-27 12:22:33
9
mxya_xxxx
𝗆𝗑𝗒𝖺 🪽🕯️ :
”Aur Naur”
2026-02-03 13:39:39
15
recitaplayz
🌸꙳☽♩♫☾4UD10☀️PL4¥3R☽♩♫☾꙳🌸 :
Not ALWAYS a duo in a trio
2026-01-16 18:17:12
0
btwitss0s0
🐒𝚎𝚋𝚊 :
NO NOT MARISSA
2025-12-24 10:54:11
97
sickbrain03
VAMPBOY :
Orr norr
2026-02-05 18:32:30
15
changhaiwart
asianL1f3 :
ournor*
2026-01-31 06:00:57
15
larah_shaker
larah_shaker🌟 :
first likeeee
2025-12-24 09:07:21
618
.icecreammuncher
🍦 :
I was waiting for the "besties dont copy they match"😭
2025-12-24 10:21:16
122
uxer.sophie143
𝒮𝑜𝓅𝒽𝒾𝑒 :
The high difference between me and my friends be like
2026-03-22 04:19:30
12
luvs4emaan
𝓮𝓶𝓪𝓪𝓷 :
OR NAUR
2025-12-25 00:44:34
6
z.shitt1
🌀🧷𝖻ꫀᥣׅᥣׅ𝗓 .🫧 :
"first!" suddenly sees 35 comments
2025-12-24 09:11:45
75
To see more videos from user @milivinestudio, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Masyarakat sering kali mengaitkan gulai dan sate terutama sate kambing atau daging berlemak sebagai makanan utama pemicu tekanan darah tinggi (hipertensi). Mari kita bedah secara medis apa saja kandungan di dalam gulai dan sate yang memengaruhi tekanan darah, serta bagaimana fakta di baliknya: 1. Kandungan Lemak Jenuh yang Tinggi • Dari Gulai: Kuah gulai umumnya menggunakan santan kelapa. Santan kaya akan lemak jenuh (terutama asam laurat). Jika dipanaskan berulang kali atau dimasak terlalu lama, lemak jenuh dalam santan bisa mengalami oksidasi dan berkontribusi meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL). •  Dari Sate: Daging merah, khususnya daging kambing atau bagian daging sapi yang berlemak (gajih), mengandung tinggi lemak jenuh. • Mekanisme: Konsumsi lemak jenuh secara berlebihan dalam jangka panjang dapat memicu penumpukan plak di pembuluh darah (aterosklerosis), membuat pembuluh darah kaku, sehingga jantung harus bekerja lebih berat untuk memompa darah dan tekanan darah pun naik. 2. Mitos vs Fakta Daging Kambing dan Darah Tinggi Banyak orang percaya bahwa makan sate kambing bisa langsung membuat darah tinggi naik seketika sesaat setelah dikonsumsi. Secara medis, daging kambing itu sendiri tidak secara langsung menaikkan tekanan darah seketika. Lonjakan tekanan darah yang sering dirasakan seseorang usai menyantap hidangan gulai atau sate biasanya dipicu oleh: • Cara Pengolahan dan Bumbu: Penggunaan garam yang tinggi pada bumbu sate atau kuah gulai menyumbang natrium dalam jumlah besar, yang langsung memicu retensi cairan dan kenaikan tekanan darah. • Efek Termogenik (Efek Panas): Daging merah memiliki efek termogenik makanan yang lebih tinggi, artinya tubuh membutuhkan lebih banyak energi untuk mencernanya sehingga suhu tubuh terasa meningkat (gerah atau blushing), yang kerap disalahartikan sebagai gejala darah tinggi. • Porsi Berlebih: Sering kali hidangan gulai dan sate dikonsumsi dalam porsi besar sekaligus saat acara tertentu. 3. Faktor Pendukung Lain (Kecap, Garam, dan Kolesterol) • Kecap Manis: Pendamping sate seperti kecap manis dan irisan bawang merah/cabai juga menyumbang kadar gula dan garam tersembunyi. • Kombinasi Risiko: Ketika seseorang memiliki kolesterol tinggi akibat lemak jenuh gulai/sate yang dikombinasikan dengan hipertensi akibat kelebihan natrium, risiko terjadinya gangguan kardiovaskular (seperti penyakit jantung dan stroke) akan meningkat secara signifikan. Tips Menikmati Gulai dan Sate dengan Lebih Aman Jika Anda ingin menikmati gulai atau sate sesekali tanpa harus khawatir berlebihan terhadap lonjakan tekanan darah, terapkan beberapa tips ini: 1. Pilih Bagian Daging Lean (Rendah Lemak): Mintalah bagian daging sate yang tidak banyak mengandung lemak putih (gajih). 2. Batasi Kuah Santan: Nikmati gulai secukupnya saja, hindari menghabiskan kuah bersantan kental terlalu banyak untuk membatasi asupan lemak jenuh. 3. Kontrol Penggunaan Garam dan Kecap: Kurinkan tambahan garam pada bumbu kacang atau kecap pendamping sate. 4. Perbanyak Konsumsi Serat: Imbangi makanan berlemak tersebut dengan asupan sayuran segar (seperti mentimun, tomat, atau lalapan) yang kaya akan kalium dan antioksidan untuk membantu menetralisir efek natrium. 5. Cek Tekanan Darah Secara Berkala: Tetap pantau tekanan darah Anda secara rutin, terutama jika memiliki riwayat hipertensi dalam keluarga. #viral #fyp #fyi #darahtinggi #tekanandarahtinggi
Masyarakat sering kali mengaitkan gulai dan sate terutama sate kambing atau daging berlemak sebagai makanan utama pemicu tekanan darah tinggi (hipertensi). Mari kita bedah secara medis apa saja kandungan di dalam gulai dan sate yang memengaruhi tekanan darah, serta bagaimana fakta di baliknya: 1. Kandungan Lemak Jenuh yang Tinggi • Dari Gulai: Kuah gulai umumnya menggunakan santan kelapa. Santan kaya akan lemak jenuh (terutama asam laurat). Jika dipanaskan berulang kali atau dimasak terlalu lama, lemak jenuh dalam santan bisa mengalami oksidasi dan berkontribusi meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL). • Dari Sate: Daging merah, khususnya daging kambing atau bagian daging sapi yang berlemak (gajih), mengandung tinggi lemak jenuh. • Mekanisme: Konsumsi lemak jenuh secara berlebihan dalam jangka panjang dapat memicu penumpukan plak di pembuluh darah (aterosklerosis), membuat pembuluh darah kaku, sehingga jantung harus bekerja lebih berat untuk memompa darah dan tekanan darah pun naik. 2. Mitos vs Fakta Daging Kambing dan Darah Tinggi Banyak orang percaya bahwa makan sate kambing bisa langsung membuat darah tinggi naik seketika sesaat setelah dikonsumsi. Secara medis, daging kambing itu sendiri tidak secara langsung menaikkan tekanan darah seketika. Lonjakan tekanan darah yang sering dirasakan seseorang usai menyantap hidangan gulai atau sate biasanya dipicu oleh: • Cara Pengolahan dan Bumbu: Penggunaan garam yang tinggi pada bumbu sate atau kuah gulai menyumbang natrium dalam jumlah besar, yang langsung memicu retensi cairan dan kenaikan tekanan darah. • Efek Termogenik (Efek Panas): Daging merah memiliki efek termogenik makanan yang lebih tinggi, artinya tubuh membutuhkan lebih banyak energi untuk mencernanya sehingga suhu tubuh terasa meningkat (gerah atau blushing), yang kerap disalahartikan sebagai gejala darah tinggi. • Porsi Berlebih: Sering kali hidangan gulai dan sate dikonsumsi dalam porsi besar sekaligus saat acara tertentu. 3. Faktor Pendukung Lain (Kecap, Garam, dan Kolesterol) • Kecap Manis: Pendamping sate seperti kecap manis dan irisan bawang merah/cabai juga menyumbang kadar gula dan garam tersembunyi. • Kombinasi Risiko: Ketika seseorang memiliki kolesterol tinggi akibat lemak jenuh gulai/sate yang dikombinasikan dengan hipertensi akibat kelebihan natrium, risiko terjadinya gangguan kardiovaskular (seperti penyakit jantung dan stroke) akan meningkat secara signifikan. Tips Menikmati Gulai dan Sate dengan Lebih Aman Jika Anda ingin menikmati gulai atau sate sesekali tanpa harus khawatir berlebihan terhadap lonjakan tekanan darah, terapkan beberapa tips ini: 1. Pilih Bagian Daging Lean (Rendah Lemak): Mintalah bagian daging sate yang tidak banyak mengandung lemak putih (gajih). 2. Batasi Kuah Santan: Nikmati gulai secukupnya saja, hindari menghabiskan kuah bersantan kental terlalu banyak untuk membatasi asupan lemak jenuh. 3. Kontrol Penggunaan Garam dan Kecap: Kurinkan tambahan garam pada bumbu kacang atau kecap pendamping sate. 4. Perbanyak Konsumsi Serat: Imbangi makanan berlemak tersebut dengan asupan sayuran segar (seperti mentimun, tomat, atau lalapan) yang kaya akan kalium dan antioksidan untuk membantu menetralisir efek natrium. 5. Cek Tekanan Darah Secara Berkala: Tetap pantau tekanan darah Anda secara rutin, terutama jika memiliki riwayat hipertensi dalam keluarga. #viral #fyp #fyi #darahtinggi #tekanandarahtinggi

About