@renn_astro: Penjelasan disini 👇 Tuhan itu ada atau nggak sih?” Pertanyaan ini sudah ditanya manusia ribuan tahun. Pertama, dari logika sederhana: Kalau ada lukisan, pasti ada pelukisnya. Kalau ada alam semesta yang rapi, penuh hukum, dan teratur… masuk akal nggak kalau semuanya terjadi tanpa sebab? Kedua, dari hati manusia: Kenapa hampir semua orang punya rasa butuh Tuhan? Saat senang kita bersyukur, saat susah kita berdoa. Rasa ini muncul bahkan pada orang yang belum pernah diajari agama. Ketiga, dari pengalaman hidup: Banyak orang merasakan doa yang terkabul, ketenangan setelah beribadah, atau pertolongan di saat paling sulit. Memang tidak bisa difoto, tapi bisa dirasakan. Jadi, Tuhan bukan sekadar “bisa dibuktikan atau tidak”, tapi dikenal lewat akal, hati, dan pengalaman #masukberanda #jjedukasi #fyp #Astronomy #god

𝐑𝐞𝐧𝐧𝐀𝐬𝐭𝐫𝐨
𝐑𝐞𝐧𝐧𝐀𝐬𝐭𝐫𝐨
Open In TikTok:
Region: ID
Thursday 25 December 2025 03:43:05 GMT
828903
11010
2364
326

Music

Download

Comments

zzz.ciel
CielPhantom :
"angin tidak terlihat tapi angin nyata"
2025-12-30 06:03:32
210
muh.ammad.akbar
... :
"lantas bagaimana manusia tercipta, jika tidak karna Adam as yg di ciptakan Allah SWT"
2025-12-27 00:40:44
150
yudzx_466
Ryusz :
semakin bertambah zaman pemikiran manusia makin kacau🥀
2025-12-25 22:27:58
81
ahihihihiahihihiah
‍‍‍￶￶‍‍‍ :
(teori otak 🗿) Bayangkan begini: aku membuat sebuah game. Di dalam game itu ada karakter, dunia, dan aturan yang aku ciptakan. Lalu karakter-karakter di dalam game bertanya, “Pencipta kita itu ada di mana? Di atas? Di kanan? Di kiri? Di bawah?” Dari sudut pandang mereka, dunia hanya sebatas dimensi dalam game itu. Tapi dari sudut pandang aku sebagai pembuatnya, aku tidak berada di atas, di bawah, atau di dalam dunia mereka. Aku berada di luar keseluruhan dimensi game itu. Mereka tidak bisa melihatku karena mereka hanya bisa mengakses realitas dalam game. Begitu juga ketika manusia bertanya “Tuhan itu di mana?” Kita melihat dunia dari batasan dimensi kita sendiri. Namun kalau Tuhan adalah Pencipta, maka keberadaan-Nya bukan di posisi ruang seperti kanan-kiri-atas-bawah, tetapi di “luar” dimensi yang kita kenal. Kita hanya bisa melihat tanda-tanda keberadaan-Nya, sama seperti karakter game hanya bisa merasakan dampak dari pembuatnya.
2026-01-31 13:32:28
50
fotograferamatir1
FotograferAmatir :
saya juga masi bertanya2.. apakah Tuhan ada... sudah setengah abad.. saya hidup.. belum ada bukti dari Keesaan Tuhan kepada saya....
2026-01-23 09:42:47
12
fck_dffzx
dap :
tuhan itu bagaikan angin tidak terlihat tapi kamu merasakannya
2025-12-25 07:23:35
49
shiiwoon12
￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ :
alah logikanya aja kebalik luasnya dan teraturnya alam semesta justru membuktikan adanya entitas maha Besar di baliknya karena sesuatu yang begitu kompleks dari pergerakan galaksi sampai struktur atom mustahil terjadi "begitu saja" tanpa ada sebab-akibat jika kursi saja tidak akan ada kalau tidak ada yang membuat bagaimana mungkin alam semesta yang triliunan kali lebih rumit bisa ada tanpa pencipta? dan orang orang atheis hanya muter-muter menjelaskan bagaimana alam ini bekerja secara teknis lalu mereka merasa sudah menemukan segalanya mereka tahu cara kerja "mesin" alam semesta tapi mereka menutup mata pada siapa "Insinyur" yang merancangnya menolak adanya tuhan hanya karena tidak bisa dilihat dengan teleskop atau dihitung dengan rumus itu bukan pintar tapi membatasi kebenaran hanya pada apa yang mau mereka percayai saja
2025-12-26 11:47:09
9
argaalways_fun
𝘼𝙧ɢᴀ 𝟐𝐌 :
jawaban yg benar ada di Al-Qur'an
2025-12-26 00:29:55
19
sifu67403
when🕷️ :
GUE KASIH JAWABAN SIMPEL: ALAM SEMESTA DAN MANUSIA KEK KITA INI IBARATKAN GAME YANG DI BUAT,DI DALAM GAME ITU KITA BUAT SEPERTI DUNIA NYATA, SEANDAINYA ORANG" DI GAME TERSEBUT HIDUP, MERDEKA PASTI BERTANYA MENGAPA MEREKA TERCIPTA ,SIAPA YANG MENCIPTAKAN NYA,NAH SAMA KEK KITA TIDAK TAU DI MANA ORANG YANG MENCIPTAKAN KITA, JADI GAME DAN BUMI ITU BEDA DIMENSI JADI KITA TIDAK BISA KELUAR DARI GAME TERSEBUT,SAMA KAYAK KITA,KITA ADA DI ALAMSEMESTA INI KAYAK GAME,DAN YANG MENCIPTAKAN KITA ITU BEDA DIMENSI,YAITU ALLAH,ALLAH SUDAH NYUSUN NYA DENGAN SEBAIK MUNGKIN 😁
2025-12-27 03:04:03
21
hendriwibowo222
taurus :
ALLAH SWT MAHA BESAR!!
2026-01-17 09:17:03
8
scorpio._3012
. :
udh di nerf malah kurang ajar🤣
2025-12-27 04:07:14
15
user474122953
Gusion :
yg jelas yakin Allah pasti ada, hanya keterbatasan indra kita sebagai manusia tak mampu melihat yg maha besar
2026-01-14 22:34:07
41
bebett881
bett :
amit' berpikir kek gituan
2025-12-26 22:45:10
5
jasasumurboryogyakarta
jasasumurboryogyakarta :
Dan hawking si paling sain berjuang melawan takdir pun ga bisa.
2025-12-26 07:52:35
11
ahmadgenzi
Rizal :
luasnya alam semesta justru menunjukkan betapa besarnya kekuasaan tuhan🥰
2025-12-29 11:09:08
14
prince_xaell
Axell :
gini gini misal sekarang lu minum pake gelas nah gelas ada penciptanya ga piring ada penciptanya ga,pasti ada kan ga mungkin muncul sendiri terus siapa yang menciptakan alam semesta tubuh mu firman mu?,kalo bukan tuhan
2025-12-25 05:21:34
6
dimasandri04
Dimas Andri saputra :
jika perkataan Stephen Hawking benar kenapa dia tak bisa mengatur dan memperbaiki dirinya agar menjadi abadi atau jika tak mampu setidaknya menjadi dapat berjalan lg
2025-12-25 10:47:26
20
ruigabutz
🏹Rui ZrikzMC⛏️ :
logika aja ya yang umum nih kayak meja, kursi, lemari, pasti ada yang buat kan? kayak bumi dan alam semesta juga jelas ada yang penciptanya
2025-12-25 13:55:11
10
azt_booy
azt booy :
gini ya bro,ibarat elu ngebuat game,dan org2 atau karakter di game tersebut siapa kah yg buat kita,siapa kah yg bikin kita,knpa kita ad disini,dimna yg bikin kita,meskipun org2 atau karakter dalam game tersebut di beri akal,mereka tidak akan dapat menemukan pencipta nya,karna ya berbeda dimensi,sma aja kek manusia,manusia mengira tuhan ada di atas ada di bawah,atau di kiri atau di kanan,dan ada di atas langit,meskipun manusia menggunakan seluruh logika atau alat yg canggih sekalipun manusia tidak akan menemukan tuhan,ya karna tuhan berada di dimensi yg berbeda yg,dan tidak ada satupun org yg dapat mengetahui nya😇
2025-12-26 16:00:50
7
usernama10005
LOW PROFILE :
logikanya aja kalo ga ada tuhan darimana semesta tercipta?
2025-12-25 12:30:01
41
bukansiapasiap001
𝐑? :
kalau Tuhan itu tidak ada lantas mengapa bisa terciptanya alam semesta
2025-12-29 05:33:26
46
dearstarblue
. :
@Jasmine:(teori otak 🗿) Bayangkan begini: aku membuat sebuah game. Di dalam game itu ada karakter, dunia, dan aturan yang aku ciptakan. Lalu karakter-karakter di dalam game bertanya, “Pencipta kita itu ada di mana? Di atas? Di kanan? Di kiri? Di bawah?” Dari sudut pandang mereka, dunia hanya sebatas dimensi dalam game itu. Tapi dari sudut pandang aku sebagai pembuatnya, aku tidak berada di atas, di bawah, atau di dalam dunia mereka. Aku berada di luar keseluruhan dimensi game itu. Mereka tidak bisa melihatku karena mereka hanya bisa mengakses realitas dalam game. Begitu juga ketika manusia bertanya “Tuhan itu di mana?” Kita melihat dunia dari batasan dimensi kita sendiri. Namun kalau Tuhan adalah Pencipta, maka keberadaan-Nya bukan di posisi ruang seperti kanan-kiri-atas-bawah, tetapi di “luar” dimensi yang kita kenal. Kita hanya bisa melihat tanda-tanda keberadaan-Nya, sama seperti karakter game hanya bisa merasakan dampak dari pembuatnya.
2025-12-25 16:31:18
8
zimmecuyy
Zimme Adakadabra :
pffftt🤭 riset lgi coba tentang Stephen Hawking, Stephen Hawking emang bilang kalau dalam sains tuhan ga diperlukan, tapi diluar sains dan fisika Stephen Hawking percaya kalau alam semesta ada dalam kendali tuhan🤭
2025-12-25 10:13:14
19
yayachel1_0
Qs ch+ell :
Allah itu ada. Kehadiran-Nya tak tampak oleh mata, tak terdengar oleh telinga, tak terjamah oleh indera manusia. Namun, bagi hati yang bersih dan jiwa yang tunduk, kehadiran-Nya lebih nyata daripada dunia yang kita lihat. Allah tidak bisa dilihat karena Dia bukan makhluk. Bila Dia dapat dilihat, maka Dia akan serupa dengan ciptaan-Nya, dan Allah Mahasuci dari segala bentuk penyerupaan. Bahkan para malaikat yang paling taat pun tidak mampu melihat-Nya. Tidak ada mata yang mampu menatap Zat-Nya. Tidak ada telinga yang sanggup mendengar suara-Nya. Bukan karena Dia lemah untuk menampakkan diri, melainkan karena kemuliaan dan keagungan-Nya melampaui batas kemampuan makhluk. Allah tidak menyerupai manusia, tidak berbicara dengan suara, tidak memiliki rupa, tidak berbatas arah, tidak bisa diukur oleh ruang dan waktu. Jika Dia memiliki suara, apa bedanya dengan hewan? Jika Dia memiliki bentuk, apa bedanya dengan manusia? Allah adalah satu-satunya yang tidak ada awal dan tidak ada akhir. Dia tidak membutuhkan apapun. Dia tidak lahir, tidak diciptakan, tidak berubah, dan tidak bisa dibayangkan oleh akal manusia. Karena Dia adalah Pencipta segala yang bisa dibayangkan. Ia tak terikat oleh waktu yang Ia ciptakan, tak terbatas ruang yang Ia bentuk. Segala sesuatu tunduk kepada-Nya — langit, bumi, waktu, ruh, dan segala yang hidup. Lihatlah gunung yang kokoh, laut yang luas, langit yang terbentang — semua itu adalah tanda. Dengarkan hembusan angin, percikan air terjun, dan desir dedaunan — semua itu adalah isyarat. Tapi itu bukan Allah. Itu hanyalah ciptaan-Nya. Kita tidak melihat-Nya, tapi kita melihat karya-Nya. Kita tidak mendengar-Nya, tapi kita mendengar pesan-Nya dalam wahyu. Allah itu Esa. Tiada sekutu bagi-Nya. Tiada bandingan. Tiada yang menyerupai-Nya dalam dzat, sifat, dan perbuatan. Dia yang menciptakan segala yang ada, dan tidak ada satu pun makhluk yang bisa menciptakan-Nya. Dia tidak membutuhkan pujian kita, tapi kita yang membutuhkan rahmat-Nya. Iman kepada Allah bukan tentang melihat, tapi tentang meyakini. Tauhid bukan hanya pengakuan lisan, tapi keyakinan yang meresap hingga ke dalam darah dan hati. Hanya orang-orang yang hatinya hidup yang bisa merasakan ☺
2025-12-26 06:32:07
6
miftahulkikit
KIKIT :
Teori Big Bag QS. Al-Anbiya : 30 Cara Allah menciptakan bumi
2025-12-30 07:32:34
7
To see more videos from user @renn_astro, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About