@monbienetre.france: tu dans la transpi

Mon Bien Être France
Mon Bien Être France
Open In TikTok:
Region: FR
Friday 26 December 2025 21:20:31 GMT
4066
64
3
4

Music

Download

Comments

lassanasoumaoro7
lassanasoumaoro7 :
😁
2026-01-01 18:01:17
1
lassanasoumaoro7
lassanasoumaoro7 :
😁
2026-01-01 18:01:18
0
lassanasoumaoro7
lassanasoumaoro7 :
🥰
2026-01-01 18:01:18
0
To see more videos from user @monbienetre.france, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sisi Manusiawi Nabi Muhammad yang Jarang Dibahas Ternyata Nabi Muhammad SAW pun manusiawi dan pernah mengalami trauma mendalam… 🥺 Banyak dari kita yang sering merasa bersalah atau menganggap diri kita
Sisi Manusiawi Nabi Muhammad yang Jarang Dibahas Ternyata Nabi Muhammad SAW pun manusiawi dan pernah mengalami trauma mendalam… 🥺 Banyak dari kita yang sering merasa bersalah atau menganggap diri kita "kurang beriman" saat belum bisa berhadapan langsung dengan orang yang pernah melukai kita. Padahal, menjaga jarak itu hal yang sangat wajar. Dalam kisah Perang Uhud, paman Nabi, Sayyidina Hamzah gugur secara sangat tragis di tangan Wahsyi. Bagi Nabi, Hamzah bukan cuma paman, tapi sudah seperti ayah sendiri yang selalu melindungi beliau. Bayangkan betapa hancurnya perasaan Nabi melihat orang yang beliau cintai meninggal dengan cara mengerikan seperti itu. Setelah Perang Uhud berlalu, Wahsyi akhirnya masuk Islam. Apakah Nabi memaafkannya? YA, Nabi memaafkannya sepenuhnya dan tetap memenuhi semua kebutuhan Wahsyi. Tapi apakah Nabi langsung bisa akrab dan sering bertemu Wahsyi? TIDAK. Nabi secara jujur mengakui sisi kemanusiaannya. Beliau meminta Wahsyi untuk menjaga jarak dan tidak sering menampakkan diri di hadapannya. Alasannya sederhana tapi sangat menyentuh: Nabi khawatir setiap kali melihat Wahsyi, beliau akan flashback ke tragedi di Uhud dan merusak keikhlasan ma'afnya. Pelajaran mahal dari kisah ini: 1️⃣ Trauma Itu Manusiawi. Manusia tersempurna seperti Nabi Muhammad SAW saja bisa mengalami trauma. 2️⃣ Memaafkan ≠ Harus Kembali Akrab. Kamu bisa sepenuhnya memaafkan seseorang tanpa harus memaksa dirimu kembali dekat dengannya. 3️⃣ Menjaga Jarak Bukan Memutus Silaturahmi. Kadang, memberi jarak adalah cara terbaik untuk menjaga kedamaian hati dan merawat luka batin. Jadi, kalau saat ini kamu sedang berjuang menyembuhkan trauma atau memilih menjaga jarak dari orang tertentu demi kesehatan mentalmu, jangan merasa bersalah ya. Kamu tidak sendiri, dan pilihanmu itu sangat valid. 👇 Tulis di kolom komentar:Pernah nggak kamu ada di posisi harus memaafkan seseorang, tapi memilih untuk tetap menjaga jarak demi kebaikan hati kamu sendiri? Yuk saling sharing!

About