@nganthodien96: mạch nâng áp 400W 15A #machnangap #machboostap #boost #machtangdien #machtangap

Ngân Thợ Điện
Ngân Thợ Điện
Open In TikTok:
Region: VN
Wednesday 31 December 2025 14:04:50 GMT
514
4
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @nganthodien96, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


"Baju Tahanan Saja Tak Cukup? Ini Alasan Ketua Napi Jabar Minta Taufik Hidayat Masuk Sel Reguler! Sebuah fenomena menarik sekaligus menggelitik kembali membanjiri ruang publik. Seorang pemuda yang menarasikan dirinya sebagai "ketua narapidana Jawa Barat" secara terbuka melayangkan tuntutan kepada Kapolda Jabar. Isinya? Sebuah permohonan tegas agar pihak kepolisian tidak memberikan fasilitas enak atau kelonggaran sedikit pun kepada Taufik Hidayat, pelaku penyekapan dan penganiayaan keji yang baru saja diringkus. Tak tanggung-tanggung, mereka meminta agar si pelaku segera dimasukkan ke dalam sel reguler agar para napi bisa memberikan "pelajaran langsung". Alasannya sederhana namun menohok: tindakan Taufik Hidayat dianggap sudah melebihi batas kelakuan hewan atau bahkan iblis. Sungguh sebuah komedi satir yang luar biasa. Mari kita bedah ironi yang terjadi di sini. Ketika Penjara Menjelma Jadi "Lembaga Sensor Moral" Ada kelucuan yang hakiki ketika sekelompok orang yang status hukumnya adalah pelanggar undang-undang, justru mendadak mengambil peran sebagai penjaga moral hukum. Ini adalah kritik keras bagi sistem keadilan kita. Ketika di luar penjara pelaku bisa dengan entengnya mengemis maaf bermodal air mata buaya, di dalam penjara justru berlaku hukum alam yang jauh lebih jujur Di balik jeruji besi, ternyata ada hierarki kejahatan. Dan dalam "kode etik" tidak tertulis para narapidana, pelaku kekerasan, penyekapan, atau penganiayaan terhadap perempuan berada di kasta paling rendah sekaligus paling hina. Para napi, dengan segala rekam jejak kriminal mereka, ternyata masih memiliki garis batas kemanusiaan yang gagal dipahami oleh seorang Taufik Hidayat saat melancarkan aksi kejinya. Kritik Terhadap Fasilitas dan "Efek Jera" yang Lembek Pernyataan "jangan beri fasilitas enak" dari perwakilan napi ini sebenarnya adalah sebuah tamparan serta kritik terbuka bagi penegak hukum dan institusi lembaga pemasyarakatan. Sudah bukan rahasia umum bahwa kadang kala, oknum pelanggar hukum dengan status sosial atau jaringan tertentu bisa mendapatkan kenyamanan ekstra di dalam tahanan. Tuntutan para napi ini seolah ingin memastikan bahwa keadilan tidak boleh dinegosiasikan. Jika di luar sana proses hukum kadang terasa lambat dan penuh kompromi, di dalam sel, keadilan seketika terasa sangat dekat, dingin, dan menegangkan. Ungkapan "biar napi yang memberi pelajaran" adalah refleksi dari kekesalan publik yang merasa hukuman formal sering kali kurang memberikan efek jera yang setimpal dengan hancurnya hidup korban. Tentu saja, sebagai negara hukum, kita tidak boleh melegalkan main hakim sendiri, termasuk di dalam sel tahanan. Tugas menghukum dan membina tetap berada di tangan negara, bukan di tangan "ketua narapidana". Namun, ancaman dan penolakan terbuka dari lingkungan dalam penjara ini harus disikapi sebagai indikator nyata: bahwa perbuatan Taufik Hidayat memang sudah di luar batas akal sehat kemanusiaan. Jika manusia-manusia yang dicap "jahat" oleh negara saja menolak kehadiranmu karena menganggap kelakuanmu lebih mirip iblis, maka di titik itulah kamu tahu bahwa kamu telah gagal total menjadi seorang manusia. Biarkan proses hukum berjalan tegas tanpa ada kompromi fasilitas, karena "sambutan hangat" dari penghuni sel tampaknya sudah menanti dengan sabar.#napi #pelaku #bandung

About