@joao.paulo8536: #casa #piscina #piscineiroprofissional #bombadepiscina #limpezadepiscinas

Brasil Shop
Brasil Shop
Open In TikTok:
Region: BR
Thursday 01 January 2026 15:10:42 GMT
58663
308
23
194

Music

Download

Comments

alexmendes412
Alex Mendes :
cadê a de 127
2026-02-16 21:40:44
0
pbsaunasclaudio
pbsaunas CLAUDIO AQUECIMENTO :
top
2026-01-18 21:28:30
0
marconijunior570
Junior D2 :
não presta msm comprei a minha d 7000 L e veio com essa bomba e não durou nd
2026-01-17 15:38:41
0
verdadeira_15
Rayssa Neves :
😂
2026-01-17 20:57:48
0
marjorynascimentopereira
ꩇׁׅ݊ɑׁׅ֮յׁׅυׁׅ :
💗💗💗
2026-01-25 17:48:52
0
taynavasques0
Tayna Vasques :
🥰
2026-01-13 19:19:54
0
salles.wg
SALLES.WG :
😁😁😁
2026-01-12 23:44:00
0
aristides.jose.da6
Aristides Jose da Silva :
é só propaganda é uma porcaria esse filtro bom mesmo é o filtro de areia da intex
2026-01-06 16:21:17
2
jenicolour
Multilider :
o povo quer colocar essa bomba em uma piscina de 3 mil litros e vem falar que não presta.
2026-01-16 19:30:40
0
fabiotheos
Fabio :
não presta. dura uns 3 meses. muito fraca
2026-01-02 20:46:55
0
mar_relo
marcio_passarelly :
Não presta comprei um piscina a tal bomba novinha não funciona
2026-01-08 23:45:20
0
flaviosouza1303
flaviosouza1303 :
Serve pra nada
2026-01-04 18:22:22
1
mundo.militar437
Mundo Militar :
Essa bomba não presta
2026-02-03 17:20:57
0
khayllaf
Kaylla Santos :
Não presta
2026-01-12 20:03:57
0
rafaelanacleto523
rafaelanacleto27 :
ela fica ligado direto
2026-01-27 19:42:29
0
To see more videos from user @joao.paulo8536, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ruang publik kita sedang riuh. Rupiah melemah menyentuh angka Rp17.800, dan kepanikan massal langsung mendominasi linimasa. Banyak yang mengeluh harga barang impor naik, lalu pesimisme pun menular. Mari kita tarik napas sebentar. Alih-alih ikut panik, mari kita gunakan Judo Strategy: kita pakai energi kepanikan dan guncangan ini, lalu kita balikkan menjadi momentum peluang yang paling menguntungkan. Tadi pagi di DPR, Presiden Prabowo sudah memberikan jangkar validasi yang sangat jelas:
Ruang publik kita sedang riuh. Rupiah melemah menyentuh angka Rp17.800, dan kepanikan massal langsung mendominasi linimasa. Banyak yang mengeluh harga barang impor naik, lalu pesimisme pun menular. Mari kita tarik napas sebentar. Alih-alih ikut panik, mari kita gunakan Judo Strategy: kita pakai energi kepanikan dan guncangan ini, lalu kita balikkan menjadi momentum peluang yang paling menguntungkan. Tadi pagi di DPR, Presiden Prabowo sudah memberikan jangkar validasi yang sangat jelas: "Indonesia harus lepas dari cap negara konsumen." Beliau sedang memosisikan diri sebagai visioner yang membongkar jalan makroekonomi kita. Jika kita mau berpikir kritis dan analitis, kurs Rp17.800 ini sejatinya adalah "karpet merah" bagi kita untuk meraup Dollar. Mari kita bedah pakai data perbandingan cuan nyata (Kurs Rp15.000 vs Rp17.800): 📦 1. Briket Arang Batok Kelapa (Pasar Timur Tengah & Eropa) Harga jual di mata bule tetap $1.30/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp6.500/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih meroket jadi Rp10.140/kg! Poin Mind-Blowing: Sekali kirim 1 kontainer mini (18 ton), kalian dapat bonus cuan gratis Rp65,5 Juta murni karena selisih kurs! 📦 2. Minyak Nilam (Bahan Baku Parfum Eropa) Harga jual tetap $60/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp200.000/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih melonjak ke Rp368.000/kg! Poin Mind-Blowing: Jual barang yang sama ke orang yang sama. Kirim 100 kg saja, otomatis kantongin tambahan bonus Rp16,8 Juta tanpa perlu capek nego harga. 📦 3. Vanili Kering Premium (Pasar Global) Harga jual tetap $160/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp600.000/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih tembus Rp1.048.000/kg! Poin Mind-Blowing: Margin keuntungan bersih tembus di atas Rp1 Juta per kilogram! Ada bonus gratis Rp448 ribu per kilo yang langsung masuk ke rekening kalian. Secara diplomatis, ini adalah realita yang harus kita hadapi. Negara sudah memberikan visi, membukakan jalan makroekonomi, dan meretas peluang agar kita bisa mandiri. Sangat disayangkan jika karpet merah sudah digelar lebar-lebar, namun energi anak mudanya malah habis untuk mengeluhkan keranjang checkout barang impor.

About