@ekamponsah:

Ek Amponsah🎙️
Ek Amponsah🎙️
Open In TikTok:
Region: GH
Friday 02 January 2026 22:31:28 GMT
355
64
20
2

Music

Download

Comments

networking546
@Nētwørkīńg546 :
Heatttt 🔥🔥🔥
2026-01-06 02:20:51
1
networking546
@Nētwørkīńg546 :
God bless u 🙏🙏🙏
2026-01-06 23:17:09
1
networking546
@Nētwørkīńg546 :
Keep on shining 👏👏👏
2026-01-06 23:17:28
1
richarddwaah
Richard Dwaah :
✌✌💪💪
2026-01-11 06:41:14
1
user4037006845288
pretty :
🥰
2026-01-09 04:54:36
1
user4037006845288
pretty :
🥰
2026-01-09 04:54:56
1
user4037006845288
pretty :
😂
2026-01-09 04:54:37
1
user4037006845288
pretty :
😂
2026-01-09 04:54:57
1
user4037006845288
pretty :
🥰😂😁
2026-01-09 04:54:48
1
user4962461437043
Angie :
🥰🥰🥰
2026-01-07 15:38:30
1
lady.blinks36
Lady Blinks :
🥰🥰🥰
2026-01-05 11:35:57
1
humble.lion421
Wiz Khalifa 🆔️👑🗞💵💸🗝⚔️ :
🙏🙏🙏
2026-03-05 18:12:56
1
innocen871
Akosua pretty 🌹🦋💍❤️ :
❤️❤️❤️
2026-06-29 03:41:38
1
innocen871
Akosua pretty 🌹🦋💍❤️ :
🥰🥰🥰
2026-06-29 03:41:40
1
user87086963073452
Felicia :
😁😁😁
2026-02-01 03:57:25
1
innocen871
Akosua pretty 🌹🦋💍❤️ :
🥰🥰🥰
2026-02-09 00:53:45
1
sister.lizbeth
Sister lizbeth :
🥰🥰🥰
2026-06-30 02:29:44
1
innocen871
Akosua pretty 🌹🦋💍❤️ :
❤️❤️❤️
2026-07-05 00:27:11
0
innocen871
Akosua pretty 🌹🦋💍❤️ :
🥰🥰🥰
2026-07-05 00:27:09
1
To see more videos from user @ekamponsah, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

#manzzhistory | Malas Buat WM 🗿 -Penjelasan- Khalid bin Walid (wafat 642 M) adalah salah satu panglima militer paling ikonik, jenius, dan berpengaruh dalam sejarah dunia. Beliau adalah sahabat Nabi Muhammad SAW yang mendapat julukan Saifullah al-Maslul (Pedang Allah yang Terhunus) karena kehebatannya di medan perang yang hampir tidak pernah terkalahkan dalam lebih dari seratus pertempuran. ​Ia terkenal karena memimpin pasukan Muslim pada masa awal ekspansi Islam, berhasil menumbangkan dua imperium raksasa dunia sekaligus pada zamannya: Kekaisaran Sassanid (Persia) dan Kekaisaran Bizantium (Romawi Timur). ​Berikut adalah beberapa poin penting yang membuat nama Khalid bin Walid begitu melegenda: ​1. Ahli Taktik dan Strategi Militer Militer yang Jenius ​Khalid dikenal dengan mobilitas pasukannya yang sangat cepat, taktik psikologis, dan kemampuannya membalikkan keadaan di saat kritis. ​Pertempuran Uhud (Sebelum Masuk Islam): Khalid yang saat itu berada di pihak Quraisy berhasil memanfaatkan celah saat pasukan pemanah Muslim turun dari bukit, menjadikannya kunci kemenangan kaum Quraisy. ​Pertempuran Mu'tah: Ini adalah debut militer pertamanya setelah masuk Islam. Menghadapi ratusan ribu tentara Romawi, Khalid yang mengambil alih komando berhasil mengecoh musuh dengan mengubah formasi pasukan setiap hari agar terlihat seperti mendapat bantuan besar. Taktik ini membuat Romawi mundur dan menyelamatkan pasukan Muslim dari kehancuran. ​Pertempuran Yarmuk: Salah satu kemenangan terbesarnya, di mana taktik kavalerinya berhasil menghancurkan pasukan Romawi yang jumlahnya berkali-kali lipat lebih banyak, sekaligus membuka jalan Islam ke wilayah Syam (Suriah, Yordania, Palestina). ​2. Penaklukan Dua Imperium Besar ​Di bawah perintah Khalifah Abu Bakar ash-Shiddiq, Khalid memimpin kampanye militer yang luar biasa: ​Front Persia: Menguasai wilayah Irak dalam waktu singkat melalui serangkaian pertempuran taktis (seperti Battle of Chains). ​Melintasi Gurun Suriah: Ketika front Romawi terdesak, Khalid melakukan manuver ekstrem yang dianggap mustahil saat itu, yaitu memimpin pasukannya menembus gurun pasir Suriah yang gersang dan tanpa air selama 5 hari demi memberikan serangan kejutan dari arah yang tidak diduga oleh Romawi. ​3. Keteladanan dan Keikhlasan (Pemberhentian oleh Umar) ​Pada puncak popularitas dan kejayaannya, Khalifah Umar bin Khattab mengambil keputusan untuk memberhentikan Khalid dari posisi panglima tertinggi dan menggantinya dengan Abu Ubaidah bin al-Jarrah. ​Alasannya: Umar khawatir umat Islam mulai salah kaprah (terjebak syirik/kultus individu) dengan berpikir bahwa kemenangan demi kemenangan terjadi karena kehebatan Khalid, bukan karena pertolongan Allah. ​Respons Khalid sangat luar biasa. Tanpa rasa sakit hati atau dendam, ia menerima keputusan itu dengan lapang dada dan tetap ikut bertempur sebagai prajurit biasa. Ia mengatakan bahwa ia bertempur bukan karena Umar, melainkan karena Tuhannya Umar. ​4. Akhir Hayat ​Meski menghabiskan hampir seluruh hidupnya di garis depan pertempuran, Khalid bin Walid tidak gugur di medan perang. Beliau wafat di atas tempat tidurnya di Homs, Suriah, pada tahun 642 M. ​Menjelang ajalnya, ia sempat menangis karena sedih melihat tubuhnya yang penuh dengan bekas luka pedang dan tombak, namun harus wafat di tempat tidur seperti unta yang mati tua. Sahabatnya kemudian menenangkan dengan mengingatkan bahwa sebagai
#manzzhistory | Malas Buat WM 🗿 -Penjelasan- Khalid bin Walid (wafat 642 M) adalah salah satu panglima militer paling ikonik, jenius, dan berpengaruh dalam sejarah dunia. Beliau adalah sahabat Nabi Muhammad SAW yang mendapat julukan Saifullah al-Maslul (Pedang Allah yang Terhunus) karena kehebatannya di medan perang yang hampir tidak pernah terkalahkan dalam lebih dari seratus pertempuran. ​Ia terkenal karena memimpin pasukan Muslim pada masa awal ekspansi Islam, berhasil menumbangkan dua imperium raksasa dunia sekaligus pada zamannya: Kekaisaran Sassanid (Persia) dan Kekaisaran Bizantium (Romawi Timur). ​Berikut adalah beberapa poin penting yang membuat nama Khalid bin Walid begitu melegenda: ​1. Ahli Taktik dan Strategi Militer Militer yang Jenius ​Khalid dikenal dengan mobilitas pasukannya yang sangat cepat, taktik psikologis, dan kemampuannya membalikkan keadaan di saat kritis. ​Pertempuran Uhud (Sebelum Masuk Islam): Khalid yang saat itu berada di pihak Quraisy berhasil memanfaatkan celah saat pasukan pemanah Muslim turun dari bukit, menjadikannya kunci kemenangan kaum Quraisy. ​Pertempuran Mu'tah: Ini adalah debut militer pertamanya setelah masuk Islam. Menghadapi ratusan ribu tentara Romawi, Khalid yang mengambil alih komando berhasil mengecoh musuh dengan mengubah formasi pasukan setiap hari agar terlihat seperti mendapat bantuan besar. Taktik ini membuat Romawi mundur dan menyelamatkan pasukan Muslim dari kehancuran. ​Pertempuran Yarmuk: Salah satu kemenangan terbesarnya, di mana taktik kavalerinya berhasil menghancurkan pasukan Romawi yang jumlahnya berkali-kali lipat lebih banyak, sekaligus membuka jalan Islam ke wilayah Syam (Suriah, Yordania, Palestina). ​2. Penaklukan Dua Imperium Besar ​Di bawah perintah Khalifah Abu Bakar ash-Shiddiq, Khalid memimpin kampanye militer yang luar biasa: ​Front Persia: Menguasai wilayah Irak dalam waktu singkat melalui serangkaian pertempuran taktis (seperti Battle of Chains). ​Melintasi Gurun Suriah: Ketika front Romawi terdesak, Khalid melakukan manuver ekstrem yang dianggap mustahil saat itu, yaitu memimpin pasukannya menembus gurun pasir Suriah yang gersang dan tanpa air selama 5 hari demi memberikan serangan kejutan dari arah yang tidak diduga oleh Romawi. ​3. Keteladanan dan Keikhlasan (Pemberhentian oleh Umar) ​Pada puncak popularitas dan kejayaannya, Khalifah Umar bin Khattab mengambil keputusan untuk memberhentikan Khalid dari posisi panglima tertinggi dan menggantinya dengan Abu Ubaidah bin al-Jarrah. ​Alasannya: Umar khawatir umat Islam mulai salah kaprah (terjebak syirik/kultus individu) dengan berpikir bahwa kemenangan demi kemenangan terjadi karena kehebatan Khalid, bukan karena pertolongan Allah. ​Respons Khalid sangat luar biasa. Tanpa rasa sakit hati atau dendam, ia menerima keputusan itu dengan lapang dada dan tetap ikut bertempur sebagai prajurit biasa. Ia mengatakan bahwa ia bertempur bukan karena Umar, melainkan karena Tuhannya Umar. ​4. Akhir Hayat ​Meski menghabiskan hampir seluruh hidupnya di garis depan pertempuran, Khalid bin Walid tidak gugur di medan perang. Beliau wafat di atas tempat tidurnya di Homs, Suriah, pada tahun 642 M. ​Menjelang ajalnya, ia sempat menangis karena sedih melihat tubuhnya yang penuh dengan bekas luka pedang dan tombak, namun harus wafat di tempat tidur seperti unta yang mati tua. Sahabatnya kemudian menenangkan dengan mengingatkan bahwa sebagai "Pedang Allah", tidak mungkin ia kalah atau gugur di tangan musuh, karena pedang Allah tidak akan pernah patah di medan laga. #creatorsearchinsights #pantainormandia #fyp #Khalid Bin Waleed

About