@milestones.travel: For $1750 you can spend Valentine in Dubai. Call us on 0548133096 #travel #milestonetravel #dubai #valentine #tourism

Milestone Travels
Milestone Travels
Open In TikTok:
Region: GH
Monday 05 January 2026 16:58:26 GMT
2794
79
14
57

Music

Download

Comments

adomernestina
Bentley.. Ferrari :
is August available
2026-06-29 14:16:27
0
beenprettysince
Sapphire :
This is a good deal
2026-01-10 21:21:31
1
nanaadwoa_maame
Ewuramma Adomah :
Will you have one in March??
2026-02-08 10:13:49
1
empress.elinam8
totoboy81 :
1750 eeeeiiii are you sure
2026-01-09 21:43:56
1
thetamaletourist
Salma | Digital Creator :
Such a steal
2026-01-05 17:03:01
1
maybe_waxy
maybe_waxy :
1750 For both of singles
2026-01-05 17:41:57
1
belbae52
Bel. bae❤❤🤗 :
Are you guys for real????
2026-01-08 15:05:06
0
To see more videos from user @milestones.travel, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV {3} : Bel istirahat kedua berbunyi nyaring. Di dalam kelas yang mulai sepi, Juhoon berdiri dari bangkunya dengan mode cupu yang masih melekat sempurna. Bahunya ditekuk rada membungkuk, dan dia membetulkan letak kacamata tebalnya sebelum melangkah keluar dengan alasan ingin pergi ke toilet. Namun, saat menyusuri koridor lantai dua yang rada sepi di dekat tangga darurat, langkah kaki kaku Juhoon mendadak melambat. Sepasang matanya yang tajam menangkap sebuah pemandangan menarik di ujung lorong. Di sana, kamu sedang berdiri berhadapan dengan seorang cowok bertubuh tinggi, tegap, dan berwajah tampan khas anak basket sekolah. Cowok itu bernama Kevin, kapten tim basket sekaligus salah satu murid paling populer di SMA mereka—dan yang paling penting, Kevin adalah cowok yang sudah lama ditaksir habis-habisan olehmu. Juhoon sengaja menghentikan langkahnya di balik pilar beton yang besar, melipat tangan di dada sambil mengamati dari kejauhan. Sudut bibirnya terangkat membentuk senyuman sinis. Pemandangan di depannya benar-benar sangat kontras dengan sosok kamu yang biasanya galak, ketus, dan sombong di rumah maupun di kelas. Di depan Kevin, kamu berubah total menjadi cewek yang sangat manis, penurut, dan luar biasa manja.
POV {3} : Bel istirahat kedua berbunyi nyaring. Di dalam kelas yang mulai sepi, Juhoon berdiri dari bangkunya dengan mode cupu yang masih melekat sempurna. Bahunya ditekuk rada membungkuk, dan dia membetulkan letak kacamata tebalnya sebelum melangkah keluar dengan alasan ingin pergi ke toilet. Namun, saat menyusuri koridor lantai dua yang rada sepi di dekat tangga darurat, langkah kaki kaku Juhoon mendadak melambat. Sepasang matanya yang tajam menangkap sebuah pemandangan menarik di ujung lorong. Di sana, kamu sedang berdiri berhadapan dengan seorang cowok bertubuh tinggi, tegap, dan berwajah tampan khas anak basket sekolah. Cowok itu bernama Kevin, kapten tim basket sekaligus salah satu murid paling populer di SMA mereka—dan yang paling penting, Kevin adalah cowok yang sudah lama ditaksir habis-habisan olehmu. Juhoon sengaja menghentikan langkahnya di balik pilar beton yang besar, melipat tangan di dada sambil mengamati dari kejauhan. Sudut bibirnya terangkat membentuk senyuman sinis. Pemandangan di depannya benar-benar sangat kontras dengan sosok kamu yang biasanya galak, ketus, dan sombong di rumah maupun di kelas. Di depan Kevin, kamu berubah total menjadi cewek yang sangat manis, penurut, dan luar biasa manja. "Ih, Kevin... kok kemarin lo gak dateng sih pas latihan? Gue kan sengaja nungguin lo di pinggir lapangan tauu," ucapmu dengan nada suara yang sengaja dibuat sedikit manja dan berayun, tanganmu sibuk memainkan ujung ikat rambutmu dengan wajah merona. Kevin hanya tertawa kecil, mengacak rambut kamu dengan santai yang langsung membuat pipimu memerah padam seperti tomat. "Sorry, kemarin ada urusan mendadak. Lagian lo perhatian banget sih sama gue?" "Y-ya kan... lo kaptennya, entar kalau lo gak ada, tim lo kalah gimana?" dalih kamu terbata-bata, mencoba menyembunyikan rasa salah tingkahmu sambil memukul pelan lengan Kevin dengan gaya sok manja. Pandangan matamu penuh dengan binar kekaguman yang luar biasa. Dari balik pilar, Juhoon memperhatikan setiap gerak-gerikmu dengan tatapan menilai yang sedingin es. Informasi baru ini bagaikan kepingan puzzle terakhir yang dia cari. Kamu yang selama ini mengagungkan harga diri dan gengsi tinggi, ternyata punya kelemahan terbesar yang sangat klise: seorang cowok populer bernama Kevin. "Manja banget," gumam Juhoon sangat pelan, hampir tak terdengar di antara bisingnya koridor. Nada suaranya sarat akan penghinaan dan kelicikan. Juhoon merogoh kantong celananya, mengambil ponsel rahasianya dengan gerakan yang sangat halus. Tanpa menimbulkan suara atau kilatan lampu kilat, dia mengambil beberapa foto interaksi manja kamu dan Kevin dari sudut yang strategis. Rencana baru yang jauh lebih berbahaya langsung tersusun rapi di kepala cerdas Juhoon. Kevin. Juhoon memasukkan kembali ponselnya ke saku, lalu sengaja menarik poninya ke depan agar kembali terlihat berantakan dan cupu. Dia melangkah keluar dari balik pilar dengan tubuh yang sengaja dibikin bungkuk kembali, berjalan melewati kamu dan Kevin dengan kepala menunduk dalam, seolah-olah dia hanyalah debu yang tidak berharga di antara mereka berdua. "Liat, ada si cupu anak baru di kelas lo lewat." bisik Kevin sambil menunjuk Juhoon dengan dagunya. Kamu langsung menoleh, dan ekspresi manismu seketika berubah menjadi super ketus saat melihat Juhoon. "Halah, diemin aja, Vin. Gak penting banget ngurusin orang kayak dia," sahutmu keras-keras, sengaja agar Juhoon mendengarnya. Juhoon terus berjalan lurus menuju toilet tanpa menoleh sedikit pun. Namun, di balik kacamata tebalnya, sepasang mata Juhoon berkilat penuh kepuasan yang mematikan. "Gak penting, ya?" batin Juhoon sinis. "Liat aja nanti, Y/n. Gue bakal bikin cowok yang lo kejar-kejar ini berlutut di depan gue, dan lo bakal liat sendiri siapa sosok asli dari cowok cupu yang lo sepelein hari ini." (+💬) #POV #juhoon #cortis #foryou

About