@carolineanisam: Let’s debrief on what I’m seeing in Beverly Hills this week! What the IT girls are wearing, doing, have, etc! 💫 #itgirls #luckygirlsyndrome #beverlyhills

carolineanisam
carolineanisam
Open In TikTok:
Region: US
Tuesday 06 January 2026 15:45:26 GMT
61053
3636
189
172

Music

Download

Comments

zombiebarbi3
Zomb :
Alo quality has tanked. Splits59 for NYC girlies.
2026-01-07 19:58:22
43
koedit824
koedit824 :
The defender 😍
2026-01-07 03:29:13
10
always.an.asset
Always.an.asset :
Yes Alo is completely out
2026-01-08 03:13:58
77
cymazon
cymazon :
As someone who lives in BH- absolutely No one is wearing rain boots.
2026-01-08 01:45:25
189
crankygoldengirls
Crankygoldengirls :
Why is every other word TO GE HONEST???? All of your words should be honest? Honest I grew up here in Beverly Hills ans I am sold Broad ! Just wear what you want, do what you want, ans stop carting what any else does! It’s just so stressful!
2026-01-07 08:26:25
21
spoiledsamm
spoiledsamm :
Yes done with alo❤
2026-01-07 01:13:15
25
alliechristiedesign
Allison Padilla :
lol I joked that my family’s Christmas was ‘sponsored by Vuori’. We didn’t plan it. Honestly Alo just didn’t have the colors and cuts this year
2026-01-06 21:40:56
17
user18292939229
User1729382828 :
Yes alo is 100% out since the whole bag thing
2026-01-06 18:16:25
89
manelymichelle
Michelle :
I need my emotional support banana cloud latte
2026-01-09 04:31:35
6
ag123_34
Ari 🩷 :
I went into Land Rover and my Stanley didn’t fit in the cup holder of the one they showed me. Said nothing fits the Stanley’s. I left.
2026-01-07 02:40:29
13
.bb4146
BBaby 🤍 :
All I see is Vuori at my Equinox gym & some Lulu I hate alo leggings.
2026-01-28 04:32:11
6
laceycole17
Lacey Cole :
My friend had a defender and had so many problems with it . I think she sued for lemon law. Look into issues with those cars.
2026-01-07 15:09:50
24
yellowgsiwhu
Hekwknbbhhwb :
You can b yourself you don’t need to copy others boo
2026-01-12 12:16:04
29
atrr3s
atrr3s :
not the nano but vintage louis in the best louis 😩
2026-01-07 16:31:24
5
travelwithlindsayg
Lindsay G :
does it matter
2026-01-06 22:41:51
9
mandy_thegirlygourmand
Mandy the Gourmand Girly🫧 :
La La Land just opened in Scottsdale and the line is always so long 😩 I’m waiting until the hype dies down.
2026-01-07 20:43:21
9
italialikethecountry
Italialikethecountry🔮 :
I love my Chanel boots and speedy bag. I got it vintage 8yrs ago. I’m glad I’m back on trend lol
2026-01-06 16:10:40
19
theprimarycharterguest
theprimarycharterguest :
Not to make the line worse but the salted butter coffee and crème brule overnight oats at Lala land are worth the hype
2026-01-10 08:43:53
1
heisgreaterthani001
Tin :
Start your own trends girl lol be an original you’re beautiful 💕🫶🏻don’t be scared take some risks.
2026-01-09 14:00:20
10
audreyorchids
audreyorchids :
Obsessed with the Spinelli rings
2026-01-07 00:37:38
5
funluv56
Sherry 11:11 XOXO :
I have two Spinelli rings that look disturbingly close to my friend’s Amazon version! 😒
2026-03-09 22:48:10
1
kaehlamaurer
kaehla :
brentwood la la land is surprisingly not as crowded as the other locations but i think it all depends on time. def bh and the grove are way too crowded
2026-02-21 04:28:59
0
hellokristen
Hello Kristen :
Yay I bought the speedy at the tail end of when it was popular in 2016 and I never wore it so glad it’s coming back
2026-02-10 03:47:44
1
jenniferreeves12
Jennifer Reeves439 :
What is your blush and lip color ♥️
2026-01-31 17:13:40
1
sw_in_slo
Sarah W :
Alo is definitely out, the quality is awful these days
2026-02-04 15:52:40
4
To see more videos from user @carolineanisam, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About