@kumparan: Densus 88 Antiteror Polri mengungkap adanya 70 anak di bawah umur yang terpapar paham radikalisme, Neo-Nazi, dan white supremacy. Mereka tersebar di 19 provinsi dan tergabung dalam sejumlah grup media sosial, salah satunya bernama True Crime Community. Juru Bicara Densus 88 AKBP Myandra Eka Wardhana mengatakan, berdasarkan hasil wawancara, ditemukan rencana aksi kekerasan yang menyasar lingkungan sekolah. “Dari wawancara yang dilakukan oleh penyelidik, kami menemukan bahwa anak-anak ini, di wilayah yang berbeda-beda, berencana melakukan bunuh diri setelah meledakkan beberapa kelas,” ujarnya. Ia menjelaskan, sasaran yang disebutkan dalam rencana tersebut mencakup kelas 7, 8, dan 9, serta guru di sekolah. “Di sini disebutkan kelas 7, kelas 8, kelas 9. Lalu membantai guru serta mensabotase CCTV. Sasaran aksinya adalah teman sekolah dan guru,” kata Eka. Menurut Eka, rencana kekerasan itu mendapat dorongan dari grup yang mereka ikuti. Para anggota saling mendukung dan bahkan berbagi pengetahuan teknis. “Mereka mengajarkan kepada para anggota grup cara membuat bom, salah satunya bom pipa. Mengajarkan kepada anggota grup cara membuat peluru, serta ikut serta dalam pembicaraan tentang bagaimana membuat pipa menjadi barang yang berbahaya dan mematikan,” jelasnya. Selain itu, anak-anak tersebut juga memiliki atribut dan simbol yang berkaitan dengan Neo-Nazi dan white supremacy, serta terpengaruh konten game bergenre kekerasan. Densus 88 juga mengungkap faktor pemicu keterlibatan mereka, mulai dari perundungan di sekolah, kondisi keluarga broken home, hingga kurangnya perhatian orang tua, yang membuat mereka mencari pelarian dan merasa komunitas daring tersebut menjadi “rumah” bagi mereka. 📸: Dok. kumparan/Abid Raihan. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. #newsupdate #update #news #videonews #kumparan
kumparan
Region: ID
Wednesday 07 January 2026 12:50:00 GMT
Music
Download
Comments
___killd3ndy :
2026-01-08 01:24:28
1106
r4evr :
gurunya
2026-01-08 05:06:03
380
manasioleon :
di luar negeri itu siklusnya tu biasanya "kiri dulu (ketika muda), baru entar kanan (ketika tua)" ini kok di Indonesia malah kebalik ya wkwkwk
2026-02-05 17:02:45
4
k :
2026-01-07 23:50:27
363
Kbee :
2026-01-08 03:35:58
109
BLACK HAWK :
kayak kasus penyerangan masjid di luar negeri senapannya di cat putih gitu
2026-02-07 16:18:57
0
Target :
2026-01-08 02:10:38
33
MatYoii :
Irenk tapi menganut white supremacy loh ya 😹
2026-01-18 08:42:52
3
anonymous628283 :
hari hari di penuhi larp
2026-02-20 18:49:43
1
Raf :
2026-01-14 08:38:57
1
sir Alex :
2026-01-08 11:11:00
6
brian :
2026-01-14 11:43:11
1
tfk.yk :
2026-01-08 01:59:37
12
abrahamsanity._ :
2026-01-08 07:08:08
8
sagmitt. :
2026-01-08 03:34:04
5
Reonzy MEME『𝙎𝙂』 :
2026-01-08 01:01:18
20
dh1kz_f90 :
2026-01-08 08:27:40
2
ܛܔܮܛܛܓ :
SMP lgi guys😹
2026-01-08 07:31:15
5
Akito_prts :
2026-01-08 05:18:34
2
Dikaaa. :
🗿
2026-01-08 03:11:19
3
gemintang :
2026-01-08 03:59:40
3
camay :
2026-01-08 02:12:36
4
ell :
2026-01-08 06:53:44
1
CXryz :
2026-01-08 02:23:06
1
Siko :
2026-01-08 04:16:12
1
To see more videos from user @kumparan, please go to the Tikwm
homepage.