@musikataumati: Eberhard Schoener, komposer Jerman pelopor perpaduan musik klasik dan elektronik, menemukan inspirasi baru saat mengunjungi Bali pada 1970-an. Ia memperkenalkan synthesizer Moog ke Eropa sebelumnya, tapi di Bali belajar menghormati tradisi lokal tanpa memaksakan gaya Baratnya, setelah bertemu pelukis Swiss Theo Meier dan penari Anak Agung Raka, pemimpin gamelan dari desa Saba dan Pinda. Schoener terpesona dengan gamelan orkestra gong, metallofon, dan drum khas setiap desa Bali, lalu memilih mendampingi musisi lokal. Pada 1975, ia ciptakan proyek unik di Sanur: gamelan Agung Raka bergabung dengan Pete York (eks drummer Eric Clapton) dan suara Moog Schoener, direkam untuk film Bali Agung – The Other Time, menghasilkan tiga album Bali-Agúng (1976), Trance-Mission Bali-Symphony (1991), dan Harmonia Mundi (1993). Di acara TV Jerman Am Laufenden Band tahun 1976, mereka tampil dengan campuran gamelan Bali (kendhang, kemanak, gangsa), gitar, Moog, drum, dan penari Bali. Schoener tak tiru gamelan, tapi kontras dengan elektronik untuk ciptakan bahasa musik baru yang eksplosif, dapat sambutan hangat dari media Jerman yang sebut sebagai "suara mengambang dan ritme keras, kontemplatif sekaligus menggelegar". Proyek ini jadi tonggak fusi Timur-Barat, masih dibahas hingga kini di platform musik global.

MUSIKATAUMATI
MUSIKATAUMATI
Open In TikTok:
Region: ID
Friday 09 January 2026 10:40:44 GMT
1770
41
1
0

Music

Download

Comments

chana.oficiall
CCTV_PEKALONGAN_OYI :
pertama
2026-02-11 10:57:33
0
To see more videos from user @musikataumati, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About