@ellamiidgley: Missing festi season already

ELLA MIDGLEY
ELLA MIDGLEY
Open In TikTok:
Region: AU
Saturday 10 January 2026 04:57:46 GMT
40671
1859
26
48

Music

Download

Comments

m4r33lz
M4R33L :
They are the best pair on tik tok by a long way
2026-01-10 06:24:52
7
kevsiewevsie
Longknife :
I don’t think the world is ready or two beauties like this
2026-01-10 19:11:42
0
dadasmurf
Dada Smurf :
Gorgeous ❤️
2026-01-10 16:20:14
0
mattygull00
matty :
Is the Reddit real?
2026-01-10 04:59:59
0
wyattbenny327
Wyatt Benny :
You are disgustingly beautiful 💙
2026-01-11 02:23:04
0
kiarawaka
kiara waka :
Real
2026-01-10 21:27:45
0
chrissy_summer
chrissy 💌 :
come back for fisher!!!
2026-01-10 05:02:03
2
richmc05
Richard Clutton :
Wow! 🔥
2026-01-10 10:26:09
0
paigemmarkwick
Paige :
need to be back rn
2026-01-10 05:18:40
0
dub57r
Dub57R :
let's go.
2026-01-10 05:17:57
0
kacie.eagle
kacie :
get us back RIGHT NOW
2026-01-10 06:37:10
0
taylawalkerr
✰ Tayla ✰ :
Hottie
2026-01-10 05:49:45
0
_makeupbyjordynn
Jordyn Brooke :
Stunnnnnnnnnning
2026-01-11 02:53:08
0
minka19111
minka19111 :
So schön ☺🙏🙏🙏
2026-01-10 05:46:23
0
madubtt
maDUBtt :
2026-01-10 08:23:14
1
islyammemishev
Islyam Memishev :
❤️❤️❤️
2026-01-10 15:37:40
0
renae.tats7
renae tats :
🕺🏻🕺🏻🕺🏻🕺🏻
2026-01-10 11:15:51
0
jt_man74
jt_man74 :
🔥🔥🔥
2026-01-11 05:53:16
0
keelshr
keeley :
😍😍😍
2026-01-12 05:11:49
0
elsalvador20261
william :
🥰🥰🥰
2026-01-10 07:04:17
0
being_and_nothingness
Being and Nothingness :
🔥
2026-01-10 06:18:52
0
jphi0101
jean-phi :
2026-01-10 05:55:16
0
az84454
az :
🥰
2026-01-10 05:25:17
0
fayebeegood
fayebeegood :
🔥🔥🔥
2026-01-10 04:59:29
0
To see more videos from user @ellamiidgley, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

RIAU— Tim Pemeriksa Pelanggaran Disiplin PNS Pemerintah Provinsi Riau menuntaskan pemeriksaan terhadap 47 orang terkait skandal pengadaan seragam siswa SMA Negeri. Kepala Dinas Pendidikan Riau Erisman Yahya termasuk dalam daftar ASN yang diperiksa. Pemeriksaan sudah selesai. Totalnya 47 orang, kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau Budi Fakhri kepada SabangMerauke News, Rabu (19/8/2026). Budi mengatakan, saat ini pihaknya masih merampungkan dokumen berita acara pemeriksaan (BAP). Dokumen tersebut selanjutnya akan ditandatangani oleh masing-masing pihak yang diperiksa. Pelaksana Tugas Kepala Inspektorat Daerah Riau, Jondra Jayaputra Manurung, mengatakan pemeriksaan melibatkan Inspektorat, BKD, dan Dinas Pendidikan Provinsi Riau. Sebelumnya, atas perintah Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Inspektorat Daerah Riau melakukan audit tujuan tertentu terhadap 56 SMA Negeri di Pekanbaru, Siak, dan Dumai  Tindak lanjut audit tersebut adalah pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat. Pemeriksaan dilakukan tim sejak awal Agustus 2026. 15 SMA Negeri di Siak Wajib Mengembalikan Uang: 1. SMAN 1 Kandis, 2. SMAN 3 Siak, 3.SMAN 1 Siak, 4. SMAN 1 Bungaraya, 5. SMAN 2 Bungaraya, 6. SMAN 2 Kerinci Kanan, 7. SMAN 2 Mempura, 8. SMAN 2 Sungai Apit, 9. SMAN 1 Minas, 10. SMAN 2 Minas, 11. SMAN 3 Minas, 12. SMAN 1 Koto Gasib, 13. SMAN 3 Tualang, 14. SMAN 4 Tualang, 15. SMAN 5 Tualang SF Hariyanto Pernah Marah Besar Persoalan pengadaan seragam siswa SMA dan SMK Negeri di Riau sebelumnya disorot keras oleh Plt Gubernur Riau SF Hariyanto saat melantik 77 kepala SMA, SMK, dan SLB pada Selasa (26/5/2026). Saat itu, SF Hariyanto menyebut penjualan seragam siswa oleh pihak sekolah yang diketahui Dinas Pendidikan sebagai bentuk pemerasan. Ia juga menyoroti kualitas seragam yang dinilai tidak sebanding dengan biaya yang dibebankan kepada orang tua siswa. Larangan pungutan yakni melarang sekolah atau komite sekolah melakukan pengadaan seragam yang bersifat wajib atau mencari keuntungan materiil dari penjualan seragam,” tegasnya. Kasus pengadaan seragam ini menjadi perhatian publik dan mendapat desakan agar segera dituntaskan. Terlebih, penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026/2027 telah berlangsung. Orang tua dan wali murid khawatir praktik serupa kembali terjadi. Kemarin kami dengar para kepala sekolah dan oknum di Dinas Pendidikan akan disidang. Tapi, sampai saat ini kok belum diproses juga ya? Kapan sidangnya dilakukan?” ujar Alfri, orang tua siswa, Selasa (14/7/2026). Untuk seragam batik Riau, SabangMerauke News juga memperoleh informasi mengenai dugaan kerja sama antara Dekranasda Riau dan agen penyedia kain batik Riau. Kain batik tersebut disebut didatangkan dari Pulau Jawa dan proses penjahitannya dilakukan di Pekanbaru. Dinas Pendidikan Riau disebut diduga berperan secara pasif karena unsur Dinas Pendidikan Provinsi Riau turut hadir dalam rapat penetapan kebijakan dan harga seragam pada 18 Juli 2024. Perhitungan tersebut menggunakan data daya tampung siswa SMA dan SMK Negeri yang dirilis Dinas Pendidikan Riau melalui laman Dewan Pendidikan Riau pada 27 Mei 2024. Daya tampung siswa SMA Negeri saat itu mencapai 60.515 siswa, sedangkan SMK Negeri sebanyak 32.450 siswa. Totalnya 92.965 siswa. Nilai Bisnis Seragam SMA Negeri Daya tampung: 60.515 siswa Biaya seragam per siswa: Rp1.750.000 Perkiraan nilai bisnis: Rp105,9 miliar Nilai Bisnis Seragam SMK Negeri Daya tampung: 32.450 siswa Biaya seragam per siswa: Rp2.100.000 Perkiraan nilai bisnis: Rp68,14 miliar Jika kedua angka tersebut dijumlahkan, nilai bisnis seragam siswa SMA dan SMK Negeri di Riau mencapai lebih dari Rp174 miliar. Angka tersebut belum memasukkan kemungkinan adanya tambahan siswa baru setelah proses PPDB Online ditutup. Pemerintah Provinsi Riau kini masih menyelesaikan proses pemeriksaan terhadap 47 orang yang berkaitan dengan persoalan tersebut. Hasil pemeriksaan dan rekomendasi sanksi disiplin menjadi bagian penting untuk menentukan tindak lanjut kasus pengadaan seragam siswa SMA Negeri di Riau.
RIAU— Tim Pemeriksa Pelanggaran Disiplin PNS Pemerintah Provinsi Riau menuntaskan pemeriksaan terhadap 47 orang terkait skandal pengadaan seragam siswa SMA Negeri. Kepala Dinas Pendidikan Riau Erisman Yahya termasuk dalam daftar ASN yang diperiksa. Pemeriksaan sudah selesai. Totalnya 47 orang, kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau Budi Fakhri kepada SabangMerauke News, Rabu (19/8/2026). Budi mengatakan, saat ini pihaknya masih merampungkan dokumen berita acara pemeriksaan (BAP). Dokumen tersebut selanjutnya akan ditandatangani oleh masing-masing pihak yang diperiksa. Pelaksana Tugas Kepala Inspektorat Daerah Riau, Jondra Jayaputra Manurung, mengatakan pemeriksaan melibatkan Inspektorat, BKD, dan Dinas Pendidikan Provinsi Riau. Sebelumnya, atas perintah Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Inspektorat Daerah Riau melakukan audit tujuan tertentu terhadap 56 SMA Negeri di Pekanbaru, Siak, dan Dumai Tindak lanjut audit tersebut adalah pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat. Pemeriksaan dilakukan tim sejak awal Agustus 2026. 15 SMA Negeri di Siak Wajib Mengembalikan Uang: 1. SMAN 1 Kandis, 2. SMAN 3 Siak, 3.SMAN 1 Siak, 4. SMAN 1 Bungaraya, 5. SMAN 2 Bungaraya, 6. SMAN 2 Kerinci Kanan, 7. SMAN 2 Mempura, 8. SMAN 2 Sungai Apit, 9. SMAN 1 Minas, 10. SMAN 2 Minas, 11. SMAN 3 Minas, 12. SMAN 1 Koto Gasib, 13. SMAN 3 Tualang, 14. SMAN 4 Tualang, 15. SMAN 5 Tualang SF Hariyanto Pernah Marah Besar Persoalan pengadaan seragam siswa SMA dan SMK Negeri di Riau sebelumnya disorot keras oleh Plt Gubernur Riau SF Hariyanto saat melantik 77 kepala SMA, SMK, dan SLB pada Selasa (26/5/2026). Saat itu, SF Hariyanto menyebut penjualan seragam siswa oleh pihak sekolah yang diketahui Dinas Pendidikan sebagai bentuk pemerasan. Ia juga menyoroti kualitas seragam yang dinilai tidak sebanding dengan biaya yang dibebankan kepada orang tua siswa. Larangan pungutan yakni melarang sekolah atau komite sekolah melakukan pengadaan seragam yang bersifat wajib atau mencari keuntungan materiil dari penjualan seragam,” tegasnya. Kasus pengadaan seragam ini menjadi perhatian publik dan mendapat desakan agar segera dituntaskan. Terlebih, penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026/2027 telah berlangsung. Orang tua dan wali murid khawatir praktik serupa kembali terjadi. Kemarin kami dengar para kepala sekolah dan oknum di Dinas Pendidikan akan disidang. Tapi, sampai saat ini kok belum diproses juga ya? Kapan sidangnya dilakukan?” ujar Alfri, orang tua siswa, Selasa (14/7/2026). Untuk seragam batik Riau, SabangMerauke News juga memperoleh informasi mengenai dugaan kerja sama antara Dekranasda Riau dan agen penyedia kain batik Riau. Kain batik tersebut disebut didatangkan dari Pulau Jawa dan proses penjahitannya dilakukan di Pekanbaru. Dinas Pendidikan Riau disebut diduga berperan secara pasif karena unsur Dinas Pendidikan Provinsi Riau turut hadir dalam rapat penetapan kebijakan dan harga seragam pada 18 Juli 2024. Perhitungan tersebut menggunakan data daya tampung siswa SMA dan SMK Negeri yang dirilis Dinas Pendidikan Riau melalui laman Dewan Pendidikan Riau pada 27 Mei 2024. Daya tampung siswa SMA Negeri saat itu mencapai 60.515 siswa, sedangkan SMK Negeri sebanyak 32.450 siswa. Totalnya 92.965 siswa. Nilai Bisnis Seragam SMA Negeri Daya tampung: 60.515 siswa Biaya seragam per siswa: Rp1.750.000 Perkiraan nilai bisnis: Rp105,9 miliar Nilai Bisnis Seragam SMK Negeri Daya tampung: 32.450 siswa Biaya seragam per siswa: Rp2.100.000 Perkiraan nilai bisnis: Rp68,14 miliar Jika kedua angka tersebut dijumlahkan, nilai bisnis seragam siswa SMA dan SMK Negeri di Riau mencapai lebih dari Rp174 miliar. Angka tersebut belum memasukkan kemungkinan adanya tambahan siswa baru setelah proses PPDB Online ditutup. Pemerintah Provinsi Riau kini masih menyelesaikan proses pemeriksaan terhadap 47 orang yang berkaitan dengan persoalan tersebut. Hasil pemeriksaan dan rekomendasi sanksi disiplin menjadi bagian penting untuk menentukan tindak lanjut kasus pengadaan seragam siswa SMA Negeri di Riau.

About