@huyenmy709: Găng Tay Trong Suốt Vinyl Dai Dẻo - Đủ 100 Chiếc - Size S M L - Chống Nước Chống Rách - An Toàn Cho Da - Dùng Cho Thực Phẩm Spa Phun Xăm Thẩm Mỹ#gangtay #gangtaycaosu #gangtaytrongsuot #gangtaynhabep #xuhuong

huyenmy709
huyenmy709
Open In TikTok:
Region: VN
Saturday 10 January 2026 10:50:48 GMT
505
3
1
3

Music

Download

Comments

hlubtsisncaimkoj
sùng mai xuân Tây Bắc :
dùng thích lắm
2026-01-10 14:04:01
1
To see more videos from user @huyenmy709, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

BAGI-BAGI UANG UNTUK SISWA JAJAN SEBLAK! 🌶️💸 “Kata orang, ngajar itu biasa saja. Jangan terlalu ideal.” Tapi… ngajar ideal itu sebenarnya yang seperti apa, sih? Menurutku, tidak ada satu gaya mengajar yang paling ideal untuk semua kelas. Setiap guru punya seni mengajarnya masing-masing. Semua menyesuaikan kebutuhan murid, fasilitas sekolah, waktu, materi, dan kondisi kelas yang dihadapi. Hari ini bisa menggunakan media yang menurut kita memudahkan murid untuk memahami dan mengaplikasikan konsep. Besok mungkin cukup dengan papan tulis dan percakapan bermakna. Keduanya tetap bisa menjadi pembelajaran yang luar biasa selama dirancang untuk menjawab kebutuhan murid. Kali ini, aku mengajak murid belajar bilangan cacah melalui Coding Clash of Seblak. 🌶️ Murid mencari harga kombinasi topping pada daftar menu. 🧮 Menghitung total setiap pesanan. 💸 Mendapat “uang” Rp20.000 untuk membeli seblak prasmanan. 🤔 Memilih topping bebas dengan syarat tidak boleh melebihi anggaran. 🔢 Menguraikan harga berdasarkan nilai tempat dan bentuk panjang bilangan. 🧾 Lalu menuliskan seluruh pesanannya dalam bentuk nota belanja. Ada yang langsung memperkirakan kombinasi toppingnya. Ada yang menghitung satu per satu sebelum memutuskan. Ada pula yang harus mengganti pilihan karena total belanja melewati Rp20.000. Di situlah murid tidak hanya belajar berhitung. Mereka belajar mengestimasi, menyusun strategi, memecahkan masalah, mengambil keputusan, dan memeriksa kembali jawabannya. Tantangannya kemudian naik ke level berikutnya: kombinasi menu seblak dan bakso aci dengan bilangan puluh ribuan yang lebih besar. Inilah salah satu seni mengajarku. Bukan standar yang harus ditiru semua guru, bukan pula tolok ukur untuk menentukan siapa yang paling ideal. Ini hanyalah caraku menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan murid-muridku. Jadi, ketika melihat seorang guru berusaha menghadirkan pembelajaran dengan caranya sendiri, tolong jangan kerdilkan usahanya. Sebab “biasa saja” bagi seseorang, bisa jadi merupakan pengalaman belajar yang sangat bermakna bagi muridnya. ❤️ Kalau diberi uang Rp20.000, kira-kira topping seblak apa yang akan murid Bapak/Ibu beli?
BAGI-BAGI UANG UNTUK SISWA JAJAN SEBLAK! 🌶️💸 “Kata orang, ngajar itu biasa saja. Jangan terlalu ideal.” Tapi… ngajar ideal itu sebenarnya yang seperti apa, sih? Menurutku, tidak ada satu gaya mengajar yang paling ideal untuk semua kelas. Setiap guru punya seni mengajarnya masing-masing. Semua menyesuaikan kebutuhan murid, fasilitas sekolah, waktu, materi, dan kondisi kelas yang dihadapi. Hari ini bisa menggunakan media yang menurut kita memudahkan murid untuk memahami dan mengaplikasikan konsep. Besok mungkin cukup dengan papan tulis dan percakapan bermakna. Keduanya tetap bisa menjadi pembelajaran yang luar biasa selama dirancang untuk menjawab kebutuhan murid. Kali ini, aku mengajak murid belajar bilangan cacah melalui Coding Clash of Seblak. 🌶️ Murid mencari harga kombinasi topping pada daftar menu. 🧮 Menghitung total setiap pesanan. 💸 Mendapat “uang” Rp20.000 untuk membeli seblak prasmanan. 🤔 Memilih topping bebas dengan syarat tidak boleh melebihi anggaran. 🔢 Menguraikan harga berdasarkan nilai tempat dan bentuk panjang bilangan. 🧾 Lalu menuliskan seluruh pesanannya dalam bentuk nota belanja. Ada yang langsung memperkirakan kombinasi toppingnya. Ada yang menghitung satu per satu sebelum memutuskan. Ada pula yang harus mengganti pilihan karena total belanja melewati Rp20.000. Di situlah murid tidak hanya belajar berhitung. Mereka belajar mengestimasi, menyusun strategi, memecahkan masalah, mengambil keputusan, dan memeriksa kembali jawabannya. Tantangannya kemudian naik ke level berikutnya: kombinasi menu seblak dan bakso aci dengan bilangan puluh ribuan yang lebih besar. Inilah salah satu seni mengajarku. Bukan standar yang harus ditiru semua guru, bukan pula tolok ukur untuk menentukan siapa yang paling ideal. Ini hanyalah caraku menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan murid-muridku. Jadi, ketika melihat seorang guru berusaha menghadirkan pembelajaran dengan caranya sendiri, tolong jangan kerdilkan usahanya. Sebab “biasa saja” bagi seseorang, bisa jadi merupakan pengalaman belajar yang sangat bermakna bagi muridnya. ❤️ Kalau diberi uang Rp20.000, kira-kira topping seblak apa yang akan murid Bapak/Ibu beli?

About