@dexie.gipolan:

Dexie Gipolan
Dexie Gipolan
Open In TikTok:
Region: PH
Sunday 11 January 2026 10:36:20 GMT
1331
173
11
11

Music

Download

Comments

normacze9w3
normacze9w3 :
Sweet
2026-02-11 02:35:44
0
user4590958424098
k-daiQuality :
2026-03-04 17:29:58
0
ledesmalyndon
lyn don :
nawala na
2026-05-06 22:03:48
0
hori88zon
HorLov03 :
😋😋😋😋😋😋😋😋😋😋😛😛😛😛😛😛😛😛😛😛😛😛😛😛
2026-04-24 05:38:02
0
deonardchavez
my only love :
🥰
2026-04-04 03:25:22
0
user5097609950792
$ :
🥰🥰🥰
2026-03-03 08:08:11
0
zelnwocras
Zeln W. Ocras :
😁😁😁
2026-05-12 13:25:23
0
wolf26316
wolf :
💋💋💋
2026-01-16 12:10:48
0
sungsitsakirin
โรงผัด อินทามระ49 :
🥰🥰🥰
2026-02-11 01:36:51
0
To see more videos from user @dexie.gipolan, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Dayat (70) dan istrinya, Darmi (63), pasangan lansia warga Desa Kayugeritan, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, hampir setahun tidak menerima bantuan sosial (bansos).   Bantuan pangan non-tunai (BPNT) sebesar Rp 200 ribu per bulan itu terhenti sejak akhir Desember 2025 setelah data kependudukan Darmi terindikasi terkait aktivitas taruhan daring. Padahal, pasangan tersebut masuk desil 1 atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.   Kepala Dusun Kayunan sekaligus operator Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Desa Kayugeritan, Neli Setyoningsih, tidak percaya Dayat dan Darmi terlibat taruhan daring.  Keduanya bahkan tidak tamat sekolah dasar dan tidak bisa membaca serta menulis. Setelah pihak desa mengajukan sanggahan, diketahui KTP Darmi pernah dipinjam tetangganya dengan imbalan Rp 25 ribu.   Status bansos kemudian direaktivasi setelah dilakukan verifikasi oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).   Namun, persoalan belum selesai. Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan kartu ATM yang digunakan untuk mencairkan bantuan ternyata tidak lagi berada di tangan Dayat dan Darmi. Identitas Darmi juga diduga digunakan tetangganya untuk mengajukan pinjaman di dua lembaga keuangan dengan total sekitar Rp 10 juta. Pihak desa telah mengklarifikasi penggunaan identitas tersebut dan orang yang bersangkutan mengakui menggunakan uang pinjaman.   📸: Dok. kumparan/Iqbal Firdaus, Istimewa.   Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | videonews | R127 | R018 | E164 | E103   #bicarafaktalewatberita #kumparan
Dayat (70) dan istrinya, Darmi (63), pasangan lansia warga Desa Kayugeritan, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, hampir setahun tidak menerima bantuan sosial (bansos).   Bantuan pangan non-tunai (BPNT) sebesar Rp 200 ribu per bulan itu terhenti sejak akhir Desember 2025 setelah data kependudukan Darmi terindikasi terkait aktivitas taruhan daring. Padahal, pasangan tersebut masuk desil 1 atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.   Kepala Dusun Kayunan sekaligus operator Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Desa Kayugeritan, Neli Setyoningsih, tidak percaya Dayat dan Darmi terlibat taruhan daring. Keduanya bahkan tidak tamat sekolah dasar dan tidak bisa membaca serta menulis. Setelah pihak desa mengajukan sanggahan, diketahui KTP Darmi pernah dipinjam tetangganya dengan imbalan Rp 25 ribu.   Status bansos kemudian direaktivasi setelah dilakukan verifikasi oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).   Namun, persoalan belum selesai. Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan kartu ATM yang digunakan untuk mencairkan bantuan ternyata tidak lagi berada di tangan Dayat dan Darmi. Identitas Darmi juga diduga digunakan tetangganya untuk mengajukan pinjaman di dua lembaga keuangan dengan total sekitar Rp 10 juta. Pihak desa telah mengklarifikasi penggunaan identitas tersebut dan orang yang bersangkutan mengakui menggunakan uang pinjaman.   📸: Dok. kumparan/Iqbal Firdaus, Istimewa.   Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | videonews | R127 | R018 | E164 | E103   #bicarafaktalewatberita #kumparan

About