@tara.salahscreen: needed this #fyp #muslimtiktok #foryoupage #viral #muslim

tara salahscreen🌙
tara salahscreen🌙
Open In TikTok:
Region: CA
Monday 12 January 2026 01:15:11 GMT
68136
10995
48
366

Music

Download

Comments

teephur95
Lateephur❤️‍🩹🥺 :
How does the app know that I have prayed?
2026-01-13 05:40:08
55
dausicloset
DausiCloset :
Please we need the name
2026-01-13 20:15:27
0
enefveils1
eNeF Veils & Glitz :
image of the app will be better sis for easy recognition
2026-01-15 20:15:24
2
leshellealiaa
Leshellealia :
Name plz
2026-01-12 07:05:28
0
alhamdulilah4287
alhamdulilah :
Please just help me find it. please i can't find it in playstore pl😔💔
2026-01-20 19:03:32
0
shopmasposh
✨ 𝓜𝓪𝓼_𝓹𝓸𝓼𝓱 :
Is for android user bcux Apple block that level of control
2026-01-13 13:07:11
1
rainbows092
rainbows092 :
Name please 🥺
2026-01-12 21:06:18
0
bahminah
Ah-mHi NAh🥰🧕 :
plss Name
2026-01-12 20:51:01
0
mynameislaraa._
mynameislaraa._ :
Is there a notification that is loud or only like a warning
2026-01-19 21:21:45
0
asilaharith675
🤑✌️ASILA'SCOLLECTION 🤑✌️ :
how 😢
2026-01-13 14:08:41
0
rasheedabello360
Rasheeda Njidda :
Allahumma Barik. There is another one does the same but for Quran and Athkar. It is called Quran Unlock
2026-01-13 15:23:42
0
yisha693
Hyini🤲💕💕 :
I really need it ooo
2026-01-13 13:50:43
0
ehaan265
Ehaan Elhaan :
Which app
2026-01-13 13:22:00
0
hajiaubhi0
🧕عبيدة🌸 سالي🎀 :
I really need this
2026-01-31 23:41:47
0
joshuaw444
Josh :
Racism
2026-01-22 07:35:55
0
modestbyzulaiha
modestbyzulaiha :
Really 😁🥰🥰🥰🥰
2026-01-31 22:42:48
0
shad9thoctober0
shad🧸 :
How does it work
2026-01-13 12:56:51
0
mhunatdiva2
₊˚🎀 𝓜𝓱𝓾𝓷𝓪𝓽🎀 ♡ :
I really need this app😩
2026-01-13 18:21:11
1
mwajumahussein857
Mwajuma Hussein :
I need it
2026-01-13 12:17:39
0
kinasjewels1
KINA’S JEWELL’S AND MORE, :
I really need this app,
2026-01-13 17:33:25
1
user6757332468716
50 coins :
dear sis give me app name
2026-01-12 18:45:35
1
kuburat853
Kuburat :
i must download this
2026-01-29 23:54:55
0
fatoom7849
FATOOM :
thanks
2026-01-15 13:54:52
0
bullocke
bulls :
🥰🥰🥰
2026-02-01 01:17:25
0
ub08008
Ubby🩷💘♥️ :
❤️❤️❤️
2026-01-13 20:44:17
0
ibrahoftaadi
إبراهيم🫶🏾 :
🙏🙏
2026-01-13 18:53:11
0
ahadija94
DIJO :
nice one
2026-01-13 16:34:45
0
To see more videos from user @tara.salahscreen, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV : Dinding-dinding kelas rasanya lebih dingin dari biasanya tiap kali dosen menyebut namanya.
POV : Dinding-dinding kelas rasanya lebih dingin dari biasanya tiap kali dosen menyebut namanya. "James Alexander." Kamu refleks menoleh ke kursi barisan paling belakang, pojok kanan dekat jendela. Di sana, seorang cowok dengan jaket denim pudar hanya mengangkat tangannya sedikit tanpa ekspresi, lalu kembali menatap buku catatannya. James. Mahasiswa pindahan semester lima yang usianya jauh di atas rata-rata mahasiswa seangkatanmu. Penampilannya rapi, rambutnya dipotong pendek, namun ada aura defensif yang pekat di sekelilingnya. Seperti ada tembok tak kasat mata yang sengaja dia bangun agar tidak ada satu orang pun yang bisa mendekat. Sebagai anak dari seorang Komisaris Polisi yang dikenal tanpa kompromi, kamu dibesarkan dengan doktrin yang mutlak: dunia ini hitam dan putih. Penjahat adalah penjahat. Hukum ada untuk menghukum mereka yang bersalah, dan tidak ada alasan untuk memaafkan mereka. Itulah prinsip yang selalu ditanamkan ayahmu di kepala sejak kamu kecil. Namun, gosip di koridor kampus dengan cepat meruntuhkan ketenanganmu. Desas-desas tentang James sudah menyebar seperti virus. “Dia mantan napi,” bisik teman-temanmu suatu hari di kantin. “Katanya kasus kekerasan berat. Makanya dia tua sendiri, baru keluar setahun lalu.” Awalnya, kamu merasa sangat takut dan selalu berusaha menjaga jarak sejauh mungkin. Setiap kali berpapasan di koridor, kamu otomatis mempercepat langkah kaki atau berpura-pura sibuk dengan ponselmu. Namun, anehnya, setiap kali kamu memperhatikannya dari jauh, sosoknya sama sekali tidak mencerminkan rumor kasar itu. Di kelas, James justru menjadi mahasiswa yang paling bertanggung jawab dan selalu siap dengan materi perkuliahan. Saat ada mahasiswa lain yang kesulitan memahami materi dosen, James sering kali membantu diam-diam dengan meninggalkan catatan materi di meja mereka tanpa mencari pujian. Sementara itu, mahasiswa lain terus-menerus menggunjingkan statusnya di belakang punggungnya. James hanya menunduk, mengencangkan pegangan pada tas ranselnya, dan terus berjalan tegak—seolah itu adalah harga yang memang harus dia bayar. • • • Rasa penasaranmu perlahan mulai mengikis rasa takutmu. Kamu mulai memperhatikan gerak-geriknya, menyadari betapa James selalu menarik diri dan menghindari obrolan apa pun yang menyinggung masa lalunya. Sampai suatu malam, di rumahmu yang sunyi. Ayahmu sedang dinas luar kota, dan kamu berniat meminjam salah satu buku literatur hukum di ruang kerjanya yang luas dan kaku. Saat kamu sedang mencari di rak dekat meja kerja, sebuah map usang berlogo kepolisian tersenggol, menjatuhkan beberapa lembar dokumen dan foto-foto lama ke lantai. Kamu berlutut untuk membereskannya. Namun, gerakan tanganmu mendadak terkunci saat melihat selembar foto cetak fisik yang agak buram. Di foto itu, berlatar belakang sebuah lorong gelap yang basah karena hujan, tampak seorang pemuda dengan wajah babak belur dan seragam sekolah yang robek. Kedua tangannya diborgol ke belakang. Dan di samping pemuda itu, berdiri ayahmu yang masih berpangkat lebih rendah dari sekarang, memegang pundak si pemuda dengan tegas menghadap kamera koran. Pemuda yang diborgol itu... James. Versi dirinya yang beberapa tahun lebih muda, dengan tatapan mata yang penuh amarah, luka, sekaligus keputusasaan yang teramat sangat. "Ngapain kamu di sini, Y/N?" Suara bariton yang berat mengejutkanmu. Ayahmu sudah berdiri di ambang pintu, seragam dinasnya masih melekat lengkap. Matanya langsung tertuju pada foto yang ada di genggamanmu. Wajah tegas ayahmu seketika mengeras, matanya menatapmu tajam penuh selidik. "Ayah... ini... James?" tanya kamu dengan suara bergetar. "Dia kuliah di kampus aku sekarang." Ayahmu melangkah maju, merebut foto itu dari tanganmu dengan cepat lalu memasukkannya kembali ke dalam map. "Kamu kenal dia?" "Aku tahu dia di kampus, Yah. Ayah yang nanganin kasusnya dulu?" Tanya kamu dengan nada kebingungan. #POV #cortis #james #foryou

About