I DEWA GEDE WISESA NUGRAHA :
Saya rasa ini โefek dominoโ ya. Kita bicara filosofi dari tradisi dan kepercayaan kita, dalam menjalankan filosofi tersebut, dana/biaya tidak bisa lepas dari itu, kesampingkan gengsi ya, bagi yang berkecukupan saja, itu sudah berat di biaya. Jadi menurut saya disinilah peran pemerintah dalam menjaga filosofi,adat, budaya, tradisi kita. Kita gak bisa berharap dengan masyarakat saja yg harus mengerti makna atau apalah itu, tapi kantong merekat diperas habis, bahkan makan saja mungkin bisa berfikir besok bisa makan gak ya. Lapisan masyarakat itu banyak, tidak semua orang beruntung bisa ada di keadaan ekonomi yang baik. Jadi pemerintah yang harusnya mencari solusi untuk hal ini, pemerintah yang harus menjadi jembatan antara masyarakat dengan tradisi ini, contoh biaya ngaben, itu saja sudah luar biasa bagi masyarakat menengah kebawah, mana peran pemerintah? Jangan salahkan para brahmana kita di griya yang menjadikan kebutuhan akan banten dsb ini sebagai ladang penghasilan mereka, karena ya itu tadi, contoh saja biaya ngaben, itu sudah besar sekali. Kita gak bisa dong memaksa masyarakat untuk โajeg baliโ โajeg filosofiโ kalo pemerintahnya saja sibuk memperkaya diri.
2026-01-13 01:10:44