Mbah Surip Atok cah mrogan :
maka fahamilah ilmunya biar ngerti, gini:
menafkahi anak kandung adalah kewajiban mutlak ayah kandung meski sudah berpisah dg ibunya dan menikah lagi.
ayah sambung tdk berhak / wajib menafkahi anak sambung meski dia menikahi ibunya, ketika dia menikahi ibunya...sbg suami dia wajib memberikan uang nafkah buat keperluan pribadi istrinya dan ini mutlak hak istri, jika uang ini di gunakan untuk urus anak yg di bawanya itu boleh yg penting bilang dulu sama suami, selain uang nafkah suami jg wajib memberikan uang belanja buat kebutuhan sehari2, jd antara uang nafkah dan uang belanja itu berbeda, jk ayah sambung dg ikhlas menafkahi anak sambung itu perbuatan mulia...besar pahalanya.
jk anak sambung krn perceraian maka yg wajib menafkahi adl ayah kandungnya ( nasab ), jk anak krn ayah kandungnya meninggal maka yg wajib menafkahi adl bapak dr ayahnya ( kakek ), jk tdk ada maka saudara laki2 dr ayah ( om/pakde ), jk tdk ada maka anak kandung laki2 yg sudah dewasa, jk tdk ada maka dinsos/pemerintah lah yg wajib menafkahi.
maka penting memikirkan masak2 sbelum bertindak, bicarakan sgala sesuatunya agar tdk jd masalah di kemudian hari.
buat janda bawa anak yg mau nikah sampaikan pd calon suami " aku mau menikah dg mu agar supaya anakku ada yg menafkahi, tanpa alasan itu aku gak mau, jk gak mau nafkahi anakku ngapain kamu menikahi aku ", silahkan sampaikan itu sebelum menikah...😁😁
2026-03-06 14:15:53