@farikha611:

ssss
ssss
Open In TikTok:
Region: TJ
Wednesday 14 January 2026 04:30:31 GMT
1259
166
129
46

Music

Download

Comments

.979107
♥️НОЗА.97🥀🌙🕋📿 :
ишкам 😂🥰🥰🥰☺☺☺🥰🥰🥰☺☺☺🥰🥰🥰☺☺☺🥰🥰🥰☺☺☺🥰🥰🥰☺☺☺🥰🥰🥰☺☺☺🥰🥰🥰☺☺☺🥰🥰🥰
2026-01-14 04:33:59
0
homa_rahimi
Homa🤍🫶🤍 :
2026-01-24 00:13:28
0
zakiyjonam
ZAKIYJOHAM :
2026-01-14 07:01:10
1
zoirjonrahmatov11
zoirjonrahmatov :
ба пеш
2026-01-25 02:29:14
0
darvozi_bacha5
🇹🇯Darvozi bacha🇹🇯 :
чигарехта бо кира I love your кардай😂😂😂♥️👈
2026-01-14 04:49:09
1
user436608545526257
user43660854552 :
2026-01-14 07:38:43
1
baglajotarbuzovis
Evropa 2 :
бехтарин ба пеш какая приятнаяа красивая ♥️♥️♥️🌷🌷🌷
2026-01-14 05:22:28
0
mashaa1laah
МАШААЛЛОХ :
пешрави хохонам хохарчонима 🌹🌹🌹😘😘😘😘🥰🥰🥰💝💝💝💝❤️❤️❤️❤️❤️🤗🤗🤗
2026-01-14 07:49:33
0
strannikkk_777
,,саъди хищник,, :
дустам хамавакт ба пеш ❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
2026-01-14 19:12:08
1
user32210835181664
Софья :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰 ба пеш хушруча
2026-01-14 14:28:17
0
user.900664417
Шарифзода Фарход :
хамеша тансихату сарбаланду муваффак бошед шохи гулхо 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
2026-01-14 04:44:41
0
koroleva.tik.tok5
KOROLEVA 👸👸TIK TOK 👸💫💥 :
Мемрумшае🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💞💞💞💞💞💞💞💞❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
2026-01-14 09:01:51
0
ramazon.www
꧁🇹🇯🦁ⓇⒶⓂⒶⓏⓄⓃ🦁🇹🇯꧂ :
супер как всегда в перед 🥰🥰🥰🥰
2026-01-14 05:09:52
0
homa_rahimi
Homa🤍🫶🤍 :
2026-01-24 00:13:25
0
.979107
♥️НОЗА.97🥀🌙🕋📿 :
пешрави мехом хулиганка 💋💋💋💋💋💋♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
2026-01-14 04:36:01
0
zakiyjonam
ZAKIYJOHAM :
2026-01-14 07:00:56
1
user436608545526257
user43660854552 :
2026-01-14 07:39:00
0
user436608545526257
user43660854552 :
2026-01-14 07:38:48
1
user7339431482200
🔥Дыши Со мной🔥 :
Sупер как всегда вперёд Сестра Фарихе 💚💖❤️💜💚💖❤️💜💚💖❤️💜💚💖❤️💜💚💖❤️💜💚💖❤️💜💚💖❤️💜💚💖❤️💜💚💖❤️💜💚💖❤️💜💚💖❤️💜💚💖❤️💜💚💖❤️💜💚💖❤️💜
2026-01-15 00:38:20
1
kor_sapphire_welness
КОР БАРОИ ЗАНОН :
апачони ширинм🤗🤗🤗
2026-01-14 12:37:09
2
user7982747877651
Секрет :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰 пешрави хушруча
2026-01-31 01:43:00
0
homa_rahimi
Homa🤍🫶🤍 :
2026-01-24 00:13:30
0
bbbmg31
♡Zeb🅰️♡J🅰️N♡ :
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️❤️❤️❤️♥️♥️♥️♥️♥️❤️❤️❤️❤️❤️❤️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
2026-01-14 04:50:28
1
alione1919
ALIONE1919 :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-01-14 05:21:05
1
ali976901
Али мебел :
👍👍
2026-01-14 04:42:38
1
To see more videos from user @farikha611, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About