@xiomaravilloncampos25: Ayacucho _Huamanga#mirador Inti warkuna# linda noche ❤️‍🩹

xiomaravilloncampos25
xiomaravilloncampos25
Open In TikTok:
Region: PE
Friday 16 January 2026 09:53:23 GMT
4679
65
3
45

Music

Download

Comments

junior.tineo42
Junior Tineo :
bonita
2026-01-16 13:49:04
0
goomybeard
Polar 🐻‍❄️ :
🥰
2026-01-16 13:03:17
0
julioxd188
Julio Adriano🇵🇪👌 :
🥰
2026-02-02 18:29:00
0
To see more videos from user @xiomaravilloncampos25, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

selama juhoon hidup, hidupnya dipenuhi mimpi yang dia inginkan, mimpi yang setiap malam datang, mimpi itu seolah menjadi bayangan baginya, dia selalu berpikir itu mustahil baginya. kalian sudah bersahabat sejak kecil, satu sama lain saling mengerti, kamu sangat tau hati juhoon sangat sensitif. namun, setiap dia berada di dekatmu dia merasa dirinya aman. mimpinya hanya satu, menjadi model yang terkenal, dulu. kalian hanya bermain di taman kecil, bermain ayunan bersama dan saling bercerita.
selama juhoon hidup, hidupnya dipenuhi mimpi yang dia inginkan, mimpi yang setiap malam datang, mimpi itu seolah menjadi bayangan baginya, dia selalu berpikir itu mustahil baginya. kalian sudah bersahabat sejak kecil, satu sama lain saling mengerti, kamu sangat tau hati juhoon sangat sensitif. namun, setiap dia berada di dekatmu dia merasa dirinya aman. mimpinya hanya satu, menjadi model yang terkenal, dulu. kalian hanya bermain di taman kecil, bermain ayunan bersama dan saling bercerita. "juhoon," panggilmu. "cita-cita kamu apa?" wajahnya yang awalnya menatap lurus kedepan berpindah kearahmu. dia diam sejenak sebelum menjawab. "model," kamu mengangguk dan tersenyum, pagi itu kalian menatap daun yang saling bersentuhan karna angin. "kalo mimpi kamu udah jadi kenyataan, jangan lupain aku, ya?" mata juhoon menatapmu begitu dalam, seolah pertanyaan itu tidak guna, mana mungkin juhoon akan melupakanmu. "gak akan, kan kita sahabat selamanya," senyum kalian terlihat manis. "janji?" jari kelingkingmu terangkat, juhoon dengan senang hati membalasnya. ••• waktu berlalu begitu cepat, janji kelingking itu sempat berubah manis. di bangku kuliah, setatus 'sahabat' itu berubah menjadi lebih dalam. juhoon adalah kekasih yang perhatian, dan kamu adalah pendukung nomor satuya saat dia memulai karirnya dari punggung kecilnya. namun, saat mimpi itu menjadi kenyataan, dunia juhoon perlahan berubah. wajahnya kini tidak hanya menatapmu, tapi menatap jutaan orang. juhoon selalu pergi keluar negri, dia berhasil menjadi model, orang-orang mulai mengenalnya. juhoon mulai sibuk kedunianya, bisanya satu pesan terkirim seriap hari. namun, kini sudah tidak lagi menjadi kebiasanya, dia terlalu sibuk mengejar mimpinya sampai lupa siapa kamu. kamu mengangap itu hal wajar, model memang sibuk dan pasti tidak sempat mengabarimu. namun, itu tidak membuatmu lupa pada dirinya, kamu selalu menanyakan kabarnya lewat pesan. seperti mengingatkan untuk makan dan jaga kesehatan, tapi pesan itu hanya diam, tidak ada balasan atau dibaca. kamu duduk di cafe, tempat itu menjadi tempat pertama saat juhoon menyatakan perasaanya padamu, kamu masih sangat ingat tempat itu dan tujuanmu kesitu untuk merayakan anniversary kalian yang ke tiga tahun. di sana hanya ada kamu sendiri, sudah tidak ada lagi juhoon. kamu hanya menatap kue dengan lilin, lalu berdoa agar juhoon cepat kembali. sebelum kamu meniup kue itu, kamu sempat mengirimim pesan padanya. "apa kamu ingat anniversary kita?" pesan itu terkirim, masih sama tidak ada balasan. "aku tau kamu sibuk, tapi tolong jangan lupakan aku." kamu menaruh ponselmu di meja, lalu meniup lilin sambil menangis. setelah meniup lilin, tanpa tidak sengaja kamu mendengar nama juhoon dari arah tv cafe, kamu menatap kearah tv. berita itu membuat jantungmu berdetak kencang, berita itu berisi rumor kencan juhoon bersama model papan atas. hatimu berdetak lebih kencang dari biasanya, air mata yang kamu tahan kini sudah terjatuh, kamu berdiri dari dudukmu lalu dengan langkah berat kamu pergi dari tempat itu meningalkan kue yang masih utuh. hujan turun bagitu deras, kamu terjebak di cafe itu, kamu meningalkan pesan terakhir kepada juhoon. "aku sudah tidak bisa menahanya lagi, aku mau kita udahan." jarimu bergetar saat ingin mengirim pesan, tiga tahun itu hanya sia-sia, buatmu itu hanya membuang-buang waktu. "makasih untuk semuanya, juhoon." air matamu terus keluar tanpa bisa dicegah. kamu perlahan berjalan keluar, air hujan mulai membasahi tubuhmu bercampur dengan air mata, tanpa kamu sadari. sebuah mobil sedang melaju kencang kearahmu, kamu hanya menatap mobil itu, sudah pasrah akan hal yang terjadi. tubuhmu dibawa oleh mobil itu, terbentur keras ketanah. tanpa juhoon tau, kamu sudah menghilang untuk selamanya, hatimu sudah sangat lelah untuk melawan semuanya. #juhoon #cortis #pov #fyp

About