@queens_gambit__1: Grandmaster Loses in 7 Moves

queens_gambit__1
queens_gambit__1
Open In TikTok:
Region: US
Wednesday 21 January 2026 13:01:57 GMT
2523779
275104
1053
16568

Music

Download

Comments

realturtle83
RealTurtle🇳🇿 :
Must of been the wind
2026-01-28 17:41:35
23239
necromancer1447
necromancer1447 :
Chess is NOT this serious bro😭✌
2026-01-27 20:50:23
8510
igi9392
Henryk :
Chess IS that serious
2026-01-28 00:52:07
19244
primevideofinland
juti :
Bro had a secret message for us😭
2026-01-29 09:06:17
12758
desmond.garza
Desmondislilbro :
holy reference
2026-11-03 09:53:08
5
katsaros_h
Old man. :
Before anyone says it’s not 7 moves it’s un-winnable for a gm after the 7th move. Thats what he’s talking about not the actual amount of moves used.
2026-01-28 10:11:20
911
zxzaggz
zxzaggz :
2026-01-21 13:24:28
3351
executive.hanare
♡🥯🍪 Шарлотта🍪🥯♡ :
don't let this two meet😭😭
2026-01-28 12:21:14
1929
gabriel.kelmann1
kelly :
ok pal, WE all saw that
2026-01-28 21:59:19
183
c.schreier
Cedric :
no words
2026-01-28 09:57:31
562
kuba.vietnamec
Jacob :
2026-01-28 06:01:40
528
drew5015
Drew :
Dam must have been the wind
2026-01-30 21:46:31
466
tundra.edits
Harvey Specter :
The editor
2026-01-29 08:57:47
61
ryyguy12
Cooldude :
CheSS is that serious
2026-06-24 22:57:03
6
leukemia420
𝕷𝖚𝖐𝖊 🎱 :
This got potential bro
2026-01-28 10:41:16
291
yassinbedoui6
Yassin :
the duality of men
2026-01-31 23:30:30
42
just.joze_
Jose :
the rooook!
2026-02-06 14:10:59
24
noonelikesruddy
ruddy :
don't let these 2 meet
2026-02-01 08:39:05
37
god___itachi
❟❛❟ úçhìhá x øbìtø ❟❛❟ :
brilliant 💀
2026-02-04 05:13:29
47
firestrike41
firestrike :
how is it 7 moves
2026-01-27 18:48:49
799
darealbax
bax :
BRO THIS EDIT IS INSANE HOLY
2026-01-31 11:16:10
20
jr.4mz
‍ ‍ ‍ ‍ ‍ ‍ ‍ ‍ ‍ ‍ ‍ ‍ ‍ ‍ ‍ :
en passant?
2026-04-08 19:01:43
16
0aloha_l0
🇱🇻ⱯℓøђΛ🇱🇻 :
holy peak
2026-01-28 14:14:36
21
hi_ykh
Rb Perm :
ok that was NOT the wind
2026-01-31 05:13:41
35
To see more videos from user @queens_gambit__1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Masyarakat sering kali mengaitkan gulai dan sate terutama sate kambing atau daging berlemak sebagai makanan utama pemicu tekanan darah tinggi (hipertensi). Mari kita bedah secara medis apa saja kandungan di dalam gulai dan sate yang memengaruhi tekanan darah, serta bagaimana fakta di baliknya: 1. Kandungan Lemak Jenuh yang Tinggi • Dari Gulai: Kuah gulai umumnya menggunakan santan kelapa. Santan kaya akan lemak jenuh (terutama asam laurat). Jika dipanaskan berulang kali atau dimasak terlalu lama, lemak jenuh dalam santan bisa mengalami oksidasi dan berkontribusi meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL). •  Dari Sate: Daging merah, khususnya daging kambing atau bagian daging sapi yang berlemak (gajih), mengandung tinggi lemak jenuh. • Mekanisme: Konsumsi lemak jenuh secara berlebihan dalam jangka panjang dapat memicu penumpukan plak di pembuluh darah (aterosklerosis), membuat pembuluh darah kaku, sehingga jantung harus bekerja lebih berat untuk memompa darah dan tekanan darah pun naik. 2. Mitos vs Fakta Daging Kambing dan Darah Tinggi Banyak orang percaya bahwa makan sate kambing bisa langsung membuat darah tinggi naik seketika sesaat setelah dikonsumsi. Secara medis, daging kambing itu sendiri tidak secara langsung menaikkan tekanan darah seketika. Lonjakan tekanan darah yang sering dirasakan seseorang usai menyantap hidangan gulai atau sate biasanya dipicu oleh: • Cara Pengolahan dan Bumbu: Penggunaan garam yang tinggi pada bumbu sate atau kuah gulai menyumbang natrium dalam jumlah besar, yang langsung memicu retensi cairan dan kenaikan tekanan darah. • Efek Termogenik (Efek Panas): Daging merah memiliki efek termogenik makanan yang lebih tinggi, artinya tubuh membutuhkan lebih banyak energi untuk mencernanya sehingga suhu tubuh terasa meningkat (gerah atau blushing), yang kerap disalahartikan sebagai gejala darah tinggi. • Porsi Berlebih: Sering kali hidangan gulai dan sate dikonsumsi dalam porsi besar sekaligus saat acara tertentu. 3. Faktor Pendukung Lain (Kecap, Garam, dan Kolesterol) • Kecap Manis: Pendamping sate seperti kecap manis dan irisan bawang merah/cabai juga menyumbang kadar gula dan garam tersembunyi. • Kombinasi Risiko: Ketika seseorang memiliki kolesterol tinggi akibat lemak jenuh gulai/sate yang dikombinasikan dengan hipertensi akibat kelebihan natrium, risiko terjadinya gangguan kardiovaskular (seperti penyakit jantung dan stroke) akan meningkat secara signifikan. Tips Menikmati Gulai dan Sate dengan Lebih Aman Jika Anda ingin menikmati gulai atau sate sesekali tanpa harus khawatir berlebihan terhadap lonjakan tekanan darah, terapkan beberapa tips ini: 1. Pilih Bagian Daging Lean (Rendah Lemak): Mintalah bagian daging sate yang tidak banyak mengandung lemak putih (gajih). 2. Batasi Kuah Santan: Nikmati gulai secukupnya saja, hindari menghabiskan kuah bersantan kental terlalu banyak untuk membatasi asupan lemak jenuh. 3. Kontrol Penggunaan Garam dan Kecap: Kurinkan tambahan garam pada bumbu kacang atau kecap pendamping sate. 4. Perbanyak Konsumsi Serat: Imbangi makanan berlemak tersebut dengan asupan sayuran segar (seperti mentimun, tomat, atau lalapan) yang kaya akan kalium dan antioksidan untuk membantu menetralisir efek natrium. 5. Cek Tekanan Darah Secara Berkala: Tetap pantau tekanan darah Anda secara rutin, terutama jika memiliki riwayat hipertensi dalam keluarga. #viral #fyp #fyi #darahtinggi #tekanandarahtinggi
Masyarakat sering kali mengaitkan gulai dan sate terutama sate kambing atau daging berlemak sebagai makanan utama pemicu tekanan darah tinggi (hipertensi). Mari kita bedah secara medis apa saja kandungan di dalam gulai dan sate yang memengaruhi tekanan darah, serta bagaimana fakta di baliknya: 1. Kandungan Lemak Jenuh yang Tinggi • Dari Gulai: Kuah gulai umumnya menggunakan santan kelapa. Santan kaya akan lemak jenuh (terutama asam laurat). Jika dipanaskan berulang kali atau dimasak terlalu lama, lemak jenuh dalam santan bisa mengalami oksidasi dan berkontribusi meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL). • Dari Sate: Daging merah, khususnya daging kambing atau bagian daging sapi yang berlemak (gajih), mengandung tinggi lemak jenuh. • Mekanisme: Konsumsi lemak jenuh secara berlebihan dalam jangka panjang dapat memicu penumpukan plak di pembuluh darah (aterosklerosis), membuat pembuluh darah kaku, sehingga jantung harus bekerja lebih berat untuk memompa darah dan tekanan darah pun naik. 2. Mitos vs Fakta Daging Kambing dan Darah Tinggi Banyak orang percaya bahwa makan sate kambing bisa langsung membuat darah tinggi naik seketika sesaat setelah dikonsumsi. Secara medis, daging kambing itu sendiri tidak secara langsung menaikkan tekanan darah seketika. Lonjakan tekanan darah yang sering dirasakan seseorang usai menyantap hidangan gulai atau sate biasanya dipicu oleh: • Cara Pengolahan dan Bumbu: Penggunaan garam yang tinggi pada bumbu sate atau kuah gulai menyumbang natrium dalam jumlah besar, yang langsung memicu retensi cairan dan kenaikan tekanan darah. • Efek Termogenik (Efek Panas): Daging merah memiliki efek termogenik makanan yang lebih tinggi, artinya tubuh membutuhkan lebih banyak energi untuk mencernanya sehingga suhu tubuh terasa meningkat (gerah atau blushing), yang kerap disalahartikan sebagai gejala darah tinggi. • Porsi Berlebih: Sering kali hidangan gulai dan sate dikonsumsi dalam porsi besar sekaligus saat acara tertentu. 3. Faktor Pendukung Lain (Kecap, Garam, dan Kolesterol) • Kecap Manis: Pendamping sate seperti kecap manis dan irisan bawang merah/cabai juga menyumbang kadar gula dan garam tersembunyi. • Kombinasi Risiko: Ketika seseorang memiliki kolesterol tinggi akibat lemak jenuh gulai/sate yang dikombinasikan dengan hipertensi akibat kelebihan natrium, risiko terjadinya gangguan kardiovaskular (seperti penyakit jantung dan stroke) akan meningkat secara signifikan. Tips Menikmati Gulai dan Sate dengan Lebih Aman Jika Anda ingin menikmati gulai atau sate sesekali tanpa harus khawatir berlebihan terhadap lonjakan tekanan darah, terapkan beberapa tips ini: 1. Pilih Bagian Daging Lean (Rendah Lemak): Mintalah bagian daging sate yang tidak banyak mengandung lemak putih (gajih). 2. Batasi Kuah Santan: Nikmati gulai secukupnya saja, hindari menghabiskan kuah bersantan kental terlalu banyak untuk membatasi asupan lemak jenuh. 3. Kontrol Penggunaan Garam dan Kecap: Kurinkan tambahan garam pada bumbu kacang atau kecap pendamping sate. 4. Perbanyak Konsumsi Serat: Imbangi makanan berlemak tersebut dengan asupan sayuran segar (seperti mentimun, tomat, atau lalapan) yang kaya akan kalium dan antioksidan untuk membantu menetralisir efek natrium. 5. Cek Tekanan Darah Secara Berkala: Tetap pantau tekanan darah Anda secara rutin, terutama jika memiliki riwayat hipertensi dalam keluarga. #viral #fyp #fyi #darahtinggi #tekanandarahtinggi

About