@adott88: Burletta + El Toro #arcraiders #arcraidersgameplay #arcraidersgame #gaming #fyp

ADott88
ADott88
Open In TikTok:
Region: GB
Wednesday 21 January 2026 19:25:20 GMT
4423
69
0
7

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @adott88, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ramai-ramai Geruduk KKP, Penertiban Rumpon Bikin Nelayan Kecil Maluku Utara Rugi Ratusan Juta TERNATE — Puluhan nelayan Kota Ternate mendatangi kantor Satwas PSDKP KKP di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ternate, Rabu (9/9/2026). Mereka memprotes penertiban rumpon yang dilakukan DKP Maluku Utara bersama PSDKP karena dinilai dilakukan tanpa sosialisasi terlebih dahulu. Nelayan mengaku mengalami kerugian besar akibat rumpon yang ditertibkan. Hadad Jalal, nelayan asal Kelurahan Rua, mengaku telah memasang rumpon sejak 1999 dan selama puluhan tahun tidak pernah mendapat informasi terkait kewajiban perizinan rumpon. Sementara Rahmat Ali, nelayan asal Pulau Hiri, mengaku empat rumpon miliknya tiba-tiba hilang ketika hendak digunakan. Ia menyebut kondisi tersebut membuatnya mengalami kerugian karena tidak dapat melaut dan membawa hasil tangkapan. Di sisi lain, DKP Malut menjelaskan penertiban dilakukan untuk memastikan rumpon tidak mengganggu jalur pelayaran maupun pemanfaatan ruang laut. Dari lebih dari 1.000 rumpon yang teridentifikasi di perairan Maluku Utara, baru sekitar enam rumpon yang diketahui mengantongi izin resmi. Penertiban kali ini menyasar sekitar 25–30 rumpon di sejumlah wilayah. DKP juga menyebut nilai investasi satu rumpon laut dalam dapat mencapai sekitar Rp30 juta hingga lebih dari Rp100 juta, tergantung spesifikasi dan konstruksinya. Rumpon yang diamankan saat ini disebut menjadi barang bukti sementara dan masih akan dievaluasi, termasuk kemungkinan dikembalikan kepada nelayan pemiliknya. Baca berita selengkapnya di initimes.com. #MalukuUtara #NelayanMalukuUtara #Rumpon #Ternate #beritamalukuutara
Ramai-ramai Geruduk KKP, Penertiban Rumpon Bikin Nelayan Kecil Maluku Utara Rugi Ratusan Juta TERNATE — Puluhan nelayan Kota Ternate mendatangi kantor Satwas PSDKP KKP di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ternate, Rabu (9/9/2026). Mereka memprotes penertiban rumpon yang dilakukan DKP Maluku Utara bersama PSDKP karena dinilai dilakukan tanpa sosialisasi terlebih dahulu. Nelayan mengaku mengalami kerugian besar akibat rumpon yang ditertibkan. Hadad Jalal, nelayan asal Kelurahan Rua, mengaku telah memasang rumpon sejak 1999 dan selama puluhan tahun tidak pernah mendapat informasi terkait kewajiban perizinan rumpon. Sementara Rahmat Ali, nelayan asal Pulau Hiri, mengaku empat rumpon miliknya tiba-tiba hilang ketika hendak digunakan. Ia menyebut kondisi tersebut membuatnya mengalami kerugian karena tidak dapat melaut dan membawa hasil tangkapan. Di sisi lain, DKP Malut menjelaskan penertiban dilakukan untuk memastikan rumpon tidak mengganggu jalur pelayaran maupun pemanfaatan ruang laut. Dari lebih dari 1.000 rumpon yang teridentifikasi di perairan Maluku Utara, baru sekitar enam rumpon yang diketahui mengantongi izin resmi. Penertiban kali ini menyasar sekitar 25–30 rumpon di sejumlah wilayah. DKP juga menyebut nilai investasi satu rumpon laut dalam dapat mencapai sekitar Rp30 juta hingga lebih dari Rp100 juta, tergantung spesifikasi dan konstruksinya. Rumpon yang diamankan saat ini disebut menjadi barang bukti sementara dan masih akan dievaluasi, termasuk kemungkinan dikembalikan kepada nelayan pemiliknya. Baca berita selengkapnya di initimes.com. #MalukuUtara #NelayanMalukuUtara #Rumpon #Ternate #beritamalukuutara

About