@avengedsevenfold070: avenged Sevenfold#dangerline

M.Shadaows.A7X
M.Shadaows.A7X
Open In TikTok:
Region: ID
Friday 30 January 2026 02:31:16 GMT
573752
57173
141
3893

Music

Download

Comments

zzeeyn4
Naa⨾༊ :
akankah kita sperti ini tuaan, saling mnunggu wlaupun tanpa komunikasi,atau hnya aku saja yg mnunggu dn mrinduknmu,apakah hatimu juga msih milikku sprti yg kmu ucapkan dulu kpdaku??
2026-01-31 13:37:42
143
zalun69
𓂃˚𝐙𝐚𝐥𝐥¹³ᨶ႒ᩚ :
2026-03-30 01:21:33
0
achalalidrus
Achal Alaydrus :
inget...Setulus apa pun kamu mencintai seseorang, sebesar apa pun pengorbanan yang kau berikan, dan sekuat apa pun perjuanganmu menjaga hubungan itu, terkadang semua itu belum cukup. Kamu merelakan seluruh waktu, tenaga, dan hatimu tanpa ragu, tapi jika dia tak mampu melihat dan menghargai itu, jika hatinya bukan untukmu, kamu akan tetap berdiri sendiri dalam sunyinya luka. Pada akhirnya, kau harus belajar bahwa mencintai dengan tulus bukanlah jaminan mendapatkan balasan yang sama. Kadang, ketulusan justru meninggalkan bekas luka yang paling dalam............🥀😔
2026-03-10 08:41:19
4
fabiokece399
fabio' :
"Danger Line" tidak ada yang peduli dengan nasibmu bertarunglah layaknya lelaki,menang, dan menghilang
2026-02-05 19:04:40
92
misterluhut
-16 :
guarding? waiting?, I've been in a situation like that, and after I knew that I was fighting alone, that's when the seeds of hatred emerged 😑
2026-02-05 08:16:28
1
mr_ferdiansyah02
mu_chen :
menjaga? menunggu?, aku pernah berada di situasi seperti itu, dan setelah aku tau bahwa aku hanya berjuang sendiri disitulah muncul benih kebencian 😑
2026-01-31 04:26:16
21
endo_yamyam
Endo_Rawrrr :
@anu
2026-03-06 23:34:15
1
anseor32
𝔅𝔲𝔨𝔞𝔫𝔄𝔨𝔲32 :
Jika ada yang lebih indah dari melodi 'Danger Line', mungkin itu adalah senyuman nya.
2026-02-07 11:00:03
9
ciiawewebauwell
Dewy :
Dulu ia pernah bercerita di sakiti oleh masa lalunya,lalu mengapa skrng ia menyakiti orang yang mendengarkan ceritanya? dengan bodoh'nya sampai sekarang aku masih menunggu dirinya 😌
2026-02-15 00:52:09
24
dika_gbrln
Dikanjuttt :
"Tidak ada yang memperhatikan rasa Sakitmu, semua orang hanya Memperhatikan kesalahan mu" -Danger Line-
2026-02-20 13:39:27
5
m.kholid1n
OJOL PUJA ( PULANG KERJA ) :
aku pernah mengecewakan ibuku adik2 ku bahkan istriku,apa yg kamu liat di diriku sekarang ,adalah berbanding terbalik dengan aku yg dahulu..
2026-02-03 04:20:41
5
kak.ama1
ORANG JAWA 🌺 :
2026-02-08 03:54:52
0
radit.varendika0
Dittttt. :
21th nunggu blum datang juga
2026-02-19 13:16:04
0
yuniryn__
yunirynnn :
tidak bertemu tidak ada komunikasi, berpisah karna keterpaksaan yg harus di iyakan, terakhir kali nya "aku pasti kembali, tunggu aku"
2026-02-24 10:25:49
1
getih_sunda1210
.𝓐𝓮𝓹 𝓜𝓪𝓾𝓵𝓪𝓷𝓪 :
saling menunggu?gak bkl ketemu lah kocak
2026-02-02 16:16:08
1
ryva_fbyriana013
Feby01 :
foto mentahan nya bg
2026-02-04 00:42:59
1
pendosa...000
1% :
Tidak bertemu namun saling rindu
2026-02-09 01:19:51
5
danidarko63
danidarko623 :
cukup menjadi kenangan
2026-03-12 17:06:50
0
mdarussalam611
Muhaimin Darussalam :
"It turns out that the title nabi (prophet) is an ancient term that has been used since long ago, with each language having its own designation—for example, in English it is called prophet. As societies advanced and various discoveries emerged among different nations and languages, new titles such as khalifah and sultan appeared. That is why, in the final sermon of Prophet Muhammad (peace be upon him), he emphasized that there would be no new prophet and no new religion. This shows that the title nabi would no longer be used, and instead titles such as khalifah or sultan would take its place. Meanwhile, with regard to religion and scripture, the foundations established by the earlier khalifahs are sufficient as guidance for future khalifahs. What remains is the effort to understand and master them properly."
2026-03-12 12:08:06
0
mdarussalam611
Muhaimin Darussalam :
"Ternyata gelaran nabi ialah istilah kuno yang telah digunakan sejak dahulu, dengan setiap bahasa mempunyai sebutannya sendiri—contohnya dalam bahasa Inggeris disebut prophet. Apabila masyarakat semakin maju dan pelbagai penemuan muncul dalam kalangan bangsa serta bahasa, timbul pula gelaran baharu seperti khalifah dan sultan. Itulah sebabnya, dalam khutbah terakhir Nabi Muhammad (s.a.w.), Baginda menegaskan bahawa tidak akan ada nabi baharu dan tidak akan ada agama baharu. Hal ini menunjukkan bahawa gelaran nabi tidak lagi digunakan, sebaliknya gelaran seperti khalifah atau sultan akan menggantikannya. Sementara itu, berkaitan dengan agama dan kitab suci, asas yang telah ditetapkan oleh para khalifah terdahulu sudah memadai sebagai panduan untuk khalifah-khalifah seterusnya. Yang tinggal hanyalah usaha untuk memahami dan menguasainya dengan sebaik-baiknya."
2026-03-12 12:08:02
0
mdarussalam611
Muhaimin Darussalam :
The biggest issue related to riba arises in connection with zakat. Zakat is one of the most important instruments in Islam, and even beyond Islam, for helping the poor and needy. The poor are those who do not have sufficient income to cover the basic necessities of life. For example, someone who has retired may not have been considered poor before, as they still had a steady income. However, after retirement, if they only receive around $200++ per month, their situation may change. That amount is often insufficient to cover living costs such as electricity bills, food, hospital treatment, and personal needs—especially if they have no children to help them. In such circumstances, they can be categorized as poor. Zakat functions as a social support mechanism to ease the burden of these groups. Zakat assistance can be channeled to cover basic needs or even to supplement the pension of the elderly so that they may live more comfortably and with dignity. Meanwhile, in earlier times during the era of the prophets of Allah the Exalted, riba occurred among traders dealing in spices, silk, and similar goods. The form of riba among traders in the era of the prophets was, for example, when spice merchants used unjust measures or weights, or other traders engaged in dishonest practices. Therefore, Prophet Muhammad ﷺ, the 25th prophet, emphasized and introduced to humanity as well as leaders of his time and the future the principles of muamalat—the rules and proper conduct in business dealings and transactions related to muamalat. For instance, a merchant must ensure honest and fair measurements, uphold trustworthiness in the marketplace, in work, and within themselves, and maintain cleanliness in appearance, character, and manners. The same applies to other dealings, not only trade.
2026-03-12 12:08:14
0
opan_blgi
Opan Blgi :
dia pernah berkata aku masih yng pertama namun apa sekarang kau tinggalkan 🥀
2026-03-19 03:50:33
0
somethingabout_erull
ᴋ :
buat org lagi LDR kah?
2026-03-23 17:40:31
0
mdarussalam611
Muhaimin Darussalam :
Masalah terbesar berkaitan riba timbul melalui zakat. Zakat merupakan salah satu instrumen terpenting dalam Islam, dan bahkan di luar Islam, untuk membantu golongan fakir dan miskin. Golongan fakir ialah mereka yang tidak mempunyai pendapatan yang mencukupi untuk menampung keperluan asas kehidupan. Sebagai contoh, seseorang yang telah bersara mungkin dahulunya tidak dianggap fakir kerana masih mempunyai pendapatan tetap. Namun, setelah bersara dan hanya menerima sekitar $200++ sebulan, keadaan mereka mungkin berubah. Jumlah tersebut sering kali tidak mencukupi untuk menampung kos kehidupan seperti bil elektrik, makanan, rawatan hospital, dan keperluan diri—lebih-lebih lagi jika tiada anak yang dapat membantu. Dalam keadaan sebegini, mereka boleh dikategorikan sebagai fakir. Zakat berperanan sebagai mekanisme sokongan sosial untuk meringankan beban golongan ini. Bantuan zakat boleh disalurkan bagi menampung keperluan asas atau bahkan digunakan untuk menambah pencen warga tua agar mereka dapat hidup dengan lebih selesa dan bermaruah. Manakala pada zaman dahulu, ketika era para nabi Allah Ta‘ala, riba berlaku dalam kalangan pedagang yang memperdagangkan rempah ratus, kain sutera dan barangan seumpamanya. Bentuk riba dalam kalangan pedagang pada era para nabi itu adalah, sebagai contoh, apabila pedagang rempah menggunakan timbangan yang tidak adil atau pedagang lain melakukan amalan yang tidak jujur. Oleh itu, Nabi Muhammad ﷺ, nabi yang ke-25, menekankan dan memperkenalkan kepada umat manusia serta para pemimpin pada zamannya dan masa hadapan prinsip muamalat—iaitu rukun dan tertib dalam urusan perniagaan serta transaksi yang berkaitan dengan muamalat. Sebagai contoh, seorang pedagang mestilah memastikan timbangan yang jujur dan adil, mengekalkan sifat amanah di tempat berniaga, dalam pekerjaan, serta pada diri sendiri, dan menjaga kebersihan penampilan, akhlak serta adab. Begitu juga dalam urusan lain, bukan hanya dalam perniagaan.
2026-03-12 12:08:11
0
ekowidiantoro_
XO🎭 :
2026-02-09 01:57:37
0
To see more videos from user @avengedsevenfold070, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About