Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@dianzzmaharani: cus co cepet harganya murah tu #fypage #affiliate
dianmaharaniw
Open In TikTok:
Region: ID
Sunday 01 February 2026 06:53:14 GMT
566
27
0
6
Music
Download
No Watermark .mp4 (
2.35MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
1.23MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @dianzzmaharani, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
#CapCut
19 🎂
#زاخو_دهوك_هولير_سليماني_ئاكري_سيمي #fyppppppppppppppppppppppp #foryou #sketch #viralvideo
#الزغاوة🇸🇩🍃🤗_تاريخ_تراث_حضارة❤💖
Video ikan asin yang dinarasikan sedang 'disemprot Baygon' alias cairan pembasmi serangga saat dijemur viral di media sosial. Praktik tersebut menjadi sorotan karena penggunaan bahan insektisida kimia yang tidak semestinya pada pangan berisiko membahayakan kesehatan konsumen. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Prof Taruna Ikrar turut menanggapi video tersebut. Ia menilai kejadian itu menunjukkan masih adanya pelaku usaha yang belum memahami keamanan pangan tentang bahaya penggunaan bahan kimia pembasmi serangga pada produk pangan. "Ini berarti pelaku usaha dan nelayan, dan pelaku industri di bidang ini belum paham betapa bahayanya penggunaan insektisida terhadap kesehatan kita," ujar Taruna saat ditemui detikcom di Jakarta Timur, Selasa (27/10/2026). Taruna menjelaskan, penggunaan cairan pembasmi serangga pada ikan asin perlu menjadi perhatian karena bahan kimia yang terkandung di dalamnya berpotensi membahayakan kesehatan. Meski penyemprotan tersebut dilakukan untuk mengusir lalat tidak hinggap, residu bahan kimia akan tertinggal pada ikan yang nantinya dikonsumsi. "Karena kita tahu kandungannya itu kan banyak kimia-kimia yang berbahaya dan itu tidak hilang pada saat disemprot. Memang lalatnya terbang, tetapi setelah itu nanti akan dimakan oleh rakyat kita," kata Taruna. Taruna mengingatkan, konsumsi ikan yang mengandung bahan kimia tersebut berisiko menyebabkan keracunan. Karena itu, keamanan pangan perlu diperhatikan sejak proses pengolahan hingga produk sampai ke tangan konsumen. "Jadi kalau ikan ini sampai ke rakyat kita, memakan yang mengandung insektisida, dia bisa keracunan," lanjutnya. Menanggapi video yang beredar, Taruna mengatakan telah meminta balai besar dan balai BPOM di tingkat regional maupun lokal untuk melakukan pengecekan. Langkah tersebut bertujuan menelusuri asal produk sekaligus memberikan edukasi kepada pihak yang terlibat. BPOM juga berharap ikan asin yang menggunakan cairan pembasmi serangga tidak diedarkan karena berisiko membahayakan konsumen. Taruna menegaskan, BPOM memiliki kewenangan untuk melakukan penyitaan terhadap produk yang dinilai melanggar ketentuan. "Kita berharap supaya itu jangan diedarkan karena itu berbahaya. Kita punya hak untuk menyita barang-barang," tegasnya. Baca artikel selengkapnya hanya di detik.com! Video: X/Viral Media Sosial Creator: Prastiwi #detikcom #ikanasin #baygon
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy