@flying_dutchmannn: Puisi ini secara filosofis berbicara tentang manusia sebagai karya yang tidak selesai, bukan karena kegagalan Tuhan, melainkan karena kodrat keberadaan itu sendiri. Kalimat “ketika saya lahir tuhan sedang menulis puisi yang sangat teramat indah” memosisikan hidup manusia sebagai seni, bukan sekadar rangkaian peristiwa biologis. Ia menyiratkan bahwa sejak awal, eksistensi manusia dimaksudkan penuh makna, keindahan, dan kemungkinan. Hidup bukan kebetulan, melainkan bagian dari “rancangan estetis” yang luhur. Namun bagian kedua “sayangnya tinta yang ia gunakan habis sebelum puisi yang indah itu selesai ditulis” menghadirkan kesadaran tragis. Ini melambangkan ketidaksempurnaan manusia: keterbatasan, luka batin, kekurangan, kegagalan, dan rasa “tidak utuh” yang sering kita rasakan dalam hidup. Secara filosofis, ini sejalan dengan gagasan eksistensial bahwa manusia lahir belum selesai, belum lengkap, dan harus menjalani hidup sambil membawa kekosongan. “Tinta yang habis” bukan berarti Tuhan keliru atau lalai, melainkan simbol bahwa kesempurnaan tidak pernah diberikan secara utuh. Justru dari ketidaksempurnaan itulah manusia diberi ruang untuk memilih, berjuang, mencipta makna, dan dalam istilah eksistensialis menyelesaikan puisinya sendiri. Hidup menjadi tugas, bukan hadiah yang sudah jadi. Puisi ini juga bisa dibaca sebagai refleksi tentang nasib dan kehendak bebas. Tuhan memulai puisi, tetapi manusia melanjutkannya. Apa yang tidak tertulis oleh “tinta ilahi” harus diisi oleh pengalaman, keputusan, dan keberanian manusia itu sendiri. Singkatnya, makna filosofis puisi ini adalah: manusia adalah makhluk yang indah namun tak lengkap, lahir dengan potensi dan kekurangan, dan justru dalam ketidakselesaian itulah makna hidup tercipta. Ketidaksempurnaan bukan kutukan, melainkan undangan untuk menjadi manusia seutuhnya. #sastra #quotestory #renungan #penyair #philosophy
philosophy of logic
Region: ID
Sunday 01 February 2026 15:26:07 GMT
Music
Download
Comments
sapik :
sisanya kita sendirilah yang menulis puisi itu sendiri.
2026-02-06 12:17:37
933
a :
Q.S At-Tin ayat 4-6 🥀
2026-06-06 10:39:19
12
it's 🍤il🅰️🌷 :
oh ini yg ngehina kah????
2026-03-28 09:57:37
78
Re"Fresh"Scent :
tuhan tidak kehabisan tinta dia hanya menguji kreativitas mahluknya dengan puisi yang indah yang tuhan tulis dan disaat mahluknya memakai kreativitasnya untuk melanjutkan menulis dan menjadikan bagian tersebut menjadi dirinya tergantung ia membuatnya dengan asal asalan atau dengan kreativitas yg kritis , kalo gak paham nanti kujelasin
2026-02-16 14:41:17
102
boySigma :
2026-02-04 14:58:22
49
Lev.𖣂 :
eh ternyata di refil
2026-03-09 03:18:44
60
. :
" dan saya harus menjadi tinta tsb, agar terbentuk sbuah jalan yang akan saya gunakan " (takdir)
2026-02-15 15:00:16
37
just "guevara"『𝐇𝐄』 :
"bahkan tuhan pun tak sanggup untuk melanjutkan puisi indahnya sendiri"
2026-05-21 15:24:30
7
Rif_267 :
sebuah ucapan terima kasih kupersembahkan kepada seluruh leluhurmu, mereka yang bertahan hidup dari malam-malam purba, yang selamat dari wabah dan kelaparan, yang mengarungi zaman kerajaan dan penjajahan, yang mengangkat senjata, doa, dan harapan, agar satu garis keturunan tidak terputus oleh waktu.
semua pengorbanan itu berujung pada satu keajaiban kecil: hadirmu di dunia, dan pertemuanmu denganku. aku tahu, cara paling jujur untuk menghormati pengorbanan mereka bukan dengan monumen atau nama jalan, melainkan dengan menjaga manismu hingga akhir waktu.
2026-03-26 13:02:39
14
darr_en7 :
makna nya ap kak
2026-02-01 23:37:40
46
:
2026-02-11 13:28:04
2
21:12 :
allo om tomi
2026-02-01 16:10:10
7
⦻ ─! ۫ 𖥻𠈔 𝕾𝖈𝒂ᚱᥣׁׅ֪Ꮛꚍ🎪ᵎᵎ :
[foto]
2026-02-07 11:08:36
5
HanzClipp :
" takdir memang tidak bisa di ubah tapi, tujuan hidup bisa diubah "
2026-03-14 06:58:35
3
suka workout and u :
sisanya kita sendiri lah yang melanjutkan puisi itu, ingin menjadi yang bertumbuh atau yang membusuk
2026-02-07 00:47:41
9
roroayu :
Tuhan bukan kehabisan tinta melainkan sudah menciptakan makhluk terbaik versinya tetapi hanya saja ingin melihat keajaiban dari makhluk yang dia ciptakan agar banyak makhluk yang mengetahui bahwa kekuasan-Nya nyata :')
2026-04-29 10:18:49
2
who :
jadi suka baca komenya
2026-02-23 11:26:59
4
67 :
"Dulu ketika aku terlahir,aku di sambut dengan tangis kebahagiaan,tapi saat saat terakhir ku,mereka menangis dengan perasaan kesedihan"
2026-05-03 06:28:18
4
Jeff :
Hidup adalah Perjuangan,jadi Hiduplah layaknya seorang laki laki
2026-02-04 10:42:52
1
paiss :
Ketika saya lahir, tuhan sedang menulis puisi yang sangat teramat indah. Sayangnya tinta yang ia gunakan habis sebelum puisi yang indah itu selesai ditulis.
izin salin ya bang🙏
2026-03-14 13:41:25
2
winita gustini :
buat penulis jangan nulis yang nusuk banget dong gua yang bac cape nangis
2026-03-29 15:06:12
2
:
kaa aku izin save buat bikin story yah, makasi banyak ❤️
2026-02-14 11:56:10
2
AshBattennn🔞 :
did Shakespeare really died?
2026-02-04 00:36:33
2
yugad!th4 :
2026-02-09 10:06:43
3
To see more videos from user @flying_dutchmannn, please go to the Tikwm
homepage.