@lil.lives.summer: I can’t base @🖤📣❤️ creds

🪩I’m just a lil dancer🎀
🪩I’m just a lil dancer🎀
Open In TikTok:
Region: US
Sunday 01 February 2026 21:26:34 GMT
105
10
0
1

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @lil.lives.summer, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kamu tidak membantu...!!! Ada satu masa… di mana kamu kerja tiap hari, tapi rasanya kayak lagi latihan jadi makhluk halus. Datang… ngerjain ini itu… rapihin yang berantakan… nutupin yang bolong… balikin keadaan jadi normal… lalu pulang. Besoknya diulang lagi. Sampai suatu hari kamu denger kalimat yang halus tapi nyelekit:, “Dia tuh sebenarnya ngapain sih?” Hening. Kayak sinyal WiFi tiba-tiba ilang. Padahal kalau kamu berhenti sebentar aja… itu sistem langsung goyang. Dulu kamu pikir, kerja itu cukup. Ternyata… gak selalu. Karena ada jenis kerja yang gak kelihatan. Gak ada panggungnya. Gak ada highlight-nya. Kayak orang yang tiap hari nyapu halaman sebelum orang bangun. Begitu semua keluar rumah… yang dilihat cuma: “Oh, bersih ya.” Gak ada yang nanya,“Siapa yang nyapu?” Sampai akhirnya kamu capek. Bukan capek kerja… tapi capek gak dianggap ada. Dan di titik itu, kamu gak marah. Cuma… mulai diam. Gak semua diurus lagi. Gak semua ditutupin lagi. Ada yang kamu lepas. Ada yang kamu biarin. Bukan karena kamu berubah jadi cuek… tapi karena kamu pengen dunia ini belajar sedikit. Dan lucunya, gak butuh waktu lama. Tiba-tiba mulai ada yang bilang. “Kok sekarang jadi ribet ya?” “Biasanya kan gak begini?” “Ini dulu siapa sih yang handle?” Kamu cuma diem. Sambil dalam hati bilang, “Baru sadar ya…” Ternyata selama ini bukan kamu yang gak penting. Tapi kamu terlalu sering bikin semuanya terlihat mudah. Hidup ini kadang lucu. Yang selalu ada… justru jarang dihargai. Yang tiba-tiba hilang… baru dicari. Makanya sesekali, gak apa-apa kalau kamu mundur setengah langkah. Bukan untuk menyerah… tapi untuk ngasih ruang orang lain paham. Bahwa semua yang terlihat “biasa aja” itu… ada orang yang kerja diam-diam di belakangnya. Jadi kalau hari ini kamu lagi ngerasa kayak “gak dianggap”, jangan buru-buru nyimpulin kamu gak berguna. Bisa jadi… kamu cuma terlalu sering jadi alasan kenapa semuanya baik-baik saja. Dan orang… biasanya baru ngerti nilai sesuatu, setelah sempat kehilangannya. Santai aja. Kerja tetap rapi. Hati tetap tenang. Dan kalau perlu… sesekali hilang sebentar. Biar mereka tahu, kamu itu bukan pelengkap. Kamu itu penopang. Banjian, Temen ngupi tanpa gula ☕
Kamu tidak membantu...!!! Ada satu masa… di mana kamu kerja tiap hari, tapi rasanya kayak lagi latihan jadi makhluk halus. Datang… ngerjain ini itu… rapihin yang berantakan… nutupin yang bolong… balikin keadaan jadi normal… lalu pulang. Besoknya diulang lagi. Sampai suatu hari kamu denger kalimat yang halus tapi nyelekit:, “Dia tuh sebenarnya ngapain sih?” Hening. Kayak sinyal WiFi tiba-tiba ilang. Padahal kalau kamu berhenti sebentar aja… itu sistem langsung goyang. Dulu kamu pikir, kerja itu cukup. Ternyata… gak selalu. Karena ada jenis kerja yang gak kelihatan. Gak ada panggungnya. Gak ada highlight-nya. Kayak orang yang tiap hari nyapu halaman sebelum orang bangun. Begitu semua keluar rumah… yang dilihat cuma: “Oh, bersih ya.” Gak ada yang nanya,“Siapa yang nyapu?” Sampai akhirnya kamu capek. Bukan capek kerja… tapi capek gak dianggap ada. Dan di titik itu, kamu gak marah. Cuma… mulai diam. Gak semua diurus lagi. Gak semua ditutupin lagi. Ada yang kamu lepas. Ada yang kamu biarin. Bukan karena kamu berubah jadi cuek… tapi karena kamu pengen dunia ini belajar sedikit. Dan lucunya, gak butuh waktu lama. Tiba-tiba mulai ada yang bilang. “Kok sekarang jadi ribet ya?” “Biasanya kan gak begini?” “Ini dulu siapa sih yang handle?” Kamu cuma diem. Sambil dalam hati bilang, “Baru sadar ya…” Ternyata selama ini bukan kamu yang gak penting. Tapi kamu terlalu sering bikin semuanya terlihat mudah. Hidup ini kadang lucu. Yang selalu ada… justru jarang dihargai. Yang tiba-tiba hilang… baru dicari. Makanya sesekali, gak apa-apa kalau kamu mundur setengah langkah. Bukan untuk menyerah… tapi untuk ngasih ruang orang lain paham. Bahwa semua yang terlihat “biasa aja” itu… ada orang yang kerja diam-diam di belakangnya. Jadi kalau hari ini kamu lagi ngerasa kayak “gak dianggap”, jangan buru-buru nyimpulin kamu gak berguna. Bisa jadi… kamu cuma terlalu sering jadi alasan kenapa semuanya baik-baik saja. Dan orang… biasanya baru ngerti nilai sesuatu, setelah sempat kehilangannya. Santai aja. Kerja tetap rapi. Hati tetap tenang. Dan kalau perlu… sesekali hilang sebentar. Biar mereka tahu, kamu itu bukan pelengkap. Kamu itu penopang. Banjian, Temen ngupi tanpa gula ☕

About