@gelamac_: here's to more solo coffee dates in 2026 without worrying about my smile - thanks to @Closeup Philippines purple serum toothpaste! 💜 #CloseupWhiteNow #solodate #fyp

gelamac_
gelamac_
Open In TikTok:
Region: PH
Tuesday 03 February 2026 09:49:12 GMT
208667
2908
14
65

Music

Download

Comments

starisinspacesea
star :
When do you usee the purple and when do u use the blue one?
2026-02-03 10:11:44
1
cutesyyydump
cutesyyydump :
Hiiiii! 🥺💗 What phone are you using po?
2026-02-04 08:35:41
1
msphilautia
indylaris 𓋜 :
Yes maemm🥰
2026-02-03 11:45:13
0
keishaella_ampong
keyang :
i love your tops talaga hahahahaha i ended up buying the same tops as yours minsan! 😭
2026-02-04 02:57:08
1
ev.nii
div ۶ৎ :
hi maem! nag email po me sayo and its important! super pretty
2026-02-03 09:56:29
0
tsukishimaswife0
^_^ :
second!
2026-02-03 09:53:02
0
yllenelli
￴ ￴nelly :
first??
2026-02-03 09:52:29
0
gl.mrgn
jai :
top from?
2026-02-17 03:26:11
0
keishaella_ampong
keyang :
ang ganda ng teeth mo TT
2026-02-03 22:19:20
0
__dieslunae
kat⋆♡❀ :
@tenzofficial
2026-02-13 04:13:54
0
mommysherly_
mommy sherly :
😁😁😁
2026-02-08 11:25:25
0
ivi_tu13
eyerish13 :
🥰🥰🥰
2026-02-28 14:31:48
0
To see more videos from user @gelamac_, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DKPKP) Lombok Barat memetakan sejumlah wilayah di beberapa kecamatan yang masuk kawasan kerawanan pangan akibat kemarau panjang yang menyebabkan para petani setempat mengalami gagal panen. ‎ ‎
Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DKPKP) Lombok Barat memetakan sejumlah wilayah di beberapa kecamatan yang masuk kawasan kerawanan pangan akibat kemarau panjang yang menyebabkan para petani setempat mengalami gagal panen. ‎ ‎"Kami menerima sejumlah permohonan bantuan beras dari beberapa desa, yang kemudian kami cek di peta kerawanan pangan. Kalau memang itu desa-desa yang masuk dalam peta kerawanan pangan, maka kami akan langsung berikan bantuan," ungkap Kepala DKPKP Lobar, Afgan Kusuma Negara, saat ditemui di kantornya. ‎ ‎Hingga saat ini pihaknya sudah menyalurkan setidaknya 6,9 ton bantuan beras kepada sejumlah KK yang terdampak kekeringan. Di mana desa-desa yang telah diberi bantuan tersebut diantaranya, ada Kuripan Selatan, Kuripan Utara, Sekotong Tengah, Desa Kuripan, serta Desa Giri Sasak. ‎ ‎"Yang jelas ada di Kecamatan Kuripan, Sekotong dan Lembar. Wilayah-wilayah yang dilanda kekeringan dan menyebabkan kerawanan pangan, yan menyebabkan gagal panen," terangnya. ‎ ‎Para petani yang berada di beberapa kawasan itu pun telah lama mengeluhkan kesulitan air untuk becocok tanam. Kemudian, ada juga yang berhasil menanam namun gagal panen, lantaran padi atau pun jagung, hingga kedelai yang mereka tanam tak bisa tumbuh sesusi dengan usia tanamnya. Bahkan ada yang berakhir menjadi pakan ternak. ‎ ‎"Kalau total (bantuan pangan yang sudah disalurkan) sementara sudah 6,9 ton. Nah ini belum lagi yang sebntar lagi akan kami realisasikan beberapa permohonan lagi," bebernya. ‎ ‎Afgan menegaskan bahwa pihaknya akan menyalurkan bantuan pangan itu berdasarkan skala prioritas dan kegawatdaruratan pangan yang dialami wilayah tersebut. Sehingga permohonan bantuan pangan yang masuk dari wilayah yang tidak masuk dalam peta kerawanan pangan, kata dia, itu perlu di cek terlebih dahulu kondisi sebenarnya di lapangan. ‎ ‎"Kalau permohonan dari desa-desa yang tidak ada dalam peta kerawanan pangan itu, kami cek ke lokasi, betul atau tidak. Kalau memang betul, kami akan berikan bantuan beras," tegasnya. ‎ ‎Di mana untuk saat ini, sesuai dengan kemampuan DKPKP, Afgan menyebut bantuan beras itu diberikan sebanyak 5kg untuk masing-masing KK yang membutuhkan. Karena stok beras yang dimiliki pihaknya hingga akhir tahun 2026 ini kurang lebih berjumlah 60 ton. Yang juga dipersiapkan untuk membantu para nelayan yang nantinya berpotensi terdampak cuaca ekstrem saat musim hujan, sehingga mereka tidak bisa melaut. ‎

About