justfriendssejagatraya :
terima kasih… untuk setiap langkah yang kamu ambil selama ini, untuk semua waktu, tenaga, dan hati yang kamu berikan tanpa pernah setengah-setengah. sepuluh tahun bukan waktu yang sebentar, dan kamu menjalaninya dengan cara yang luar biasa. sekarang, kalau kamu lelah… istirahatlah ya. benar-benar istirahat. jangan lagi memikirkan harus kuat untuk orang lain, kali ini cukup untuk dirimu sendiri.
aku sayang banget sama kamu, dan itu gak akan berubah, bahkan kalau keadaan berubah sejauh apa pun. aku tahu… ini bukan keputusan yang mudah. pasti ada banyak hal yang kamu pikirkan, banyak malam yang kamu lewati dengan ragu. tapi kalau ini pilihanmu, kalau ini yang akhirnya kamu tentukan setelah semua yang kamu lalui, aku akan tetap di sini—mendukung kamu, tanpa syarat.
makasih… sudah jadi sosok yang begitu berarti. bukan cuma sebagai hyung, bukan cuma sebagai leader, tapi sebagai seseorang yang benar-benar jadi tempat bersandar. kamu mungkin gak sadar, tapi kehadiranmu itu seperti rumah—hangat, aman, dan selalu dirindukan. buat mereka, buat kami, kamu akan selalu jadi bagian yang gak bisa dipisahkan.
jujur… aku bohong banget kalau bilang aku gak nangis. aku nangis sampai rasanya sesak, sampai mata bengkak, sampai susah nerima kenyataan kalau semuanya berubah. tapi di balik itu semua, aku juga belajar… kalau mencintai seseorang kadang berarti membiarkan dia pergi ke jalan yang dia pilih sendiri.
pergilah, Mark. kali ini bukan lagi tentang bertahan, tapi tentang memilih dirimu sendiri setelah sekian lama kamu menempatkan semua orang di atas segalanya. mungkin keputusan ini terasa seperti patah yang paling sunyi—bagi kami, dan mungkin juga bagimu.
tidak ada yang benar-benar siap kehilangan sosok yang sudah jadi rumah. kamu bukan sekadar bagian dari cerita ini—kamu adalah salah satu alasan kenapa cerita ini terasa hidup. dan sekarang, saat kamu melangkah pergi, rasanya seperti ada ruang yang tiba-tiba kosong… dan tidak akan pernah bisa digantikan dengan cara yang sama.
tapi kalau ini yang membuatmu bisa bernapas lebih lega, kalau ini jalan yang akhirnya kamu pilih tanpa ragu, maka kami akan belajar menerima. pelan-pelan, meski sakitnya tidak akan langsung hilang.
2026-04-03 10:59:04