@kartar_somopuro: Adat Jawa yang menggunakan jualan dawet dalam prosesi pernikahan disebut Dodol Dawet (bahasa Jawa: adol = jual, dawet = cendol). Tradisi ini dilakukan oleh orang tua mempelai wanita (ibu penjual, ayah memayungi) setelah prosesi siraman, di mana tamu membeli dawet menggunakan kreweng (pecahan genteng) sebagai uang, yang melambangkan harapan rezeki berlimpah dan kebulatan tekad.