@luhan.ortiz: El carnaval cruceño a punto de convertirse en Patrimonio Cultural Inmaterial de la Humanidad 🤩🎉🥳 Gracias a @Comparsa Tremendazos & @Banco Unión S.A. #carnaval #patrimonio #cultura #bolivia🇧🇴 #santacruzdelasierra🇳🇬

Luhan Ortiz
Luhan Ortiz
Open In TikTok:
Region: BO
Monday 09 February 2026 00:08:39 GMT
53519
5969
155
158

Music

Download

Comments

nicole_coz20
💮nicole_coz💮 :
lo lograra!!! tenemos a oruro, a sucre , a potosi y seria maravilloso que el oriente se una a este reconocimiento que se merece nuestro pais
2026-02-09 01:11:20
128
virghynyas
Virghy 🔱👩‍⚕👂🏽🧠🗣️ :
pero que bailen todas las danzas autóctonas cruceñas, por qué solo entran los carros alegóricos es como una copia de brasil y no sería patrimonio
2026-02-09 13:55:47
53
_lamarcelina_
andromeda :
sinceramente siendo boliviana, no le veo
2026-02-09 13:33:23
23
marielacalcina4
Aniclac.. :
Mmmm.... 😏
2026-02-09 01:03:29
18
jaime_caceres_p
Jaime_caceres(oficial) :
ojala 💪🥰
2026-02-09 10:34:38
18
user5934560049117
rex :
La gente se va al carnaval de oruro, Cochabamba y vallegrande, nadie viene a santa cruz🤣🤣
2026-02-10 05:27:01
13
freddycalizaya123
FreddyCalizaya :
sería lindo!!! justo pensaba eso, el vecino país luego dirán que es la taquirari es de Perú. El mismo oriente estaba a su mira
2026-02-09 00:42:16
20
anabel.yucra
anabelff :
🤣🤣🤣santa cruz federal 😁
2026-02-09 11:02:06
3
refrescopodcast
ReFresco Podcast :
Unos cracks 👏👏👏
2026-02-09 00:12:05
14
tiodaytinregresa
Tio Daytin REGRESA :
muy bien 👍 defendiendo nuestra maravillosa cultura Boliviana 🇧🇴🇧🇴🇧🇴
2026-02-09 03:57:55
18
bolivia_1000
Bolivia_10 :
Vamos Santa Cruz 💚🤍💚 Vamos Bolivia ♥️💛💚
2026-02-21 19:17:02
1
letys1404
letybol :
sería un buen reconocimiento para que se pueda ver la diversidad cultural de Bolivia 🇧🇴
2026-02-09 11:51:36
12
rodrigoap108
rodrigoap108 :
lo malo que esos ballet le cambiaron los pasos a las danzas
2026-02-09 03:51:42
5
dontlookatme249
UserNoEncontrado :
la verdad hay que proteger todo lo de Bolivia, tenemos vecinos que se quieren apropiarse de todo
2026-02-09 21:53:21
6
liz.yeymi
Liz 🩶 vania :
Muy bien 👏👏👏👏👏Bolivia culturalmente hermosa en su divercidad🇧🇴🇧🇴🇧🇴🇧🇴🇧🇴🇧🇴🇧🇴🇧🇴vamos Santa Cruz... Con todo 👏👏👏❤️💛💚
2026-02-09 05:37:21
6
galaxia1810
Galaxia :
por fin las autoridades se pusieron las pilas
2026-02-09 15:32:59
5
bolivian.adventure23
Bolivian Adventure 🇧🇴 :
Por fin. 💚💚💚
2026-02-09 04:59:45
5
719042zzz
914_48919871 :
Luhan te esperamos en Oruro 2026👏👏👏
2026-02-09 00:40:11
5
darthgachet
DarthGachet :
excelente 😊 Bolivia es grande culturalmente 🇧🇴
2026-02-09 16:19:03
3
gavitalis
GaVitalis 💋 :
genial ✨️👏🤩
2026-02-09 03:36:36
3
vcz9c
vcz9c :
Excelente
2026-02-09 01:28:36
3
ramirohuanca81
RAMIRO HUANCA :
Van a hacer copy paste del documento de Oruro 🤣
2026-02-10 15:27:26
0
bolivia_1000
Bolivia_10 :
Vamos Santa Cruz 💚🤍💚, Vamos Bolivia ♥️💛💚.
2026-02-21 19:16:26
1
mariavillanueva820
María Elena :
Sería un buen y me resido reconocimiento
2026-02-09 11:04:03
2
davys.ar
Davys Ar :
por favor que lleven siempre la hermosa tricolor así cero copias
2026-02-09 23:11:12
2
To see more videos from user @luhan.ortiz, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sebuah konten video yang beredar luas di media sosial menjadi sorotan publik setelah dinilai mengandung unsur ableism, yakni sikap, perilaku, atau bentuk diskriminasi yang merendahkan penyandang disabilitas. Perdebatan mengenai konten tersebut ramai diperbincangkan setelah dokter sekaligus edukator kesehatan, Adam Prabata, menyampaikan pandangannya melalui akun media sosial Threads. Dalam unggahannya, dr. Adam menilai bahwa humor atau parodi yang menjadikan disabilitas sebagai bahan lelucon berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi penyandang disabilitas. Menurutnya, konten semacam itu tidak seharusnya dinormalisasi sebagai hiburan karena dapat memperkuat stigma dan perlakuan diskriminatif terhadap kelompok rentan. Ia juga mengutip sejumlah penelitian yang menunjukkan bahwa penyandang disabilitas yang sering menghadapi perilaku ableism memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan kesehatan mental. Dampak yang dapat muncul antara lain rasa malu, penurunan kepercayaan diri, kecemasan, hingga gejala depresi akibat perlakuan atau komentar yang merendahkan kondisi mereka. Selain itu, penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Media Psychology pada tahun 2024 turut menyoroti dampak humor bertema disabilitas. Studi tersebut menyebut bahwa candaan yang menjadikan disabilitas sebagai objek lelucon dapat memperkuat stereotipe negatif, menurunkan empati penonton, serta menimbulkan tekanan emosional bagi penyandang disabilitas, meskipun dibuat dengan alasan hiburan atau bercanda. Perdebatan kemudian meluas di media sosial. Sejumlah pengguna menilai konten tersebut tidak sensitif dan berpotensi melukai perasaan penyandang disabilitas. Namun, sebagian lainnya berpendapat bahwa video tersebut hanya merupakan bentuk parodi dan tidak dimaksudkan untuk menghina pihak tertentu. Beberapa warganet yang menyampaikan kritik terhadap konten serupa juga mengaku sempat menerima komentar negatif dan hujatan dari pengguna lain. Di sisi lain, muncul seruan agar humor yang dianggap mengandung unsur ableism tidak lagi dijadikan konten hiburan, terutama ketika melibatkan promosi atau kerja sama komersial dengan merek tertentu. Kasus ini kembali memunculkan diskusi mengenai batas antara humor dan diskriminasi di ruang digital, serta pentingnya menciptakan lingkungan media sosial yang lebih inklusif dan menghormati kelompok penyandang disabilitas. #indotrans #BeritaViral #disabilitas #ableism #konten
Sebuah konten video yang beredar luas di media sosial menjadi sorotan publik setelah dinilai mengandung unsur ableism, yakni sikap, perilaku, atau bentuk diskriminasi yang merendahkan penyandang disabilitas. Perdebatan mengenai konten tersebut ramai diperbincangkan setelah dokter sekaligus edukator kesehatan, Adam Prabata, menyampaikan pandangannya melalui akun media sosial Threads. Dalam unggahannya, dr. Adam menilai bahwa humor atau parodi yang menjadikan disabilitas sebagai bahan lelucon berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi penyandang disabilitas. Menurutnya, konten semacam itu tidak seharusnya dinormalisasi sebagai hiburan karena dapat memperkuat stigma dan perlakuan diskriminatif terhadap kelompok rentan. Ia juga mengutip sejumlah penelitian yang menunjukkan bahwa penyandang disabilitas yang sering menghadapi perilaku ableism memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan kesehatan mental. Dampak yang dapat muncul antara lain rasa malu, penurunan kepercayaan diri, kecemasan, hingga gejala depresi akibat perlakuan atau komentar yang merendahkan kondisi mereka. Selain itu, penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Media Psychology pada tahun 2024 turut menyoroti dampak humor bertema disabilitas. Studi tersebut menyebut bahwa candaan yang menjadikan disabilitas sebagai objek lelucon dapat memperkuat stereotipe negatif, menurunkan empati penonton, serta menimbulkan tekanan emosional bagi penyandang disabilitas, meskipun dibuat dengan alasan hiburan atau bercanda. Perdebatan kemudian meluas di media sosial. Sejumlah pengguna menilai konten tersebut tidak sensitif dan berpotensi melukai perasaan penyandang disabilitas. Namun, sebagian lainnya berpendapat bahwa video tersebut hanya merupakan bentuk parodi dan tidak dimaksudkan untuk menghina pihak tertentu. Beberapa warganet yang menyampaikan kritik terhadap konten serupa juga mengaku sempat menerima komentar negatif dan hujatan dari pengguna lain. Di sisi lain, muncul seruan agar humor yang dianggap mengandung unsur ableism tidak lagi dijadikan konten hiburan, terutama ketika melibatkan promosi atau kerja sama komersial dengan merek tertentu. Kasus ini kembali memunculkan diskusi mengenai batas antara humor dan diskriminasi di ruang digital, serta pentingnya menciptakan lingkungan media sosial yang lebih inklusif dan menghormati kelompok penyandang disabilitas. #indotrans #BeritaViral #disabilitas #ableism #konten

About