@historical.facts193: في هذا المشهد من فيلم (INGLOURIOUS BASTERDS) يطلب البريطاني المتنكر بهيئة ضابط ألماني في الحرب العالميّة الثانية "أرتشي هيكوكس" في حانة بين الألمان، ثلاثة كؤوس من النبيذ حيث قام برفع السبابة والوسطى والبنصر (أول ثلاث أصابع بعد الإبهام)، وهي الطريقة الطبيعية لدى البريطانيين برفع ثلاث أصابع، بينما الألمان يستخدمون الإبهام والسبابة والوسطى لطلب نفس العدد. هذا الإختلاف البسيط في حركة الأصابع كان كافي للضابط الألماني ليشعر بالريبة ويبدأ التوتر والشك بأن هذا جاسوس.. #morocco #egypt #reels #العراق #المملكة_العربية_السعودية

Historical Facts
Historical Facts
Open In TikTok:
Region: MA
Monday 09 February 2026 21:27:15 GMT
25817
273
2
103

Music

Download

Comments

k19.il
قتيبه :
شسم الاغنيه
2026-06-06 22:34:08
1
mohamed18115
mohamed :
😂
2026-07-09 14:36:53
0
To see more videos from user @historical.facts193, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

BAGIAN 1 | PENJELASAN DIBAWAH Tsutomu Yamaguchi adalah seorang insinyur Jepang yang bekerja di Mitsubishi Heavy Industries. Pada awal Agustus 1945, ia sedang menjalani perjalanan dinas ke Hiroshima, lalu bersiap pulang ke kampung halamannya di Nagasaki setelah pekerjaannya selesai. Tidak ada yang menyangka bahwa perjalanan bisnis biasa itu justru akan menempatkannya dalam salah satu kisah paling luar biasa dan paling ironis dalam sejarah. Hingga kini, ia dikenal sebagai orang yang secara resmi diakui selamat dari dua pengeboman atom. Pada pagi 6 Agustus 1945, saat berada sekitar tiga kilometer dari pusat ledakan, Amerika Serikat menjatuhkan bom atom Little Boy di Hiroshima. Ledakan tersebut melemparkannya ke tanah, menyebabkan luka bakar serius dan merusak gendang telinganya. Dalam kondisi terluka, Yamaguchi berhasil bertahan hidup, mendapat perawatan seadanya, lalu melakukan sesuatu yang terdengar nyaris mustahil. Bukannya menyerah atau menganggap nasib sedang benar-benar membencinya, ia tetap pulang ke Nagasaki menggunakan kereta yang masih beroperasi. Tiga hari setelah ledakan pertama, Yamaguchi kembali masuk kerja seperti biasa. Saat ia sedang menjelaskan kepada atasannya bahwa satu bom saja mampu memusnahkan seluruh kota Hiroshima, sebagian orang bahkan sulit mempercayai ceritanya. Namun, sebelum pembicaraan itu selesai, takdir kembali memainkan lelucon yang sangat kejam. Pada 9 Agustus 1945, bom atom kedua, Fat Man, dijatuhkan tepat di Nagasaki. Untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari seminggu, Yamaguchi kembali berada di kota yang dibom atom dan sekali lagi berhasil selamat. Peluang seseorang selamat dari satu pengeboman atom saja sudah sangat kecil, tetapi Yamaguchi berhasil lolos dari dua kejadian paling dahsyat dalam sejarah modern. Kisahnya sering terdengar seperti cerita fiksi atau skenario film dengan plot yang terlalu berlebihan untuk dipercaya. Namun, semuanya benar-benar terjadi. Ia kemudian hidup hingga usia 93 tahun dan menghabiskan sisa hidupnya menyuarakan perdamaian serta mengingatkan dunia akan dampak mengerikan dari senjata nuklir. Ironisnya, dari miliaran manusia di Bumi, nasib seolah memilih orang yang sama untuk berada di dua tempat paling berbahaya pada waktu yang paling buruk, tetapi tetap membiarkannya pulang hidup-hidup. #edukasi #jjelitis #jjsejarah #momenkocak #fyp
BAGIAN 1 | PENJELASAN DIBAWAH Tsutomu Yamaguchi adalah seorang insinyur Jepang yang bekerja di Mitsubishi Heavy Industries. Pada awal Agustus 1945, ia sedang menjalani perjalanan dinas ke Hiroshima, lalu bersiap pulang ke kampung halamannya di Nagasaki setelah pekerjaannya selesai. Tidak ada yang menyangka bahwa perjalanan bisnis biasa itu justru akan menempatkannya dalam salah satu kisah paling luar biasa dan paling ironis dalam sejarah. Hingga kini, ia dikenal sebagai orang yang secara resmi diakui selamat dari dua pengeboman atom. Pada pagi 6 Agustus 1945, saat berada sekitar tiga kilometer dari pusat ledakan, Amerika Serikat menjatuhkan bom atom Little Boy di Hiroshima. Ledakan tersebut melemparkannya ke tanah, menyebabkan luka bakar serius dan merusak gendang telinganya. Dalam kondisi terluka, Yamaguchi berhasil bertahan hidup, mendapat perawatan seadanya, lalu melakukan sesuatu yang terdengar nyaris mustahil. Bukannya menyerah atau menganggap nasib sedang benar-benar membencinya, ia tetap pulang ke Nagasaki menggunakan kereta yang masih beroperasi. Tiga hari setelah ledakan pertama, Yamaguchi kembali masuk kerja seperti biasa. Saat ia sedang menjelaskan kepada atasannya bahwa satu bom saja mampu memusnahkan seluruh kota Hiroshima, sebagian orang bahkan sulit mempercayai ceritanya. Namun, sebelum pembicaraan itu selesai, takdir kembali memainkan lelucon yang sangat kejam. Pada 9 Agustus 1945, bom atom kedua, Fat Man, dijatuhkan tepat di Nagasaki. Untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari seminggu, Yamaguchi kembali berada di kota yang dibom atom dan sekali lagi berhasil selamat. Peluang seseorang selamat dari satu pengeboman atom saja sudah sangat kecil, tetapi Yamaguchi berhasil lolos dari dua kejadian paling dahsyat dalam sejarah modern. Kisahnya sering terdengar seperti cerita fiksi atau skenario film dengan plot yang terlalu berlebihan untuk dipercaya. Namun, semuanya benar-benar terjadi. Ia kemudian hidup hingga usia 93 tahun dan menghabiskan sisa hidupnya menyuarakan perdamaian serta mengingatkan dunia akan dampak mengerikan dari senjata nuklir. Ironisnya, dari miliaran manusia di Bumi, nasib seolah memilih orang yang sama untuk berada di dua tempat paling berbahaya pada waktu yang paling buruk, tetapi tetap membiarkannya pulang hidup-hidup. #edukasi #jjelitis #jjsejarah #momenkocak #fyp

About