@horror.media1: Hallo.. Aku Miranda‼️ Malam itu Doni terlalu lelah. Hujan deras mengguyur sejak sore, pekerjaan menumpuk hingga lewat tengah malam. Tubuhnya menggigil, kepalanya berat, tenggorokannya perih. Memang pada saat itu, aku sedang kurang sehat. Seperti biasa, beberapa karyawan pria sering menginap di kantor lantai empat jika tak sanggup pulang. Sofa besar di ruang kerja menjadi tempat darurat. Selimut dan perlengkapan mandi memang sudah disiapkan untuk kondisi seperti itu. Aku berbaring. Rekanku sudah tertidur lebih dulu. Lampu diredupkan. Hanya suara hujan dan dengungan AC yang terdengar. Aku terlelap. Lalu aku merasa terbangun. Namun aku tidak berada di sofa. Aku berdiri, melihat diriku sendiri tertidur. Pintu ruangan tetap tertutup rapat. Dari luar pintu, perlahan muncul bayangan samar. Tanpa suara, sosok wanita cantik melayang menembus pintu dan masuk ke dalam ruangan. Wajahnya halus, perpaduan Eropa dan Tionghoa seperti peranakan Belanda dan Chinese. Ia mengenakan gaun panjang gaya Belanda zaman kolonial berwarna putih gading dengan renda di bagian leher. Roknya mengembang dan melayang tipis di atas lantai. Tak ada rasa takut. Hanya ketenangan yang ganjil. Ia mendekat ke tubuhku yang tertidur. Membenarkan selimutku. Mengusap rambutku dengan lembut. Halo, aku Miranda. Sepertinya kamu sedang kurang sehat. Kasihan. Selamat beristirahat. Suaranya pelan, menenangkan. Beberapa detik kemudian ia memudar dan hilang begitu saja. Aku tersentak bangun. Ruangan kembali normal. Pintu tetap tertutup. Rekanku masih tertidur. Jam hampir pukul dua dini hari. Selimutku tertarik rapi sampai bahu. Pagi harinya aku menceritakan semuanya. Rekanku hanya mengangguk. Iya. Beberapa kali saya menginap di sini, saya juga sering ditampakkan oleh wanita itu. Tidak ada yang benar-benar tahu siapa dia. Tidak ada arsip. Tidak ada catatan resmi. Aku bahkan mencoba mencari lewat Google, menelusuri nama Miranda dan sejarah gedung ini di kota tempat kami bekerja. Tidak ditemukan apa pun. Seolah ia tidak pernah tercatat dalam sejarah. Sampai sekarang, kami masih bingung siapa sebenarnya wanita itu dan kenapa rohnya berada di lantai empat kantor ini. Namun setiap kali hujan turun deras dan ada yang tertidur kelelahan di sofa, suasana ruangan terasa berbeda. Kadang aku hanya berpikir pelan, Mungkin ia hanya ingin berkenalan. Atau sekadar berempati melihat kelelahan kami saat bekerja. Dan mungkin, malam itu, ia hanya datang karena tahu aku sedang kurang sehat. **** Pernahkah kamu mengalami kejadian serupa saat lembur atau saat terpaksa menginap di kantor? Ceritakan pengalamanmu di kolom komentar… #ceritahoror #ghoststories #miranda #penunggukantor #hantuwanita
Horror Media
Region: ID
Tuesday 17 February 2026 18:34:03 GMT
Music
Download
Comments
rgfov0 :
sukaaaa...
2026-02-17 19:50:44
1
To see more videos from user @horror.media1, please go to the Tikwm
homepage.