@antoartuso: #fakebodyy⚠️

Antonella
Antonella
Open In TikTok:
Region: AR
Wednesday 18 February 2026 04:52:29 GMT
11023
943
9
90

Music

Download

Comments

palrozsi
Pal Rozsi :
Wow very nice 👍🏻🌹👌
2026-02-23 08:07:11
0
aabimonte
abi monte :
lomazo
2026-02-18 05:31:28
1
juli.villar
julieta :
bebeeee
2026-02-18 05:18:44
1
juanoliveto0
juanoliveto0 :
gracias gracias 😍🥰🥰🥰
2026-02-19 17:36:00
0
nicolas.chilenito
nicola :
me dio cosita bb
2026-02-25 20:29:23
0
rodri1019
Rodrigo🇻🇪😎 :
😍😍😍😍😍😍
2026-02-18 05:04:16
0
juanjose87402
B.JOSE.E.Z 🫡 :
🥰🥰🥰
2026-02-24 04:55:52
0
dj80rey
DJCHICHERITO :
😘😘😘
2026-02-23 00:55:57
0
cheeko197
cheeko :
😳😳😳
2026-04-18 20:22:47
0
lu_____b
luuu☆ :
bomba
2026-02-18 05:14:06
1
To see more videos from user @antoartuso, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

BAHKAN HEWAN PUN TIDAK LUPUT DARI RAKUS NYA MANUSIA🔥 Mantan Direktur Utama (Dirut) Kebun Binatang Surabaya, Choirul Anwar, menjadi tersangka kasus korupsi uang pakan hewan periode 2016-2024 sebesar Rp 10,2 miliar. Lalu, bagaimana kondisi pangan satwanya? Kepala Seksi Humas KBS Lintang Ratri Sunarwidhi mengatakan pemberian pakan satwa dipastikan tak terkendala. la menyebutkan pakan satwa disesuaikan dengan usia satwa, besaran nutrisi, berat badan satwa.
BAHKAN HEWAN PUN TIDAK LUPUT DARI RAKUS NYA MANUSIA🔥 Mantan Direktur Utama (Dirut) Kebun Binatang Surabaya, Choirul Anwar, menjadi tersangka kasus korupsi uang pakan hewan periode 2016-2024 sebesar Rp 10,2 miliar. Lalu, bagaimana kondisi pangan satwanya? Kepala Seksi Humas KBS Lintang Ratri Sunarwidhi mengatakan pemberian pakan satwa dipastikan tak terkendala. la menyebutkan pakan satwa disesuaikan dengan usia satwa, besaran nutrisi, berat badan satwa. "Dan sampai saat ini alhamdulillah Kebun Binatang Surabaya dalam kondisi baik-baik saja dan tidak terpengaruh dengan berita-berita yang tadi malam yang telah dirilis oleh kejaksaan," kata Lintang, dilansir detikJatim, Rabu (22/7/2026) Lintang menjelaskan, pakan satwa diberikan dua kali sehari, yakni pagi dan sore. Lalu dikontrol rutin kecocokan satwa dengan pakan yang diberikan. "Kalau makan sore paginya masih ada sisa, sisa itulah yang akan jadi indikasi bahwa satwa tersebut pertama apakah bosan dengan pakannya, apakah satwa tersebut enggak suka dengan pakannya atau apa ataukah dalam kondisi yang kurang enak badan satwa tersebut sehingga akan diketahui indikasi-indikasi tersebut," jelasnya. Sementara perawatan satwa sudah dilakukan sesuai ketentuan. Tentunya sudah dibedakan perawatan antara era kepemimpinan eks dirut korupsi dengan Perumda KBS saat ini. la memastikan KBS memiliki mekanisme berbeda dalam perawatan satwa dengan kepengurusan sebelumnya saat masih berstatus Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) atau saat CA menjabat. "Jadi, kalau sekarang itu kami harus menyesuaikan dengan kebutuhan satwa," tuturnya. #fyp #korupsi

About