@inesenmedecine: #sante #médecine #diabete

Inès en Médecine
Inès en Médecine
Open In TikTok:
Region: FR
Thursday 19 February 2026 18:26:29 GMT
1576015
152829
845
3850

Music

Download

Comments

lizliz104
𝑙𝑖𝑧'🍓ೀ :
j ai tout les symptômes ..
2026-03-03 11:47:04
2043
gatsu.sensei
gatsu sensei :
Yup, c'est comme ça que j'ai su que j'avais le diabete de type 1 😅
2026-02-19 18:33:18
505
manel_.73
Manou💕 :
Wait a minute
2026-02-21 03:05:14
1112
riyo_913
ʀɪнᴀ’ 🪸 :
J’ai un peu peur là..
2026-02-25 16:03:16
1046
ju.yuzu
Yuzu :
c'est bien + compliqué que ça...
2026-03-02 22:59:31
133
laura123_moi
𝒜𝓃𝑔ℯ𝓁🪽♱ :
petit Rappel : ça peut être du as autre chose 🙏🏽 aller voir un médecin et faites pas confiance aux réseaux sociaux juste le médecin peut établi ça
2026-02-21 18:34:52
52
vicky_444.777
Vicky444_777 :
Tu ma decris …
2026-02-22 00:44:21
51
carlita._.mlz19
carla :
J'ai tout sauf la perte de poids
2026-03-08 18:17:29
29
dna.6900
dna.6900 :
Jprefere rester dans le déni
2026-03-02 15:44:46
11
user_66018
𝐔𝐒𝐄𝐑.𝟑𝟑𝐤🌺 :
Quelle est la vidéo du bas ? (A) Live (B) publicité (C) vidéo normale (D) edit (E) photos
2026-04-19 22:57:44
5
aliyahla2
愛‘⛩️ :
J’ai tt les symptômes je stresse smr
2026-03-07 14:19:51
9
yle_a
𝑌 𝐿 𝐸 𝐴‘ 🪽 :
Bon, peut être que je devrais m'inquiéter finalement.
2026-02-22 21:19:51
26
nicolaso_1225
🇪🇺🇧🇪🐓🔴♂️Nicolas🇧🇪🇨🇩 :
J'ai le diabète type 1
2026-03-12 17:36:17
5
yilmaz.389
🇹🇷🇧🇦 :
je chié tt le temps
2026-03-02 00:29:01
16
sarahmrt13
ѕαяαн :
J’ai quand même bcp de symptômes
2026-03-03 19:38:40
13
idris.11_19
idris.11_19 :
on a tous les symptômes donc on est tous des diabétiques
2026-02-27 13:16:52
85
naa.m71
𝐍𝐀𝐀’💌 :
On est tous diabétiques aloes
2026-03-07 14:18:36
10
amychkr
amy chekri🩺 :
Il faut aussi préciser que c’est assez brutal 😅 c’est pour ça que beaicoup finisse en acido-cétose au moment du diagnostic (voir coma)
2026-02-22 09:37:30
6
leowasontop
Léo :
Ils ont grv de la chance
2026-02-20 20:07:18
21
dionysos.ve
Thomas :
On va tous se manger un effet Barnum du seigneur et aller se faire diag
2026-02-20 07:00:40
81
yzzef_m0
youssef :
Moi j ai jamais soif va veut dire quoi ?
2026-02-20 00:43:40
201
housny_
housny_ :
ines en medecine dans les sons bp c'est bo
2026-02-21 00:45:08
5
To see more videos from user @inesenmedecine, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV | Bagimu maupun Sunghoon, perjodohan yang tidak dilandasi cinta bukanlah sesuatu yang pantas diperdebatkan. Sebagai pewaris tunggal dari dua business dynasty yang selama puluhan tahun nyaris tak pernah tersentuh, kalian tumbuh dengan pemahaman yang sama. Di dunia tempat kalian berdiri, cinta selalu berada jauh di bawah kekuasaan. Nama Park Sunghoon bukanlah sesuatu yang asing bagimu. Namanya terlalu sering terdengar dalam percakapan para petinggi perusahaan, jamuan makan keluarga konglomerat, hingga ruang rapat para investor. Pewaris tunggal keluarga Park. Sosok yang digadang-gadang akan memimpin kerajaan bisnis keluarganya di usia yang bahkan belum menyentuh kepala tiga. Ia memiliki postur tinggi dengan bahu tegap yang seolah memang diciptakan untuk berdiri di barisan paling depan. Setelan jas mahal selalu melekat sempurna di tubuhnya, sementara sorot matanya yang tenang menyimpan wibawa yang membuat orang lain berpikir dua kali sebelum membantah ucapannya. Sunghoon terbiasa berada di posisi tertinggi. Terbiasa menjadi pihak yang dipilih, dan lebih sering lagi... dipuja. Wanita-wanita di sekitarnya tak pernah kekurangan alasan untuk menginginkannya. Sayangnya, kamu bukan salah satunya. Karena jika Sunghoon adalah definisi pria yang lahir dengan privilese, kekuasaan, dan karisma yang nyaris mustahil disaingi, maka kamu adalah versi wanitanya. Kecantikanmu tidak pernah membutuhkan validasi. Setiap langkahmu selalu membawa aura mahal yang sulit dijelaskan. Elegan tanpa berusaha, anggun tanpa dibuat-buat, dengan senyum santai yang justru membuat orang semakin penasaran. Kamu bukan perempuan yang mengejar perhatian. Perhatianlah yang selalu mengejarmu. Laki-laki mana pun bisa kamu pilih kapan saja. Bahkan sebagian dari mereka mungkin akan datang lebih dulu hanya demi kesempatan berdiri di sisimu. Namun tak satu pun cukup menarik untuk membuatmu percaya bahwa cinta layak dijadikan prioritas. Karena, sama sepertinya, kamu dibesarkan untuk mewarisi sebuah kerajaan. Bahkan ketika ayahmu berkata. “Y/n, ini Park Sunghoon. Pewaris tunggal keluarga Park. Calon suamimu.” Tak ada keterkejutan, tak ada penolakan. Malam itu kalian hanya saling bertukar pandang beberapa detik. Tatapan datar bertemu tatapan yang sama tenangnya. Sunghoon duduk dengan kedua tangan bertumpu santai di atas paha, ekspresinya nyaris tak berubah. Seolah keputusan sebesar pernikahan hanyalah satu agenda lain yang tinggal ia setujui. Begitu pula dirimu. Kamu hanya mengangkat sudut bibir tipis, lalu mengangguk pelan tanpa sedikit pun kehilangan ketenangan. Tak ada yang perlu diperdebatkan. Tidak darimu, tidak juga darinya. Karena bagi kalian berdua, cinta bukanlah sesuatu yang dibutuhkan untuk membangun sebuah pernikahan. Yang dibutuhkan hanyalah kesepakatan. Dan kebetulan, kalian berdua sama-sama tidak pernah percaya pada cinta. ••• Di balkon rumah megah itu, kamu berdiri menghadap hamparan gemerlap kota yang membentang di bawah langit malam. Angin berembus pelan, memainkan helaian rambutmu yang tergerai rapi. Setelah pembicaraan panjang di ruang tamu mengenai pernikahan yang telah diputuskan kedua keluarga, balkon itu menjadi satu-satunya tempat yang terasa cukup sunyi. “Jangan berharap apa pun dari pernikahan ini.” Suara berat itu membuatmu menoleh. Park Sunghoon berdiri beberapa langkah di belakangmu. Dengan postur tegap dan kedua tangan yang santai tersimpan di saku celana, ia tampak begitu tenang. Tatapannya lurus, dingin, seolah kalimat barusan hanyalah sebuah kesepakatan bisnis yang baru saja ia sampaikan. Kamu memutar tubuh sepenuhnya menghadapnya. Kedua tanganmu terlipat santai di depan dada. Tatapanmu mengamatinya tanpa tergesa, mulai dari wajahnya, bahunya yang bidang, hingga setelan jas gelap yang membungkus sosoknya nyaris sempurna. Lalu... sebuah tawa kecil lolos dari bibirmu. Bukan tawa yang mengejek, melainkan tawa tipis yang terdengar terlalu santai untuk menghadapi calon suaminya sendiri.  +🗨️ #pov #sunghoon #sunghoonedit  #sunghoonenhypen #fyp
POV | Bagimu maupun Sunghoon, perjodohan yang tidak dilandasi cinta bukanlah sesuatu yang pantas diperdebatkan. Sebagai pewaris tunggal dari dua business dynasty yang selama puluhan tahun nyaris tak pernah tersentuh, kalian tumbuh dengan pemahaman yang sama. Di dunia tempat kalian berdiri, cinta selalu berada jauh di bawah kekuasaan. Nama Park Sunghoon bukanlah sesuatu yang asing bagimu. Namanya terlalu sering terdengar dalam percakapan para petinggi perusahaan, jamuan makan keluarga konglomerat, hingga ruang rapat para investor. Pewaris tunggal keluarga Park. Sosok yang digadang-gadang akan memimpin kerajaan bisnis keluarganya di usia yang bahkan belum menyentuh kepala tiga. Ia memiliki postur tinggi dengan bahu tegap yang seolah memang diciptakan untuk berdiri di barisan paling depan. Setelan jas mahal selalu melekat sempurna di tubuhnya, sementara sorot matanya yang tenang menyimpan wibawa yang membuat orang lain berpikir dua kali sebelum membantah ucapannya. Sunghoon terbiasa berada di posisi tertinggi. Terbiasa menjadi pihak yang dipilih, dan lebih sering lagi... dipuja. Wanita-wanita di sekitarnya tak pernah kekurangan alasan untuk menginginkannya. Sayangnya, kamu bukan salah satunya. Karena jika Sunghoon adalah definisi pria yang lahir dengan privilese, kekuasaan, dan karisma yang nyaris mustahil disaingi, maka kamu adalah versi wanitanya. Kecantikanmu tidak pernah membutuhkan validasi. Setiap langkahmu selalu membawa aura mahal yang sulit dijelaskan. Elegan tanpa berusaha, anggun tanpa dibuat-buat, dengan senyum santai yang justru membuat orang semakin penasaran. Kamu bukan perempuan yang mengejar perhatian. Perhatianlah yang selalu mengejarmu. Laki-laki mana pun bisa kamu pilih kapan saja. Bahkan sebagian dari mereka mungkin akan datang lebih dulu hanya demi kesempatan berdiri di sisimu. Namun tak satu pun cukup menarik untuk membuatmu percaya bahwa cinta layak dijadikan prioritas. Karena, sama sepertinya, kamu dibesarkan untuk mewarisi sebuah kerajaan. Bahkan ketika ayahmu berkata. “Y/n, ini Park Sunghoon. Pewaris tunggal keluarga Park. Calon suamimu.” Tak ada keterkejutan, tak ada penolakan. Malam itu kalian hanya saling bertukar pandang beberapa detik. Tatapan datar bertemu tatapan yang sama tenangnya. Sunghoon duduk dengan kedua tangan bertumpu santai di atas paha, ekspresinya nyaris tak berubah. Seolah keputusan sebesar pernikahan hanyalah satu agenda lain yang tinggal ia setujui. Begitu pula dirimu. Kamu hanya mengangkat sudut bibir tipis, lalu mengangguk pelan tanpa sedikit pun kehilangan ketenangan. Tak ada yang perlu diperdebatkan. Tidak darimu, tidak juga darinya. Karena bagi kalian berdua, cinta bukanlah sesuatu yang dibutuhkan untuk membangun sebuah pernikahan. Yang dibutuhkan hanyalah kesepakatan. Dan kebetulan, kalian berdua sama-sama tidak pernah percaya pada cinta. ••• Di balkon rumah megah itu, kamu berdiri menghadap hamparan gemerlap kota yang membentang di bawah langit malam. Angin berembus pelan, memainkan helaian rambutmu yang tergerai rapi. Setelah pembicaraan panjang di ruang tamu mengenai pernikahan yang telah diputuskan kedua keluarga, balkon itu menjadi satu-satunya tempat yang terasa cukup sunyi. “Jangan berharap apa pun dari pernikahan ini.” Suara berat itu membuatmu menoleh. Park Sunghoon berdiri beberapa langkah di belakangmu. Dengan postur tegap dan kedua tangan yang santai tersimpan di saku celana, ia tampak begitu tenang. Tatapannya lurus, dingin, seolah kalimat barusan hanyalah sebuah kesepakatan bisnis yang baru saja ia sampaikan. Kamu memutar tubuh sepenuhnya menghadapnya. Kedua tanganmu terlipat santai di depan dada. Tatapanmu mengamatinya tanpa tergesa, mulai dari wajahnya, bahunya yang bidang, hingga setelan jas gelap yang membungkus sosoknya nyaris sempurna. Lalu... sebuah tawa kecil lolos dari bibirmu. Bukan tawa yang mengejek, melainkan tawa tipis yang terdengar terlalu santai untuk menghadapi calon suaminya sendiri. +🗨️ #pov #sunghoon #sunghoonedit #sunghoonenhypen #fyp

About