@atk.aex: The goat’s back || Tommy Shelby Peak Blinders Edit || Original Content, no QRs || #tommyshelby #tommyshelbyedit #peakyblinders #netflix #aftereffects

𝐀𝐓𝐊
𝐀𝐓𝐊
Open In TikTok:
Region: LY
Thursday 19 February 2026 19:45:25 GMT
27668
3065
76
232

Music

Download

Comments

spideytoonss1
spideytoonss1 :
This is for you, bro
2026-02-19 19:51:19
25
siwex
User :
Phenomenal
2026-02-20 00:36:49
9
ascensionprods
𝐀𝐒𝐂𝐄𝐍𝐒𝐈𝐎𝐍 :
Can’t wait for the film
2026-02-19 19:52:22
3
y3n.vfx
adam :
tuff twin ✌
2026-02-19 19:55:57
2
unkvfx
dux.vfx :
amazing atk
2026-02-20 05:22:17
1
.eziotx
ezio :
amazing bro
2026-02-19 19:56:23
1
oc3stars
oceane :
this is so good
2026-02-19 22:55:27
1
bisco.vfx
bisco :
so good atk bro
2026-02-20 03:13:24
1
hurricaneeditz1
hurricaneeditz :
so good bro
2026-02-20 02:49:47
1
an1aep
𝐀𝐍𝐈 :
Peak Goat🔥
2026-02-20 13:54:01
1
drvcologys2
★ 𝙀𝙢𝙖 ★ :
ATEE
2026-02-19 20:01:10
1
lulu.visuals
Lulu 神 :
Big W edit bro !! 🙏🙏
2026-02-20 09:43:31
1
beastyxverse
Beasty :
Peakkkk goat🔥
2026-02-21 16:11:03
3
less.films
less :
So good goat
2026-02-19 20:11:11
1
vexo.aex
Vexo :
Amazing bro ✌
2026-02-19 20:32:42
1
oc3stars
oceane :
AMAZING
2026-02-19 22:55:31
1
drvcologys2
★ 𝙀𝙢𝙖 ★ :
SO GOOD
2026-02-19 20:01:12
1
oc3stars
oceane :
2026-02-19 22:55:47
1
ascensionprods
𝐀𝐒𝐂𝐄𝐍𝐒𝐈𝐎𝐍 :
Holy peak man
2026-02-19 19:52:16
0
unkvfx
dux.vfx :
welcome back broski (again)😭
2026-02-20 05:22:26
1
emery.ae
emery.ae :
Tuff atk
2026-02-19 20:16:59
1
.kofilms
.kofilms :
Fya asf bro
2026-02-19 22:12:13
1
prim.vfx
primvfx :
He’s back 🔥
2026-02-19 19:59:13
1
user2377xo
estg :
мой❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
2026-02-21 21:45:25
0
To see more videos from user @atk.aex, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN" muncul, banyak dari kita yang langsung terpancing amarah, seolah-olah terjadi penyalahgunaan uang rakyat untuk ibadah personal. Mari kita ambil langkah mundur sejenak, turunkan tensi, dan gunakan kacamata yang lebih objektif dan diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan dua kapasitas yang melekat pada seorang pemimpin. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada Prabowo sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, beliau tentu menunaikan kewajiban personalnya. Namun, dalam konteks 1.098 sapi ini, yang sedang berjalan adalah program resmi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen negara yang didanai APBN, yang memang diamanatkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah, pesantren, ormas, dan masyarakat luas. Tujuannya sangat jelas: memastikan pemerataan perhatian negara, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi menyentuh lapisan akar rumput di berbagai pelosok. Bantuan ini bukan untuk keluarga Istana, dan bukan pula untuk pesta pejabat. Sebagai warga negara di negara demokrasi, bersikap kritis itu sangat dianjurkan. Bahkan, kita wajib mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, sasaran kritiknya harus bergeser pada hal yang substantif. Alih-alih termakan framing yang memelintir niat baik negara, mari kita tanyakan hal yang esensial: Apakah penyaluran sapi Banmas ini transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan? Itulah bentuk pengawasan yang sehat dan mencerdaskan. Kita sangat boleh berbeda pandangan politik atau tidak sepakat dengan tokoh tertentu. Itu sah. Tetapi, jangan sampai sentimen dan kebencian membutakan logika kita, hingga kita ikut menolak atau menarasikan buruk sebuah program yang manfaatnya justru kembali secara nyata kepada masyarakat. Jadilah publik yang kritis, objektif, dan berakal sehat. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikObjektif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #StopFraming #IndonesiaMaju
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN" muncul, banyak dari kita yang langsung terpancing amarah, seolah-olah terjadi penyalahgunaan uang rakyat untuk ibadah personal. Mari kita ambil langkah mundur sejenak, turunkan tensi, dan gunakan kacamata yang lebih objektif dan diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan dua kapasitas yang melekat pada seorang pemimpin. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada Prabowo sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, beliau tentu menunaikan kewajiban personalnya. Namun, dalam konteks 1.098 sapi ini, yang sedang berjalan adalah program resmi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen negara yang didanai APBN, yang memang diamanatkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah, pesantren, ormas, dan masyarakat luas. Tujuannya sangat jelas: memastikan pemerataan perhatian negara, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi menyentuh lapisan akar rumput di berbagai pelosok. Bantuan ini bukan untuk keluarga Istana, dan bukan pula untuk pesta pejabat. Sebagai warga negara di negara demokrasi, bersikap kritis itu sangat dianjurkan. Bahkan, kita wajib mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, sasaran kritiknya harus bergeser pada hal yang substantif. Alih-alih termakan framing yang memelintir niat baik negara, mari kita tanyakan hal yang esensial: Apakah penyaluran sapi Banmas ini transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan? Itulah bentuk pengawasan yang sehat dan mencerdaskan. Kita sangat boleh berbeda pandangan politik atau tidak sepakat dengan tokoh tertentu. Itu sah. Tetapi, jangan sampai sentimen dan kebencian membutakan logika kita, hingga kita ikut menolak atau menarasikan buruk sebuah program yang manfaatnya justru kembali secara nyata kepada masyarakat. Jadilah publik yang kritis, objektif, dan berakal sehat. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikObjektif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #StopFraming #IndonesiaMaju

About