Totti Wahyu :
Wah menarik ini buat dikulik, kebetulan jadi lulusan seni 2x, menstimulus jiwa/pikiran untuk selalu mengulik terkait persoalan ini, sebenarnya ini persoalan yang begitu klise untuk kami yang kuliah di jurusan seni. Awalnya, saya sendiri juga berfikir demikian, "seni mau makan apa?" kalimat tersebut sering kali berputar di kepala saya, tapi setelah menyelesaikan studi saya yang kedua di jurusan seni, sebenarnya menjadi tidak relevan jika seni hanya dikaitkan dengan standarisasi 'jenjang karir', padahal dari sifat seni itu sendiri bersifat bebas/abstrak (sesuai interpretasi individu) dan juga seniman identik dengan individu yang mencintai kebebasan. Jadi, kalau masuk kuliah Seni orientasinya 'kerja apa? jenjang karirnya apa?', menurut pengalaman & pendapat saya, akan menjadi kurang relevan. Tapi, jika tujuan kuliah seni untuk benar" mendalami skill seni yang dimiliki secara keilmuan, saya yakin 'ilmu' tersebut akan membawanya menuju ke jenjang karir yang bahkan tidak terfikirkan sebelumnya.
Teringat apa yang pernah dosen saya katakan dulu "Jika kamu kuliah disini orientasinya cari kerja, mungkin 'seni' hanya seolah menjadi media profesi, tapi jika niat kamu mencari 'ilmu', ilmu ini akan membawamu ke jalan yang tidak pernah terbayang sebelumnya"
2026-02-21 12:06:12