@sobat.baca1: Bab 1 Sudah lima tahun. Lima tahun pernikahan, dan lima kali Lebaran aku menatap punggung suamiku yang menjauh di terminal tanpa pernah sekali pun ia menoleh dan berkata, “Ayo ikut.” “Aku berangkat dulu, ya,” ucap Arga singkat, seperti biasa. Tak ada pelukan panjang. Tak ada janji manis. Tak ada pertanyaan apakah aku ingin ikut. Seolah sudah menjadi aturan tak tertulis dalam rumah tangga kami: Arga mudik sendiri. Aku tinggal. Alasannya selalu sama. “Di kampung ribet.” “Ibu nggak suka ramai.” “Kamu nanti nggak nyaman.” “Rumah lagi direnovasi.” Alasan itu berganti wajah, tapi maknanya tetap satu: aku tidak diinginkan di sana. Awalnya aku mencoba maklum. Tahun pertama, aku percaya. Tahun kedua, aku masih berusaha percaya. Tahun ketiga, aku mulai bertanya. Tahun keempat, aku mulai curiga. Dan tahun kelima ini… hatiku sudah tidak bisa lagi diajak kompromi. “Kenapa sih aku nggak boleh ikut, Mas?” tanyaku pelan malam sebelum keberangkatannya. Arga yang sedang melipat bajunya berhenti sejenak. Hanya sejenak. “Kamu kan tahu sendiri. Di sana nggak enak. Nanti kamu malah capek.” Aku tersenyum tipis. Senyum istri yang pura-pura mengerti. “Capek karena apa? Aku kan cuma mau silaturahmi.” Arga menghela napas panjang, seolah aku anak kecil yang terlalu banyak bertanya. “Sudah, ya. Jangan mulai lagi.” Jangan mulai lagi. Kalimat itu seperti palu. Setiap kali aku mencoba membuka percakapan, ia menutupnya dengan nada lelah yang membuatku merasa bersalah karena bertanya. Padahal aku hanya ingin ikut mudik. Ke kampung suamiku sendiri. Bukankah itu wajar? --- Pagi ini aku berdiri di depan pintu, memperhatikan Arga menyeret koper hitamnya. “Titip salam buat Ibu,” ucapku. “Iya.” “Bilangkan menantunya pengen banget ketemu.” Arga hanya tersenyum samar. Senyum yang tidak sampai ke mata. Dan ia pergi. Aku berdiri lama setelah mobil travel itu hilang di tikungan. Rumah terasa lebih sunyi dari biasanya. Lebaran tanpa suami bukan hal baru bagiku. Tapi kali ini, ada sesuatu yang berbeda. Ada bisikan kecil di hatiku yang berkata: Kamu sedang dibohongi. --- Siang harinya, seperti biasa, aku menghabiskan waktu dengan menggulir media sosial. Sekadar mengusir sepi. Sampai satu nama muncul di berandaku. Rina. Aku mengenalnya. Bukan teman dekat, tapi dulu Arga pernah menyebutnya. Tetangga rumah orang tuanya. Seorang janda muda yang suaminya meninggal tiga tahun lalu. Aku tidak pernah bertemu langsung dengannya. Hanya tahu dari cerita sekilas Arga. Katanya, kasihan. Punya satu anak kecil waktu itu. Jariku berhenti saat melihat postingan terbarunya. Sebuah foto. Rina tersenyum lembut, menggendong seorang bayi yang terlihat masih sangat kecil. Pipinya tembam. Kulitnya putih kemerahan. Di belakangnya tampak rumah sederhana dengan dinding yang dicat baru. Caption-nya membuat jantungku berhenti berdetak sejenak. > “Akhirnya yang ditunggu-tunggu akan tiba. Suami tercinta akan pulang.” Aku tersenyum. Tulus. “Alhamdulillah,” gumamku pelan. “Akhirnya Mbak Rina dapat kebahagiaan lagi.” Aku ikut bahagia. Sungguh. Janda itu pantas bahagia. Pantas punya suami yang mencintainya. Pantas memulai hidup baru. Namun, senyumku perlahan memudar. Mataku menyipit. Di belakang Rina, sedikit di sisi kanan foto, terg4ntung sebuah pigura besar. Foto pernikahan. Awalnya aku tidak terlalu memperhatikan. Tapi entah kenapa, ada sesuatu yang membuatku memperbesar gambar itu. Jariku gemetar saat melakukan zoom. Gaun putih. Jas hitam. Dekorasi pelaminan sederhana. Senyum bahagia pengantin pria. Aku mengenal senyum itu. Sangat mengenal. Itu senyum yang sama yang dulu kupandangi di hari pernikahanku. Itu wajah yang setiap pagi terbangun di sampingku. Itu… suamiku. Arga. Darahku seperti berhenti mengalir. Aku memperbesar lagi, seolah berharap penglihatanku salah. Tapi tidak. Itu benar Arga. Dengan jas yang berbeda dari jas pernikahan kami. Dengan latar yang bukan gedung tempat kami menikah. Dengan senyum yang sama… tapi bukan untukku. Tanganku melemas. Ponsel hampir terjatuh. “Tidak mungkin…” bisikku. Judul: Mahligai Cinta Alya Penulis: Shie Mr #mudik #suaminikahlagi #fyp
Sobat baca
Region: ID
Friday 20 February 2026 13:00:00 GMT
Music
Download
Comments
seblak prasmanan Bunda Naomi :
aku lebaran cuma diam di kamar sambil lihat tv makan cemilan,aku ngak punya siapa" anaku di rumah mertua,aku di talak suami....mau kemana jg binggung...😔
2026-02-22 05:40:07
110
mery Andriyanti :
tiap tahun hari raya sendiri sendiri pulang kampung masing" pinginnya suami tiap tahun ke keluarga q padahal rumah ku sma keluarga ku deket tapi suami mala milih hari raya di kampung nya akhir nya ada selisihan cerai deh
2026-02-22 02:40:54
10
Rani :
kalau.lebaran aku pulang kampung sendirian tanpa suami
2026-02-21 06:00:59
71
Raenmishar :
aku jadikan lebaran kemarin terakhir aku untuk ke mertua dan keluarga besar nya, tahun ini lebih baik aku sewa hotel bersama anak ku , dari pada kita sakit hati mereka hanya mau materi ku. tapi nyakitin hati ku
2026-02-22 04:23:50
63
𝑰𝒔𝒂𝒃𝒆𝒍𝒍𝒂𝟏𝟑𝟓 :
klau aku senang gak di ajak ikut,, krna Aku emang mles ketemu orang2 yg pura2 suka atw pura2 baik apa lagi SMA Orang yg stu itu,,,
2026-02-21 14:21:41
203
suryadi :
namanya juga cerita itu boleh percaya boleh tidak
2026-02-20 22:28:09
86
rininovianty :
aku juga ngga pernah d ajak ke rumah mertua,karena anak suami ku ga suka aku....
sedih lebaran sendiri,sakit hati😔
2026-02-21 23:05:11
28
lenimulya :
aku juga hampir 9 thn pernikahan gk pernah di ajak mudik kerumah mertua,,aku hanya tau kalo suamiku mudik tiap tahun,tp tak pernah sekalipun ngajak aku dan ank2 buat mudik🥺
2026-02-22 09:56:02
7
Muni asm sarbaya :
part 2 dong cma gitu aja GK ad ending ny
2026-02-21 00:49:33
14
liessoesilawati :
klo aku blg ga ikut mudik. malah suami ku yg marah. mending ga ush mudik semua.
2026-02-22 02:49:13
18
febrianto :
lima Thun menikah nggk tau seluk beluk.ameh
2026-02-20 21:40:28
6
ALIMAH08 :
KLO Aq KLO lebaran pulang sendiri dan anak2 karena suami tugas pas lebaran 😁😁😁😁😁
😅😅siaga 24 jam
2026-02-21 21:00:02
11
BUNGSU :
aku malah mals pergi ke kampung/ kerumah ortu keluarga suami,tapi apalah daya aku dan suami 1 kampung🤭
2026-02-22 08:43:48
5
mulyonost1 :
aku sudah lebih dari 5 tahun lebaran gak mudik biar anak anak dan istri ku yg merayakan nya
2026-02-25 15:04:06
1
Ap :
udh tau endngnya ngpain di bca sampe habis, segabut itukah diriku
2026-02-25 00:51:42
1
Binti Maraturrobiah :
alhmdllah 7 thun pernkahn mudik bareng anak dan suami,🥰🥰
2026-02-24 13:32:10
1
Fariq 17 :
untung kaga pernah mudik 😂
2026-02-25 03:07:23
1
febrianto :
aneh
2026-02-20 21:40:35
6
Emona Lee 😺 :
klw AQ SDH sebanyak 5 kali lebaran istri nggk pernah mau di ajak pulkam,,dia LBH mau lebaran di jkrta bareng keluarganya ,katanya di jkrt rame banyak tanggokan..AQ bernazar klw lebaran tahun ini hrus di kampung nengokin ortu yg tinggal mamah aja sendiri di kampung .kangen suasana lebaran di kampung. AQ dah terlalu sabar menghadapi situasi ini,,kal ini AQ harus lebaran di kampung.pulkam tanpa istri ITS ok no problem .
2026-02-21 15:13:11
8
adianfujji :
untung langsung baca komen dulu
2026-02-21 03:11:10
7
Opahleo :
seruh juga cerpen nya👍
2026-02-21 03:42:58
5
Indra2929 :
Ya ini cerita ya mba bukan serius ya mba
2026-02-23 11:37:13
1
Nanik Andriani501 :
lanjut ya kak
2026-02-22 04:32:35
0
C🦀🦀🦀🦀🦀🦀🦀🦀🦀🦀🦀🦀 :
aku setiap pulang kampung sendiri aja, karna aku blm bersuami
2026-02-24 04:21:38
1
pa2Andika🌝 :
tolong aku ada yang bagi bagi THR aku minta buat beli motor
2026-02-23 08:55:09
1
To see more videos from user @sobat.baca1, please go to the Tikwm
homepage.