@panggilajabeni: emm #MIKO #brio #fyp #semarang

B E N I
B E N I
Open In TikTok:
Region: ID
Monday 23 February 2026 08:13:11 GMT
776684
116124
1168
9734

Music

Download

Comments

batmanlabalaba
݊ꪀɑׁׅժׁׅ݊ꪱׁׁׁׅׅׅɑׁׅ🤏🏻 :
seperti tarik tambang yang mundur adalah pemenang nya
2026-03-23 02:22:16
9165
es.kecutt
es kecutt :
gak tau, coba tanya dola🤔🗿
2026-03-23 02:03:15
3133
coliansi1
Coliansi :
mengalah bukan berarti kalah!!!
2026-03-23 04:38:24
1812
castuss_familyy
Ranz🤪👋 :
I'm win.
2026-03-23 05:49:11
242
nxn.nanaa_21
nanaaaa🙇🏻‍♀️ :
gatau kak soalnya ngalah itu udah jadi kebiasaan aku
2026-03-23 06:34:23
306
itsme_nizzz0
nizham!? :
mengundurkan diri
2026-03-23 00:38:27
387
meysyaaa.cuteee
⋆୨୧_littlebutterfly_୨୧⋆ :
AKUU SELALU DI SURUH NGALAH SAMA ADIK KU TAPI AKU SELALU BERTANYA DI DALAM HATIKU MENGAPA HARUS AKU YANG MENGALAH??.., AKU TAU KALAU AKU PALING TUA, TAPI MENGAPA HARUSS AKUU?? BAGI KU INI SANGAT TIDAK ADIL??..,AKU SELALU NGALAH DALAM HAL APAPUN ITUU.
2026-03-23 12:07:41
94
biluu263
biluu :
tidak keduanya krna disini bukan ajang perlombaan mengalah bukan berarti kalah dan bukan berarti menang hanya saja demi kebaikan bersama, demi kebahagian seseorang dan demi ketenangan buat diri sendiri tidak perlu berkoar² tapi memilih lah mengalah
2026-03-23 00:02:44
131
aiirnnmmn
rinn :
menang soal ngalah,kalah soal menang.
2026-02-24 06:16:24
166
anomayiimup
PINAW^^ :
menang ko...... dalam hal mengalah....... [laughwithtears]
2026-03-25 03:04:04
9
ragonrealll
ragon. :
sesuai situasinya, misalnya: ketika kamu mengalah dalam perang seperti sedang perang melawan negara lain artinya kamu beneran sudah tak bisa melawan yg berarti kalah. beda dengan ketika kamu mengalah dalam hal yg tak penting dan kamu membiarkan orang itu menang, maka kamulah yg menang karna hal itu tidak penting dan kalau dilanjutkan hanya menghabiskan tenagamu saja. (gw ngetik apasi jir keknya cuma sok tau dah-_-)
2026-03-23 14:20:26
7
nathannn416
nthann_ :
udah ngalah terus salah
2026-03-25 01:20:20
7
di.va42
d¡vá :
ga kalah. ga menang.
2026-03-25 09:46:42
22
diann__044
luvv.d14n :
ngalah itu sadar diri bukan kalah
2026-03-24 02:17:06
5
tyy_styy5
idk. :
mengalah? ,ya itu sebuah ibarat kata yg sering kita dengar ,lebih baik mengalah dari pada harus selalu tersakiti ,mengalah belum tentu kalah bisa jadi itu semua awal dari semua yg kamu inginkan awal dimana hidup baru yg kamu inginkan ,dan itu semua bukan tentang mengalah entah itu mengalah demi seseorang atau apapun itu..
2026-03-25 08:11:44
5
nanas_236
nana_🌧 :
yang satu ngerayain, yang satunya....
2026-03-25 07:53:11
6
kyboysss
ky :
tanya jokowi aja
2026-03-25 11:53:00
35
qaii_laa21
️qailaarorrrrr :
mengalah bukan berarti kalah...
2026-03-25 04:23:55
7
b6bygril1305
shaa__ :
pemenang yg sesungguhnya
2026-03-23 04:31:08
36
._just.c4ll.me.tia._
🩵𝐓𝐈𝐀💙 :
Mengalah sering kali dianggap sebagai kekalahan secara lahiriah, tetapi dalam banyak situasi, mengalah justru adalah sebuah kemenangan mental dan karakter. Berikut adalah penjelasannya: - Mengalah sebagai "Kalah": Secara jangka pendek atau dalam sebuah perdebatan kusir, mengalah berarti kamu berhenti mempertahankan argumen atau egomu. Orang lain mungkin merasa mereka "menang" karena kamu diam atau mundur. - Mengalah sebagai "Menang": Secara jangka panjang, kamu menang karena berhasil menguasai diri sendiri (kontrol emosi), menjaga hubungan baik, dan menghindari konflik yang tidak perlu. Mengalah untuk hal yang lebih besar (seperti kedamaian) adalah tanda kedewasaan. Jadi, mengalah bukan berarti kamu lemah, melainkan kamu memilih untuk memenangkan ketenangan pikiran daripada memenangkan ego
2026-03-23 02:29:14
14
raplial_5
FLI🔥 :
mengalah bukan berarti kalah
2026-03-23 05:56:13
31
rilzz377
￴￴ ￴￴ ￴￴ ￴ ￴ ￴ ￴ :
"ngalah itu kalah dengan terhormat"
2026-03-23 07:46:48
5
whtttkrizz
cris. :
ngalah berarti bukan kalah.
2026-03-23 03:45:10
9
diocahnetral23
Dwhyns ✰ :
lucu aja rasanya saat membaca ulang chat kita dulu. betapa mudahnya aku tersenyum dengan beberapa kata yang kamu ketik. dan betapa mudahnya aku tertawa dengan candaanmu yang aneh, setelah mengenalmu, baru aku sadari kalau bahagia merupakan perkara yang mudah. karena bahagia ada di-tangan dan kuasa kita sebagai seorang manusia. saat aku mengenang kisah kita dahulu, rasanya ada hal yang kurang sebab hadirmu samar-samar terasa. singkatnya, bila dengan memikirkannya membuatmu menitikkan air mata, maka kamu masih mencintainya dan dia masih segalanya. sayangnya semesta meminta kita untuk berpisah. dimana buku kita harus berhenti untuk di-tulis lalu di-simpan untuk selama-lamanya. kepergianmu benar-benar menyisakan lubang yang begitu dalam, yang tak akan pernah penuh walau di-isi hal sebanyak apapun. karena seribu orang datang tidak akan semeriah kehadiranmu. karena seribu orang pergi tidak akan semenyakitkan kerpergianmu. hidupku masih berputar dengan dirimu sebagai pusatnya. karena dirimu bagaikan kepingan terakhir dalam hidupku yang hilang. dan kenyataan bahwa dirimu itu tidak tergantikan dan hidup ini bukan tentang siapa yang paling cepat mencapai garis akhir, tapi tentang siapa yang paling mampu memahami arti dari setiap langkah, setiap jatuh, dan setiap luka yang tak terlihat. kita hidup dalam dunia yang sering kali terlalu ramai untuk mendengar, terlalu cepat untuk peduli, dan terlalu keras untuk memberi ruang bagi kelembutan. tapi di balik semua itu, kita tetap berjalan, membawa luka yang kita bungkus dengan senyum, menahan tangis yang kita tutupi dengan tawa, dan memeluk harapan yang kadang hampir tak tersisa. kita belajar bahwa orang yang paling sering tertawa, bisa jadi menyimpan kesedihan paling dalam. kita belajar bahwa tidak semua perpisahan harus dimaknai sebagai akhir—karena bisa jadi itu adalah awal dari kedewasaan, dari kebangkitan, dari mengenal diri sendiri lebih dalam. dan seiring waktu berjalan, kita mulai memahami bahwa menerima kenyataan jauh lebih penting daripada terus menggenggam hal-hal yang tak ingin bertahan. kita mulai mengerti bahwa menjadi kuat bukan berarti tidak pernah menangis
2026-03-25 12:45:12
17
ahyymups_
xahyyonn@ :
"Ngalah" — dari kata "mengalah" — memang di permukaan berkata tentang mundur, memberi tempat, membiarkan orang lain sampai duluan di garis finis argumen. Kalau kita lihat sempit, iya, itu mirip kalah: kita tidak mengangkat trofi, tidak jadi yang paling benar. Tapi hidup jarang sehitam-putih papan skor. Ngalah lebih sering lahir dari keheningan yang sadar: jeda sebelum kata tajam meluncur, tarikan napas sebelum ego menjerit "aku dulu". Ia bukan ketundukan karena lemah, melainkan pilihan yang jernih — kadang demi menjaga kerukunan, kadang karena kita tahu kapan menang justru merapuhkan. Ada kebijaksanaan lama yang mengingatkan: bambu bertahan dalam badai bukan karena kaku, tapi karena lentur. Ngalah punya kelenturan yang sama. Di meja keluarga, ketika perdebatan mengental, ngalah bisa menjelma sebagai,"sudah, makan dulu, nanti kita lanjut" — dan pada saat itu, kita kalah dalam adu pendapat, tapi menyelamatkan kehangatan malam. Dalam persahabatan, ngalah adalah cara merawat jarak yang aman antara dua hati yang sama-sama rapuh; bukan menghapus kejujuran, tapi menempanya dengan pertimbangan. Secara nilai, ngalah mengurai paradoks: dengan tampak kehilangan, kita justru melindungi hal yang lebih besar — kepercayaan, ketenangan, ruang untuk pulang kembali. Ia bukan menghapus harga diri, melainkan menatanya ulang agar tidak dikuasai kemestian menang selalu. Kita belajar bahwa ada waktu untuk tegak dan ada waktu untuk menunduk; keduanya butuh nyali. Maka, jika harus diletakkan di antara "kalah" atau "menang", ngalah berakar pada makna kalah — bukan kekalahan yang remuk, tapi pelepasan yang disengaja — demi sesuatu yang tak terukur: damai yang menetap, respek yang pulang, dan kebijaksanaan yang tumbuh perlahan. Seperti air yang mengalir pelan hingga batu pun mengerti bentuknya, ngalah adalah gerak sunyi yang mengukir kedewasaan. Bukan selalu benar, bukan selalu mudah, tapi selalu mengundang kita bertanya: apa yang lebih penting sekarang — jadi yang paling benar, atau jadi yang paling hadir untuk merawat hubungan?
2026-03-23 11:20:44
52
To see more videos from user @panggilajabeni, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About