@lani_fact: Pada Grand Prix Jepang 2005, Fernando Alonso menyalip Michael Schumacher dari sisi luar di salah satu tikungan tercepat Formula 1. 130R dilalui dengan kecepatan ekstrem, dengan zona pengereman yang diukur dalam meter dan waktu reaksi dalam milidetik. Setelah balapan, Alonso menjelaskan bagaimana ia tahu manuver itu akan berhasil. Ia percaya Schumacher akan mengerem lebih dulu, bukan karena soal kemampuan, tetapi karena tanggung jawab yang menunggunya di rumah. Di level tertinggi motorsport, kecepatan murni hanyalah sebagian dari persamaan. Keunggulan mental, toleransi terhadap risiko, dan keyakinan dalam sepersekian detik dapat menentukan kejuaraan. Di Formula 1, keraguan berarti kehilangan segalanya. sumber video : F1 via : @Wealth #teknologi #inovasi #rekayasa #formula1 #balap
LANIFACT
Region: ID
Monday 23 February 2026 13:35:45 GMT
Music
Download
Comments
arabic course :
tapi tetap Michael Schumacher yg jadi legenda 🤣
2026-02-23 13:38:23
7
xxxxx :
kalau masih bujang maah bebas
2026-02-24 00:23:48
2
NIAMI :
Minggu siang selalu nonton...mulai jam 10 beres jam stengah 2😁😁
2026-04-08 08:33:04
2
ZinnDetla :
itu mengok di kecepatan 300+ Tampa ngerem itu gmn anjir gaya gravitasi nya
2026-06-01 06:36:58
0
Sigiettt.$$$.. :
sebenernya bujang masalah bujang atau dah berkeluarga..semua ada masa dan ada mental turun..lelah badan dan pikiran..semua karena umur..lihat bocil bocil sekarang naik motor gaas polll..sedang yng dah berumur y santai..
2026-02-24 10:36:39
0
To see more videos from user @lani_fact, please go to the Tikwm
homepage.