@lnrdnr: #russianmusic #рекомендация #vibe #fyp #miyagi

Лёня
Лёня
Open In TikTok:
Region: DE
Thursday 26 February 2026 11:19:54 GMT
41692
3583
4
117

Music

Download

Comments

behindthebadgefl
behindthebadgefl :
2026-03-12 10:58:39
5
nice_h5
.. :
2026-02-27 10:54:06
2
mr.amoreflity
𝑷. 𝑰𝒏𝒆𝒙𝒑𝒍𝒊𝒄𝒂𝒃𝒍𝒆 :
как называется?
2026-03-12 17:14:31
2
To see more videos from user @lnrdnr, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

_1970-an. Malam turun di Soho, London. Lampu-lampu pub masih menyala. Musik keluar dari pintu yang terbuka lalu menghilang bersama udara dingin. Di dekat sebuah lokasi konstruksi, seorang perempuan mencari tempat untuk tidur. Bukan kamar hotel. Bukan apartemen. Bukan rumah. Sebuah tembok bata. Ia meringkuk di atasnya saat malam semakin dingin. Orang-orang berjalan melewatinya. Sebagian tidak melihat. Sebagian tidak peduli. Tidak ada yang menyangka perempuan yang hampir terlupakan itu pernah memiliki suara yang dikenal di seluruh dunia. Namanya Marianne Faithfull. Beberapa tahun sebelumnya, hidupnya terlihat seperti mimpi. _ _1964,  seorang gadis remaja berusia 17 tahun merekam sebuah lagu berjudul  As Tears Go By. Lagu itu ditulis oleh Mick Jagger dan Keith Richards. Bukan Rolling Stones yang membuat lagu itu terkenal pertama kali. Marianne yang melakukannya. Suaranya terdengar dari radio-radio. Piringan hitamnya terjual. Namanya menyebar ke berbagai negara. Nama Marianne Faithfull mulai dikenal di luar Inggris. Lalu dunia musik menariknya lebih jauh. Ia menikah muda. Memiliki seorang putra bernama Nicholas. Untuk sesaat hidupnya terasa tenang. Galeri seni. Rumah. Keluarga kecil. Namun tahun 1960-an bergerak cepat. Terlalu cepat. Marianne masuk ke lingkaran Rolling Stones. Ia menjalin hubungan dengan Mick Jagger. Wajahnya muncul di majalah. Fotografer mengejarnya. Ia tidak lagi hanya seorang penyanyi. Ia menjadi simbol sebuah zaman. Musik mengalun sampai pagi. Botol berganti botol. Batas antara kebebasan dan kehancuran mulai kabur. Di tengah semua itu, Marianne ikut hanyut. Tahun demi tahun berlalu. Panggung semakin besar. Masalah juga semakin besar. Ketergantungan obat-obatan mulai mengambil alih hidupnya. Hubungan retak. Skandal datang silih berganti. Nama yang dulu membawa kekaguman mulai muncul dalam berita-berita yang berbeda. Lalu datang pukulan yang paling berat. Putranya pergi. Nicholas masih kecil. Marianne kehilangan kesempatan membesarkannya. Banyak orang melihat berita itu. Tidak banyak yang melihat apa yang terjadi setelahnya. Rasa malu bisa menjadi tempat yang sangat gelap. Marianne tenggelam di dalamnya. Ia mulai menghilang. Sedikit demi sedikit. Dari panggung. Dari sorotan. Dari kehidupan yang dulu dikenalnya. Akhirnya ia berada di jalanan London. Tidur di bangku. Tidur di tempat-tempat yang bisa memberinya perlindungan beberapa jam. Kadang di atas tembok bata dekat lokasi konstruksi. Hujan turun. Angin datang dari celah-celah jalan. Malam terasa panjang. As Tears Go By masih diputar di berbagai tempat. Perempuannya tidur di jalanan. Dunia terus bergerak. Tahun berganti. Marianne tetap hidup. Kadang itu sudah terasa seperti kemenangan. Banyak orang mengenalnya sebagai perempuan yang pernah bersama Mick Jagger. Padahal namanya sudah hidup di dalam sejarah musik jauh sebelum banyak orang mengenal kisah kejatuhannya.
_1970-an. Malam turun di Soho, London. Lampu-lampu pub masih menyala. Musik keluar dari pintu yang terbuka lalu menghilang bersama udara dingin. Di dekat sebuah lokasi konstruksi, seorang perempuan mencari tempat untuk tidur. Bukan kamar hotel. Bukan apartemen. Bukan rumah. Sebuah tembok bata. Ia meringkuk di atasnya saat malam semakin dingin. Orang-orang berjalan melewatinya. Sebagian tidak melihat. Sebagian tidak peduli. Tidak ada yang menyangka perempuan yang hampir terlupakan itu pernah memiliki suara yang dikenal di seluruh dunia. Namanya Marianne Faithfull. Beberapa tahun sebelumnya, hidupnya terlihat seperti mimpi. _ _1964, seorang gadis remaja berusia 17 tahun merekam sebuah lagu berjudul As Tears Go By. Lagu itu ditulis oleh Mick Jagger dan Keith Richards. Bukan Rolling Stones yang membuat lagu itu terkenal pertama kali. Marianne yang melakukannya. Suaranya terdengar dari radio-radio. Piringan hitamnya terjual. Namanya menyebar ke berbagai negara. Nama Marianne Faithfull mulai dikenal di luar Inggris. Lalu dunia musik menariknya lebih jauh. Ia menikah muda. Memiliki seorang putra bernama Nicholas. Untuk sesaat hidupnya terasa tenang. Galeri seni. Rumah. Keluarga kecil. Namun tahun 1960-an bergerak cepat. Terlalu cepat. Marianne masuk ke lingkaran Rolling Stones. Ia menjalin hubungan dengan Mick Jagger. Wajahnya muncul di majalah. Fotografer mengejarnya. Ia tidak lagi hanya seorang penyanyi. Ia menjadi simbol sebuah zaman. Musik mengalun sampai pagi. Botol berganti botol. Batas antara kebebasan dan kehancuran mulai kabur. Di tengah semua itu, Marianne ikut hanyut. Tahun demi tahun berlalu. Panggung semakin besar. Masalah juga semakin besar. Ketergantungan obat-obatan mulai mengambil alih hidupnya. Hubungan retak. Skandal datang silih berganti. Nama yang dulu membawa kekaguman mulai muncul dalam berita-berita yang berbeda. Lalu datang pukulan yang paling berat. Putranya pergi. Nicholas masih kecil. Marianne kehilangan kesempatan membesarkannya. Banyak orang melihat berita itu. Tidak banyak yang melihat apa yang terjadi setelahnya. Rasa malu bisa menjadi tempat yang sangat gelap. Marianne tenggelam di dalamnya. Ia mulai menghilang. Sedikit demi sedikit. Dari panggung. Dari sorotan. Dari kehidupan yang dulu dikenalnya. Akhirnya ia berada di jalanan London. Tidur di bangku. Tidur di tempat-tempat yang bisa memberinya perlindungan beberapa jam. Kadang di atas tembok bata dekat lokasi konstruksi. Hujan turun. Angin datang dari celah-celah jalan. Malam terasa panjang. As Tears Go By masih diputar di berbagai tempat. Perempuannya tidur di jalanan. Dunia terus bergerak. Tahun berganti. Marianne tetap hidup. Kadang itu sudah terasa seperti kemenangan. Banyak orang mengenalnya sebagai perempuan yang pernah bersama Mick Jagger. Padahal namanya sudah hidup di dalam sejarah musik jauh sebelum banyak orang mengenal kisah kejatuhannya.

About