@nikkidelatorre21: RoyseDerm Advanced Seborrheic Dermatitis & Psoriasis treatment cream mild herbage extraction this product is amazing, it has a mild minty smell and but feels good on the skin. my hands are so soft! I'm excited to see the outcome from this product. winter does work on my skin especially with Psoriasis. #psoriasis #roycederm #cream #ttshop #skincare

🌹❤️🌹Nikki 🌹❤️🌹
🌹❤️🌹Nikki 🌹❤️🌹
Open In TikTok:
Region: US
Thursday 26 February 2026 14:47:27 GMT
1707
18
6
6

Music

Download

Comments

mamabd4
Mama B :
The cream help with dry scalp also?
2026-02-26 18:50:26
1
granmeli
Meli G♡ :
Have you tried it yet? Any good?
2026-02-26 15:40:52
1
yurisanchez8275
𝓜𝓮𝓵𝓪𝓷𝓲💖 :
numero para pordela perdi
2026-09-03 16:10:33
0
To see more videos from user @nikkidelatorre21, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Gubernur Papua Barat Daya Sebut Orang Papua Hanya Numpang di Tanah Sendiri, Singgung Hutan Dikuasai Pihak Luar Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, menyoroti persoalan penguasaan sumber daya alam di Tanah Papua. Ia menyebut masyarakat Papua justru seperti hanya menjadi penumpang di tanahnya sendiri karena hutan dan kekayaan alam lebih banyak dikuasai pihak dari luar Papua. “Kami tinggal di Papua tapi hutan-hutan sudah habis. Orang Jakarta punya hutan, orang Papua tidak punya. Kita hanya numpang,” ujar Elisa dalam forum PAPEDA Summit 2026 di Kota Sorong, September 2026 lalu. Pernyataan tersebut kembali menjadi sorotan setelah potongan videonya beredar luas di media sosial. Video yang diunggah akun Threads @beritaindooo itu menuai beragam reaksi dan empati dari warganet. Dalam pidatonya, Elisa juga menyinggung penguasaan hutan oleh pihak-pihak bermodal besar, termasuk jenderal dan konglomerat. Ia mempertanyakan kondisi ketika masyarakat asli Papua tinggal di wilayah yang kaya sumber daya alam, tetapi justru tidak memiliki kendali yang memadai atas kekayaan tersebut. Persoalan ini menjadi salah satu tantangan pembangunan di Tanah Papua. Berdasarkan informasi PAPEDA Summit 2026, Papua memiliki sekitar 34,2 juta hektare hutan primer dan 1,6 juta hektare hutan bakau. Wilayah tersebut juga menjadi rumah bagi lebih dari enam juta penduduk, termasuk ratusan komunitas masyarakat adat dengan lebih dari 300 bahasa. PAPEDA Summit 2026 sendiri mengusung sejumlah agenda strategis, mulai dari perlindungan hutan dan ekosistem laut, pengakuan hak masyarakat adat atas wilayah darat, pesisir, dan laut, hingga pengembangan ekonomi berkelanjutan berbasis sumber daya lokal. Forum tersebut juga menekankan pentingnya memperkuat kedaulatan pangan dan energi serta melibatkan pengetahuan masyarakat adat dalam perencanaan pembangunan. #FTNews #Papua #ElisaKambu #SaveHutanPapua #alleyesonpapua
Gubernur Papua Barat Daya Sebut Orang Papua Hanya Numpang di Tanah Sendiri, Singgung Hutan Dikuasai Pihak Luar Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, menyoroti persoalan penguasaan sumber daya alam di Tanah Papua. Ia menyebut masyarakat Papua justru seperti hanya menjadi penumpang di tanahnya sendiri karena hutan dan kekayaan alam lebih banyak dikuasai pihak dari luar Papua. “Kami tinggal di Papua tapi hutan-hutan sudah habis. Orang Jakarta punya hutan, orang Papua tidak punya. Kita hanya numpang,” ujar Elisa dalam forum PAPEDA Summit 2026 di Kota Sorong, September 2026 lalu. Pernyataan tersebut kembali menjadi sorotan setelah potongan videonya beredar luas di media sosial. Video yang diunggah akun Threads @beritaindooo itu menuai beragam reaksi dan empati dari warganet. Dalam pidatonya, Elisa juga menyinggung penguasaan hutan oleh pihak-pihak bermodal besar, termasuk jenderal dan konglomerat. Ia mempertanyakan kondisi ketika masyarakat asli Papua tinggal di wilayah yang kaya sumber daya alam, tetapi justru tidak memiliki kendali yang memadai atas kekayaan tersebut. Persoalan ini menjadi salah satu tantangan pembangunan di Tanah Papua. Berdasarkan informasi PAPEDA Summit 2026, Papua memiliki sekitar 34,2 juta hektare hutan primer dan 1,6 juta hektare hutan bakau. Wilayah tersebut juga menjadi rumah bagi lebih dari enam juta penduduk, termasuk ratusan komunitas masyarakat adat dengan lebih dari 300 bahasa. PAPEDA Summit 2026 sendiri mengusung sejumlah agenda strategis, mulai dari perlindungan hutan dan ekosistem laut, pengakuan hak masyarakat adat atas wilayah darat, pesisir, dan laut, hingga pengembangan ekonomi berkelanjutan berbasis sumber daya lokal. Forum tersebut juga menekankan pentingnya memperkuat kedaulatan pangan dan energi serta melibatkan pengetahuan masyarakat adat dalam perencanaan pembangunan. #FTNews #Papua #ElisaKambu #SaveHutanPapua #alleyesonpapua

About