@quankids23: Lá cờ Việt Nam - Lá cờ Tổ quốc, Chân lò xo lắc lư trang trí, decor - Tự hào dân tộc, yêu đất nước, quê hương #cotoquoc #covietnam #trangtrixe #decorxe #quankids23

Quân Kids
Quân Kids
Open In TikTok:
Region: VN
Friday 27 February 2026 08:20:00 GMT
930090
3695
68
185

Music

Download

Comments

nguyenquy231095
Nguyễn Cuý :
Lắp cái gương vào mới là yêu nước
2026-03-29 08:52:59
22
khungbangkhentphcm
khung tranh quang vu2 :
fl chéo bạn
2026-06-05 17:57:21
1
hoangchien791
✎﹏ℂ𝕙𝕚𝖊̂́𝕟🫶🏻 :
Rồi đa mua đi 80km rôi nhìn lại ko thấy nó nữa 😂😂😂
2026-05-29 14:54:17
1
xu.xi.xu
xu.xi.xu :
dễ thương quá
2026-06-17 04:41:21
2
taplamaffiliate7979
Bao giờ xu hướng thì đổi tên :
Chéo fl hứa trả
2026-06-04 15:20:46
1
moonlame90
Thùy An boutique :
Sắp 30.4 rồi
2026-03-29 11:33:31
1
phucdanang2209
Phúc Đà Nẵng 🟢 :
Dính chắc không để mua về dán
2026-05-26 16:03:20
2
tng.dng5135
Tòng Dũng :
Xin giá
2026-03-31 04:06:26
1
vng.quc.chn.hng5
TRẠICHÔN HƯƠNG TÂN KỲ- NGHỆ AN :
Dẹp
2026-03-29 07:55:46
1
ongcuthuong
ông cu thương :
2026-05-01 03:05:56
1
hoa.b0
Hoa bồ đề :
4la co sao co 1k vậy. rồi ship có giao cho tui ko.
2026-05-28 08:30:31
1
_thuylinh234
Góc nhỏ thuylinh 🪴 :
Fl chéo ạ ❤️🥰
2026-04-26 04:07:29
1
hnlkang
Ok.Chưa :
Ngày xưa còn mong chờ từng ngày để treo cờ đất nước…
2026-06-15 11:41:55
1
em.h.my1
Em Hà My :
đẹp
2026-03-29 08:26:37
1
tuyentuyen_9x
🌻Sunflower🌻 :
mua 1l dán k dính 😳
2026-03-29 10:40:33
0
thaosuoo
Nhã An :
click mua 47k dữ vậy
2026-04-26 08:47:04
0
overthinkcink
Hơi thở của cỒn :
Gắn vào bao lâu thì bị nta kéo dãn ra v ạ
2026-04-03 08:02:58
1
nguyen_hien10061990
Bình An 2020( bống 😁😁😁) :
mỗi lá cờ hay có cả lò xo nữa vậy
2026-03-31 16:22:00
1
couple2x_10
🍀 🎀 LUV•C H E N G ♥️🍀 :
gắng vào xe đạp đc hem
2026-04-02 15:16:27
0
hoiangirl
Review shop :
Yêu
2026-06-05 17:36:22
1
d.fishing68
Chủ Nhật Đi Lure :
Đẹp ý nghĩa lắm
2026-06-16 12:56:08
1
khoinghiep38
T - D :
Đẹp quá .
2026-07-08 11:30:29
2
centella_241
Rau Má :
-500
2026-06-12 01:59:35
1
shop.ami7
Shop Ami :
Gắn cờ cũng bị vẫy vào nhé 😁
2026-03-29 13:47:55
1
tambinhthuong82
Sao Mai :
này nó dính chat ko sợ bị an cap quá hihii
2026-03-29 06:31:32
3
To see more videos from user @quankids23, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

[1] Malam ini lampu-lampu taman di halaman mansion keluargamu menyala terang, menerangi hamparan rumput yang dipangkas sempurna. Dari jendela kamar di lantai dua, pemandangan kota terlihat samar di kejauhan, dipenuhi gedung-gedung tinggi dan cahaya yang tidak pernah benar-benar tidur. Di dalam kamar yang luas itu, hanya terdengar suara pelan pendingin ruangan. Kamu duduk di depan meja belajar mahoni yang menghadap jendela besar, berbagai buku persiapan ujian tertata rapi di rak-rak tinggi, sementara sederet penghargaan akademik berdiri memenuhi salah satu sudut ruangan. Namun perhatianmu tidak tertuju pada semua itu, matamu justru tertuju pada satu vas kristal di atas meja yang di dalamnya terdapat bunga lily putih. Lagi. Kamu mengembuskan napas pelan, sudah hampir dua minggu. Setiap pagi, bunga lily selalu muncul di rumahmu terkadang dikirim melalui kurir pribadi dan bisa tiba-tiba berada di ruang tamu saat kamu bangun. Tidak pernah ada kartu, tidak pernah ada nama tetapi kamu tahu persis siapa pengirimnya. Juhoon, mantanmu. Orang yang seharusnya sudah keluar dari hidupmu berbulan-bulan lalu, jari-jarimu menyentuh kelopak bunga itu perlahan. Dulu saat kalian masih bersama, Juhoon pernah berkata kalau bunga lily mengingatkannya padamu. Elegan. Sulit didekati. Dan terlalu mudah hilang jika tidak dijaga, kamu sempat menganggap itu romantis namun sekarang terasa menyeramkan. Pintu kamar terbuka tanpa ketukan.
[1] Malam ini lampu-lampu taman di halaman mansion keluargamu menyala terang, menerangi hamparan rumput yang dipangkas sempurna. Dari jendela kamar di lantai dua, pemandangan kota terlihat samar di kejauhan, dipenuhi gedung-gedung tinggi dan cahaya yang tidak pernah benar-benar tidur. Di dalam kamar yang luas itu, hanya terdengar suara pelan pendingin ruangan. Kamu duduk di depan meja belajar mahoni yang menghadap jendela besar, berbagai buku persiapan ujian tertata rapi di rak-rak tinggi, sementara sederet penghargaan akademik berdiri memenuhi salah satu sudut ruangan. Namun perhatianmu tidak tertuju pada semua itu, matamu justru tertuju pada satu vas kristal di atas meja yang di dalamnya terdapat bunga lily putih. Lagi. Kamu mengembuskan napas pelan, sudah hampir dua minggu. Setiap pagi, bunga lily selalu muncul di rumahmu terkadang dikirim melalui kurir pribadi dan bisa tiba-tiba berada di ruang tamu saat kamu bangun. Tidak pernah ada kartu, tidak pernah ada nama tetapi kamu tahu persis siapa pengirimnya. Juhoon, mantanmu. Orang yang seharusnya sudah keluar dari hidupmu berbulan-bulan lalu, jari-jarimu menyentuh kelopak bunga itu perlahan. Dulu saat kalian masih bersama, Juhoon pernah berkata kalau bunga lily mengingatkannya padamu. Elegan. Sulit didekati. Dan terlalu mudah hilang jika tidak dijaga, kamu sempat menganggap itu romantis namun sekarang terasa menyeramkan. Pintu kamar terbuka tanpa ketukan. "Mama masuk." Ibumu berjalan masuk mengenakan setelan rumah berwarna krem yang bahkan terlihat lebih mahal daripada pakaian pesta kebanyakan orang, tatapannya langsung jatuh pada vas bunga di meja. "Lagi?" Kamu hanya mengangguk, ibumu mendekat lalu membaca kartu kecil yang kali ini terselip di balik vas. Kosong, seperti biasanya. "Keluarga Kim belum mengajarinya cara menerima penolakan rupanya." Nada bicara ibumu terdengar datar, tetapi justru itu yang membuatnya terdengar lebih tajam. Kamu menahan senyum kecil saat ibu mengatakan seperti itu. Keluarga Juhoon, salah satu keluarga terkaya di negara ini, saingan bisnis keluargamu selama bertahun-tahun. Hubungan kalian dulu bahkan sempat menjadi bahan pembicaraan di kalangan elit, banyak yang menganggap hubungan dua pewaris perusahaan besar itu akan berakhir dengan pernikahan. Nyatanya tidak, hubungan kalian hancur lebih dulu dan yang membuat semuanya lebih buruk adalah fakta bahwa sekarang Juhoon sering terlihat bersama putri keluarga Han. Foto mereka memenuhi artikel bisnis dan hiburan, makan malam bersama, acara amal bersama, pertandingan golf bersama dan masih banyak lagi. Seolah-olah mereka pasangan sempurna, namun anehnya meski sudah memiliki seseorang di sisinya, Juhoon tetap mengirim bunga kepadamu. Setiap hari. Tanpa alasan. "Kalau dia masih mengganggumu, Ayah bisa bicara dengan Direktur Kim." Kamu menggeleng. "Tidak perlu." Ibumu memperhatikan wajahmu selama beberapa detik, seolah mencoba membaca sesuatu yang bahkan kamu sendiri tidak mengerti. Lalu tiba-tiba ponselmu bergetar, satu pesan masuk. Nama pengirim yang muncul membuat tubuhmu langsung menegang. Juhoon. Pesan pertama darinya setelah hampir tiga bulan, kamu membuka pesan itu perlahan hanya satu kalimat. [Juhoon] Aku lihat lampu kamarmu masih menyala. Seketika jantungmu berhenti sesaat, tatapanmu bergerak perlahan menuju jendela besar di depan kamar ke arah gerbang utama mansion. Di sana terlihat sebuah sedan hitam terparkir di seberang jalan. Diam, sejak entah kapan. Layar ponselmu kembali menyala, pesan kedua masuk. [Juhoon] Jangan lihat terlalu lama, aku tahu kamu lagi lihat ke arahku. Untuk pertama kalinya malam itu, bunga lily di atas meja jadi tidak lagi terlihat seperti hadiah, melainkan sebuah peringatan. #juhoon #cortis #pov #alternativeuniverse #4u

About