@bestansur.account10: #بێستانسوور #الحمدلله_دائماً_وابداً #سلێمانیەکەم_هەولێر_کەرکوک_کەلار_سەیسایەق #سلێمانیەکەم_هەولێر_کەرکوک_کەلار_سەیسایەق #actives?

﮼بیستان ﮼سوور❤️
﮼بیستان ﮼سوور❤️
Open In TikTok:
Region: IQ
Monday 02 March 2026 17:05:13 GMT
5765
240
9
26

Music

Download

Comments

bukedress
xazan.. :
watan gyan
2026-03-02 23:04:43
1
zryanosman32
Zryan_Osman :
❤️❤️🥰🥰❤️❤️
2026-03-02 22:24:52
1
golfrwe6
گووڵ فرۆشی بێستان سوور🌺 :
❤️❤️❤️
2026-03-02 19:49:10
1
xalidmuhamad1
خالد محمد :
❤️❤️❤️
2026-03-12 21:43:44
0
semachawrash142
Sema Chaw Rash142 :
🥰🥰🥰
2026-03-02 18:58:38
0
rasty_star_77
Rasty Star :
♥️
2026-03-05 13:36:04
0
To see more videos from user @bestansur.account10, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kadang kita ini gampang banget dibikin panas dan marah sebelum benar-benar paham duduk perkaranya, kan? Begitu muncul judul berita provokatif:
Kadang kita ini gampang banget dibikin panas dan marah sebelum benar-benar paham duduk perkaranya, kan? Begitu muncul judul berita provokatif: "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN", linimasa langsung meledak. Banyak yang nyinyir dan menuduh seolah-olah Presiden memakai uang rakyat demi ibadah pribadinya. Tahan dulu emosinya, mari kita pakai akal sehat. Konteksnya sama sekali BUKAN begitu! Kita harus mulai cerdas membedakan posisi: Ada Prabowo sebagai pribadi, dan ada beliau sebagai Kepala Negara. Sebagai pribadi, beliau tentu berkurban secara personal. Tapi, 1.098 sapi ini masuk dalam Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Namanya saja sudah jelas: bantuan untuk masyarakat! Kenapa pakai APBN? Ya karena ini memang program resmi bantuan masyarakat yang dimandatkan melalui jabatan Presiden, bukan program amal pribadi. Sapi-sapi ini disalurkan merata ke daerah-daerah pelosok, pesantren, ormas Islam, tokoh agama, dan masyarakat luas. Bantuan ini tidak masuk ke Istana, tidak untuk keluarga Presiden, dan apalagi untuk pesta para pejabat! Sebagai masyarakat, kita memang berhak dan wajib mengawasi. Silakan awasi penyalurannya! Apakah tepat sasaran? Apakah sampai ke masyarakat yang membutuhkan? Apakah transparan? Itu baru namanya kritik yang objektif dan sehat. Tapi, kalau dari awal narasinya sengaja dipelintir seolah-olah "Prabowo beramal pakai uang rakyat", itu bukan kritik. Itu adalah penggiringan opini yang licik. Kita bebas berbeda pilihan politik. Kita boleh tidak suka pada tokoh tertentu. Tapi, jangan sampai kebencian buta bikin kita ikut-ikutan menyebar fitnah dan menolak bantuan yang manfaatnya 100% kembali ke perut rakyat. Jadilah masyarakat yang cerdas, jangan mau diadu domba! 🇮🇩🐄🔥 #FaktaBicara #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #AkalSehat #LawanHoax #BantuanRakyat #NetizenCerdas #SikatMafia #IndonesiaMaju
Kadang kita ini gampang banget dibikin panas dan marah sebelum benar-benar paham duduk perkaranya, kan? Begitu muncul judul berita provokatif:
Kadang kita ini gampang banget dibikin panas dan marah sebelum benar-benar paham duduk perkaranya, kan? Begitu muncul judul berita provokatif: "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN", linimasa langsung meledak. Banyak yang nyinyir dan menuduh seolah-olah Presiden memakai uang rakyat demi ibadah pribadinya. Tahan dulu emosinya, mari kita pakai akal sehat. Konteksnya sama sekali BUKAN begitu! Kita harus mulai cerdas membedakan posisi: Ada Prabowo sebagai pribadi, dan ada beliau sebagai Kepala Negara. Sebagai pribadi, beliau tentu berkurban secara personal. Tapi, 1.098 sapi ini masuk dalam Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Namanya saja sudah jelas: bantuan untuk masyarakat! Kenapa pakai APBN? Ya karena ini memang program resmi bantuan masyarakat yang dimandatkan melalui jabatan Presiden, bukan program amal pribadi. Sapi-sapi ini disalurkan merata ke daerah-daerah pelosok, pesantren, ormas Islam, tokoh agama, dan masyarakat luas. Bantuan ini tidak masuk ke Istana, tidak untuk keluarga Presiden, dan apalagi untuk pesta para pejabat! Sebagai masyarakat, kita memang berhak dan wajib mengawasi. Silakan awasi penyalurannya! Apakah tepat sasaran? Apakah sampai ke masyarakat yang membutuhkan? Apakah transparan? Itu baru namanya kritik yang objektif dan sehat. Tapi, kalau dari awal narasinya sengaja dipelintir seolah-olah "Prabowo beramal pakai uang rakyat", itu bukan kritik. Itu adalah penggiringan opini yang licik. Kita bebas berbeda pilihan politik. Kita boleh tidak suka pada tokoh tertentu. Tapi, jangan sampai kebencian buta bikin kita ikut-ikutan menyebar fitnah dan menolak bantuan yang manfaatnya 100% kembali ke perut rakyat. Jadilah masyarakat yang cerdas, jangan mau diadu domba! 🇮🇩🐄🔥 #FaktaBicara #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #AkalSehat #LawanHoax #BantuanRakyat #NetizenCerdas #SikatMafia #IndonesiaMaju

About