@savananews_ntb: Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan pekerja migran Indonesia (PMI) dan jamaah umrah asal NTB yang berada di kawasan Timur Tengah dalam kondisi aman di tengah meningkatnya ketegangan konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, Ahsanul Khalik, mengatakan informasi tersebut diperoleh dari koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB, BP2MI, serta laporan kementerian terkait. Berdasarkan data dari laman CNC.BP2MI.go.id, tercatat 155 PMI asal NTB berada di kawasan Timur Tengah. Sebanyak 144 orang bekerja di Arab Saudi, 10 orang di Uni Emirat Arab, dan 1 orang di Kuwait. Dari jumlah tersebut, 86 orang laki-laki dan 69 perempuan. PMI tersebut berasal dari berbagai daerah di NTB, dengan jumlah terbanyak dari Lombok Tengah (47 orang), Sumbawa (32 orang), Lombok Timur (31 orang), Lombok Barat (21 orang), dan Kota Mataram (18 orang). Selebihnya berasal dari Dompu, Sumbawa Barat, Lombok Utara, dan Kota Bima. Mayoritas bekerja di sektor jasa, termasuk layanan personal dan domestik. Sebagian lainnya berada di sektor akomodasi dan penyediaan makan minum, kesehatan dan sosial, pertambangan, industri pengolahan, serta konstruksi. selengkapnnya: www.savananews.com #konflik#timurtengah#perang#iran#amerika#israel
Savana News NTB
Region: ID
Thursday 05 March 2026 01:00:00 GMT
Music
Download
Comments
Karion :
ngomongin apa ente
2026-03-05 10:49:48
0
To see more videos from user @savananews_ntb, please go to the Tikwm
homepage.