@anutikkk_16: я рил нормальная,это просто всë эмоции 🤣#щп #щитпост #щитпост #щп #щитпост #fypシ

𝓐𝓷𝓰𝓮𝓵𝓸𝓬𝓱𝓮𝓴
𝓐𝓷𝓰𝓮𝓵𝓸𝓬𝓱𝓮𝓴
Open In TikTok:
Region: AR
Friday 06 March 2026 17:59:46 GMT
5455
623
0
80

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @anutikkk_16, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Hantu Penari Pesugihan Penglaris ‼️  (Disclaimer : Nama Warung, Pedagang Dan Tokoh lainnya adalah Fiktif) Warung Cak Imam selalu membludak. Nama pedagangnya memang Cak Imam—pria sederhana yang dulu hampir gulung tikar karena dagangannya sepi. Semua berubah setelah satu malam di kuburan tua. Di bawah cahaya lilin dan bau kemenyan, Cak Imam berdiri gemetar di depan nisan tanpa nama. Orang pintar di sampingnya berbisik mantra pelan. Angin mendadak berputar, suhu turun drastis. Dari balik kabut, muncul sosok wanita berambut panjang, wajah pucat kehijauan, mata kosong berkilat redup. “Wis, terimo syarate. Aja wedi,” bisik sang perantara. (Sudah, terima syaratnya. Jangan takut.) Kabut menelan Cak Imam dan sosok itu. Tak ada yang tahu pasti apa yang terjadi malam itu. Hanya bisikan lirih seperti janji yang diikat dalam gelap. Sejak malam itu, warungnya tak pernah sepi. Rahasia itu baru terlihat saat Dimas si indigo makan di sana. Ia mendongak… dan tubuhnya kaku. Di atas gerobak, sosok wanita yang sama sedang menari pelan. Tangannya melambai seperti memanggil. Setiap ia berputar, orang-orang yang lewat mendadak berhenti… lalu ikut mengantre. “Kowe ora weruh ta sing nang ndhuwur kuwi?” bisik Dimas. (Kamu nggak lihat yang di atas itu?) “Ora ana opo-opo.” (Nggak ada apa-apa.) Dimas bergumam pelan, antara takut dan iba: “Kasihan tenan… wis mati isih disuruh nyambut gawe. Dadi marketing soto.” (Kasihan sekali… sudah mati masih disuruh bekerja. Jadi marketing soto.) Menjelang tengah malam, tarian berhenti. Wanita itu menunduk… lalu menatap tajam ke arah Cak Imam. Seolah mengingatkan. Warung tetap ramai. Uap kuah tetap mengepul. Dan di atas gerobak… tarian itu masih berlangsung. Karena dalam pesugihan, rezeki memang datang. Tapi nama yang membuat perjanjian—akan selalu diingat. #ceritahoror #horrormedia #horortiktok #pesugihan #indigo
Hantu Penari Pesugihan Penglaris ‼️ (Disclaimer : Nama Warung, Pedagang Dan Tokoh lainnya adalah Fiktif) Warung Cak Imam selalu membludak. Nama pedagangnya memang Cak Imam—pria sederhana yang dulu hampir gulung tikar karena dagangannya sepi. Semua berubah setelah satu malam di kuburan tua. Di bawah cahaya lilin dan bau kemenyan, Cak Imam berdiri gemetar di depan nisan tanpa nama. Orang pintar di sampingnya berbisik mantra pelan. Angin mendadak berputar, suhu turun drastis. Dari balik kabut, muncul sosok wanita berambut panjang, wajah pucat kehijauan, mata kosong berkilat redup. “Wis, terimo syarate. Aja wedi,” bisik sang perantara. (Sudah, terima syaratnya. Jangan takut.) Kabut menelan Cak Imam dan sosok itu. Tak ada yang tahu pasti apa yang terjadi malam itu. Hanya bisikan lirih seperti janji yang diikat dalam gelap. Sejak malam itu, warungnya tak pernah sepi. Rahasia itu baru terlihat saat Dimas si indigo makan di sana. Ia mendongak… dan tubuhnya kaku. Di atas gerobak, sosok wanita yang sama sedang menari pelan. Tangannya melambai seperti memanggil. Setiap ia berputar, orang-orang yang lewat mendadak berhenti… lalu ikut mengantre. “Kowe ora weruh ta sing nang ndhuwur kuwi?” bisik Dimas. (Kamu nggak lihat yang di atas itu?) “Ora ana opo-opo.” (Nggak ada apa-apa.) Dimas bergumam pelan, antara takut dan iba: “Kasihan tenan… wis mati isih disuruh nyambut gawe. Dadi marketing soto.” (Kasihan sekali… sudah mati masih disuruh bekerja. Jadi marketing soto.) Menjelang tengah malam, tarian berhenti. Wanita itu menunduk… lalu menatap tajam ke arah Cak Imam. Seolah mengingatkan. Warung tetap ramai. Uap kuah tetap mengepul. Dan di atas gerobak… tarian itu masih berlangsung. Karena dalam pesugihan, rezeki memang datang. Tapi nama yang membuat perjanjian—akan selalu diingat. #ceritahoror #horrormedia #horortiktok #pesugihan #indigo

About