Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@user8808548290381: #جخو،الشغل،دا،يا،عالم،➕_❤_📝 #دارحامد_عزي_وفخري💪❤ #مليون_مشاهدة❤🔥🔥🔥🔥🔥🔥
ابراهيم البوص 👨✈️👨✈️
Open In TikTok:
Region: SD
Saturday 07 March 2026 14:28:39 GMT
6264
183
22
41
Music
Download
No Watermark .mp4 (
1.48MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
1.32MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
,ٍصالح :
سيب الفتن ي ولد🫡
2026-03-07 20:44:06
1
✌ حسن العقابي✌ :
أدٍرعٌ آلَعٌبً دٍ يَوٌدٍ آلَعٌمًدٍةّ
2026-09-28 18:26:53
0
,ٍصالح :
❤️❤️❤️
2026-03-07 20:43:24
1
,ًالشاهين 🦅 :
💪💪💪
2026-03-07 21:17:21
1
أᬼᬼسـᬼيرᬼالغᬼـرام≛⃝ :
🥰🥰🥰
2026-03-07 23:01:14
1
,ًالشاهين 🦅 :
✌✌
2026-03-07 21:17:23
1
ابوعمار :
💪💪💪
2026-03-18 08:45:44
1
🔕عمروالحامد🔕🔄 :
🥰🥰🥰
2026-03-08 21:20:16
1
أᬼᬼسـᬼيرᬼالغᬼـرام≛⃝ :
💪💪💪
2026-03-07 23:01:16
1
عم مزن البغدادي 2️⃣4️⃣9️⃣ :
💪💪💪
2026-03-08 02:07:25
1
ابوعمار :
🥰🥰🥰
2026-03-18 08:45:35
1
النـور الحامدي 🦁✌ :
✌✌✌
2026-03-07 14:47:22
3
عبدو سالم @@$$&& :
💪💪💪
2026-03-07 17:04:11
1
🔒Ahmed Ali الهواري🔒 :
✌️✌️✌️
2026-03-07 16:37:39
1
🔒Ahmed Ali الهواري🔒 :
💜💜💜
2026-03-07 16:37:41
1
فرح حسين :
😁
2026-10-27 17:54:16
0
فرح حسين :
🥰
2026-10-27 17:54:17
0
فرح حسين :
🌺
2026-10-27 17:54:24
0
فرح حسين :
🌺
2026-10-27 17:54:26
0
فرح حسين :
😁
2026-10-27 17:54:26
0
الصادق :
[دموع الفرح][دموع الفرح][دموع الفرح]
2026-09-23 10:36:31
0
To see more videos from user @user8808548290381, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
na sudriya ...nibhaga🤣
👉🔗#adidas #Liduoduo #sneakers #slippers #fyp
#tiktokshopbr1111
📞👀 #ringtone #ringtoneiphone #iphone #remix #club #festival #electronicmusic #musicaeletronica #dj
اول نديمً للهناء والسعاده (خالد السلامه و ابو حيدر)🖤. #شعبي #greenscreen #paratiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii #explore #you
Malam itu begitu hening. Udara Madinah seakan ikut menahan napas. Di sebuah rumah sederhana, Fatimah az-Zahra duduk bersama Ali bin Abi Thalib... lelaki yang kini telah menjadi suaminya. Mereka telah dipertemukan dalam ikatan yang suci. Fatimah menundukkan wajahnya. Ada senyum kecil yang tersimpan di bibirnya. "Wahai Ali..." "Ya, Fatimah?" "Aku ingin mengatakan sesuatu. Tapi berjanjilah, kau tidak akan marah." Ali tersenyum lembut. "Berkatalah. Aku akan mendengarkanmu." Fatimah menarik napas panjang. "Sesungguhnya... sebelum menikah denganmu, aku pernah menyimpan rasa kepada seorang pemuda." Senyum Ali perlahan menghilang. Seisi ruangan terasa lebih sunyi. Fatimah melanjutkan dengan suara yang semakin pelan. "Aku telah lama mengaguminya. Aku sering memendam perasaan itu seorang diri. Namun kini aku adalah istrimu. Engkau adalah suamiku. Maka aku ingin belajar mencintaimu sepenuh hati dan membangun rumah tangga ini karena Allah." Ali terdiam. Entah mengapa, kalimat itu justru terasa begitu dalam menusuk dadanya. la bahagia karena Fatimah telah menjadi istrinya. Tetapi di saat yang sama, ia membayangkan hati perempuan yang dicintainya ternyata pernah menjadi milik seseorang yang lain. Ali menundukkan kepala. la tahu bagaimana rasanya mencintai seseorang dalam diam. Maka ia tidak tega membiarkan Fatimah menjalani hidup bersamanya dengan hati yang terpaksa. "Fatimah..." Suara Ali bergetar. "Aku sangat mencintaimu." Fatimah menatapnya. "Aku telah lama menyimpan rasa ini. Dan hari ketika engkau menjadi istriku adalah salah satu hari paling membahagiakan dalam hidupku." Air mata mulai menggenang di mata Ali. "Tapi kalau hatimu memang masih tertinggal pada seseorang... aku tidak ingin cintaku menjadi sebab engkau terluka." Fatimah terdiam. "Aku tidak ingin suatu hari nanti kau mencintaiku hanya karena terpaksa. Jika pemuda itu benar-benar mencintaimu dan mampu membahagiakanmu..." Ali berhenti sejenak. "...aku akan mencoba mengikhlaskanmu." Air mata Fatimah jatuh. Bukan karena sedih. Tetapi karena ia tak pernah menyangka... lelaki yang dicintainya rela melepaskannya demi kebahagiaannya. "Bolehkah aku tahu siapa pemuda itu?" Fatimah hanya tersenyum. Lalu mendekat dan memeluk Ali erat. "Wahai suamiku... Demi Allah, aku sangat mencintaimu." Ali masih terdiam. "Kalau begitu... siapa pemuda itu?" Fatimah tersenyum semakin lebar. "Dia... sudah menikah." Ali semakin bingung. "Sudah menikah?" "Ya." "Lalu mengapa kau masih mencintainya?" Fatimah menatap Ali lama. Kemudian berkata pelan, "Karena malam ini... aku sedang memeluknya." Ali terdiam. Fatimah menahan tawanya. "Dan dia sedang duduk di hadapanku." Ali mulai memahami sesuatu. "Fatimah..." Fatimah menatapnya dengan mata yang masih basah. "Pemuda yang selama ini kupendam rasa kepadanya..." Fatimah tersenyum. "...adalah engkau, wahai Ali." Sejenak Ali hanya memandangnya. Kesedihan yang memenuhi wajahnya perlahan berubah menjadi senyum. Lalu ia membalas pelukan Fatimah. Ternyata... pemuda yang selama ini dicintai Fatimah adalah lelaki yang kini telah menjadi suaminya. Malam itu, dua hati yang lama menyimpan rasa akhirnya tak perlu lagi bersembunyi. Mereka tertawa kecil di antara air mata. Mengingat bagaimana keduanya pernah memendam cinta, menahan rindu, dan takut mengungkapkan isi hati. Barangkali begitulah cinta yang dijaga karena Allah. Sebab terkadang, cinta yang paling indah bukanlah cinta yang paling cepat dimiliki... melainkan cinta yang paling sabar menunggu Allah menghalalkannya. Kalau kamu sedang menunggu seseorang dalam diam, semoga Allah menjaga hatimu dan memberimu kisah yang jauh lebih indah dari yang kau bayangkan. Ingin membaca kisah cinta penuh teladan? Kenali Hikayat Cinta Baginda Nabi, semoga dari sana kita belajar bahwa mencintai pun bisa menjadi jalan untuk semakin dekat kepada Allah.
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy