@gbodywaves: 1964 CHEVY IMPALA FOR SALE #impala #chevy #chevyimpala #impalass #impala64

Gbody waves
Gbody waves
Open In TikTok:
Region: US
Saturday 07 March 2026 23:41:07 GMT
21788
700
23
86

Music

Download

Comments

r909909
Enrique Luna435 :
Is this available?
2026-05-30 21:26:03
2
user96051895
user960518 :
Whoever owned the car before must’ve put a four speed on the floor. The SS is the only one that came with a four speed and it has a center console and bucket seat seats so the original owner must’ve put a four speed in it.
2026-05-31 15:12:00
1
user358594044
user7213513168639 :
where can I pick it up at
2026-03-09 17:56:01
3
lokolokolokz13
Lokolokolokz13 :
ill take it , im in albuquerque...ill even give you 15,000
2026-04-25 18:26:12
2
cali23534
CALI23 :
Please let me know when you’re ready to deliver it or I can pick up
2026-03-22 14:54:00
3
eliseolopez267
eliseolopez267 :
Is it still for sale? Does it have a lot of rust
2026-03-08 18:57:44
2
lewisathomas
BIG LEW :
Still available
2026-05-11 08:51:02
2
g24861
rrccgvaouwd :
How to get a hold of you
2026-03-08 18:35:38
4
bigkeithpearson
Big Keith Pearson :
I’ll take it like it is we cannot pick it up
2026-04-12 19:02:02
2
renediaz1961
Rene Diaz5461 :
We'll take it the away it is
2026-03-08 15:58:53
2
albertneri6768
albert neri392 :
I’m interested in this car
2026-03-09 05:38:43
3
alexvh1221
Alex Hernandez :
Cash
2026-03-10 01:59:50
3
canica844
Enrique Ortega :
U still have it
2026-04-13 18:26:36
3
therealrahbbb
Rahb :
sold
2026-03-11 02:17:06
2
lowridereast1987
Lowrider account :
I would like to buy your Impala
2026-03-11 22:41:12
1
rbejarano5
user6687104110954 :
Where’s it located?
2026-03-08 17:30:50
2
rbejarano5
user6687104110954 :
How much????
2026-03-08 17:29:11
3
rbejarano5
user6687104110954 :
Take it like it is?
2026-03-08 17:29:26
2
canica844
Enrique Ortega :
How can I get a hold of you?
2026-04-13 18:26:20
2
gilbertgarcia929
Gilly :
🔥🔥🔥
2026-03-08 06:47:48
2
jo.mcc51
Potatohead it's me 143 :
💪
2026-03-08 11:42:04
1
To see more videos from user @gbodywaves, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Perjuangan Kyai Mas Jenala Sang Ulama Madura Barat yang menutup jalan VOC di Kwanyar. PERJALANAN AWAL SANTRI DARI AROSBAYA Kyai Mas Jenala lahir di sebuah langgar tua di Arosbaya Bangkalan Ayahnya sosok sederhana ibunya guru mengaji anak-anak kampung. Sejak usia 16 tahun beliau sudah hafal kitab dan hafal setiap tikungan jalan sungai dan bukit di Madura Barat.  Gurunya pernah berpesan:
Perjuangan Kyai Mas Jenala Sang Ulama Madura Barat yang menutup jalan VOC di Kwanyar. PERJALANAN AWAL SANTRI DARI AROSBAYA Kyai Mas Jenala lahir di sebuah langgar tua di Arosbaya Bangkalan Ayahnya sosok sederhana ibunya guru mengaji anak-anak kampung. Sejak usia 16 tahun beliau sudah hafal kitab dan hafal setiap tikungan jalan sungai dan bukit di Madura Barat. Gurunya pernah berpesan: "Jenala, Madura ini langgar yang besar Al-Qur’an ada di dadamu. Tombak ada di tanganmu. Jangan kau pisahkan keduanya." Sejak itu beliau dikenal diam, tapi matanya selalu menggambar peta di tanah. SUMPAHNYA "ILMU DI DADA, KERIS DI PINGGANG" Tahun 1670-an, kabar datang VOC ingin masuk Madura lewat Sampang/Maduretna menuju Plered, Raden Mas Aria Jayengpati berkeliling menggalang kekuatan ketika bertemu Jenala yang masih muda beliau bertanya: "Kamu pilih kitab atau keris" Jenala menjawab tegas: "Dua-duanya, Gusti Kitab untuk menjaga niat Keris untuk menjaga tanah." Maka sejak itu ia dipanggil Kyai Muda Penutup Jalan Tugasnya: mengumpulkan santri, melatih barisan, dan menghafalkan medan Kwanyar. DUET SEJARAH JENALA & MANDAWACANA Di tahun 1677, Jenala bersatu dengan Kyai Mas Mandawacana Watak mereka berlawanan, tapi saling menguatkan. Mandawacana berapi-api suka menyerbu Jenala tenang, suka menutup dan menjebak. Dibawah komando Raden Mas Aria Jayengpati, Madura Barat dibagi tiga garis pertahanan: Maduretna - Arosbaya - Kwanyar Jenala memegang Kwanyar. Orang-orang bilang: "Kalau Mandawacana itu tombaknya Madura, maka Jenala adalah otaknya." PUNCAK PERTEMPURAN KWANYAR JUNI 1677 Jenderal Speelman datang dengan pasukan VOC yang lengkap tujuannya: Menghancurkan Madura Barat lalu bergerak ke Jawa. Jenala memanggil pasukannya Ia tidak berpidato panjang Ia hanya membuka peta, lalu mengikatkan Ikat Kepala Madura merah-hitam-emas. Katanya pelan: "Orang VOC suka jalan lurus Kita beri mereka jalan buntu." Strateginya sederhana tapi mematikan: Pura-pura mundur → Pancing VOC masuk ke lembah Kwanyar → Tutup semua jalur keluar. Saat adzan Ashar berkumandang, jebakan ditutup banyak serdadu VOC tewas di lembah itu Speelman mundur dengan panik sejak hari itu, Belanda tidak berani lagi meremehkan Madura Barat Nama "Kyai Mas" menjadi ketakutan tersendiri. AJARAN PERANGNYA Seorang santri bertanya: "Kyai, kenapa Panjenengan tidak suka perang terbuka?" Jenala menjawab sambil memegang tasbih: "Nak... Orang Madura tidak harus paling banyak jumlahnya cukup paling hafal tanahnya, Kalau kamu hafal bukit, sungai, dan angin di kampungmu sendiri, musuh seribu pun akan tersesat." SENJA HARI KEMBALI MENJADI KYAI Setelah perang usai, Jenala menolak tanah dan pangkat di Maduretna, Ia kembali ke langgar Arosbaya Zirah perang dilepas, diganti jubah dan tongkat kayu tasbih di tangannya. Semua peta Kwanyar ia bakar, kecuali satu yang ia pakai mengajar: "Ini jalan, ini bukit, ini sungai Hafalkan Agar anak cucumu tidak asing dengan tanahnya sendiri." Kalimat terakhirnya: "Kalah menang itu urusan Allah menjaga tanah itu urusan kita, Aku sudah menutup Kwanyar sekarang giliranmu menutup hatimu, agar tidak dijajah oleh lupa." Beliau wafat dalam keadaan duduk dipangkuannya ada peta Kwanyar yang sudah usang didalamnya hanya ada satu titik dan satu kalimat: "Di sini kita tidak mundur karena dibelakang kita ada langgar ada ibu ada Madura." Beliau bukan panglima yang haus nama Beliau adalah Ulama Penjaga Kegagahannya bukan untuk berteriak tapi untuk menutup jalan. Kewibawaannya bukan untuk menakut-nakuti tapi untuk menyatukan santri. Dari Santri Arosbaya → Kyai Muda → Komando Kwanyar → Kyai Sepuh. Empat fase hidup, satu jalan: "Madura Barat tidak boleh dilintasi, selama Jenala masih bernapas." "VOC menulis di laporannya: Kami tidak kalah karena tombak kami kalah karena ada seorang Kyai yang bisa membuat 100 santrinya diam tapi membuat 1000 serdadu kami kebingungan." Seorang Kyai yang senjatanya peta dan doa tapi bisa membuat seorang Jenderal VOC mundur. #tiktokgogempar #jagatanahair🇮🇩 #merawatbudaya #menjagankri #historis

About