@vannnewera6: ngekspor ini doang butuh 3 kali Cok 🗿🥀. masuk ke penjelasan nya A.Johannes erwin eugen rommel (15 November 1891 – 14 Oktober 1944) atau kerap dikenal sebagai Erwin Rommel ialah seorang jenderal angkatan darat jerrman wehrmact dengan banyak tanda jasa saat Perang Dunia I dan dianugerahi Pour de Mérite atas tindakan-tindakannya saat berperang di Front Italia. Saat Perang Dunia II, ia menjadi pemimpin Divisi Panzer ke-7 saat Invasi Jerman ke Prancis. Kepemimpinannya saat memimpin pasukan Jerman dan Italia di Front Afrika Utara membuahkan reputasinya sebagai salah satu jenderal terhebat dan membuahi julukan "Rubah Padang Pasir" juga. Ia nantinya juga memimpin pasukan Jerman menghadapi pasukan Sekutu di Normandia.Rommel dilahirkan di Heidenheim, sekitar 50 km dari kota Ulm, di negara bagian Württemberg, Jerman bagian selatan. Anak kedua seorang kepala sekolah menengah di Aalen ini pada usia 14 tahun bersama teman-teman membuat sebuah pesawat layang (glider) yang berhasil terbang, meski tidak jauh. Rommel muda ingin belajar teknik, tetapi ayahnya tidak menyetujuinya dan menyuruhnya bergabung dengan Resimen Infantri ke-124 Württemberg sebagai kadet pada 1910 dan segera dikirim ke Sekolah Kadet Militer di Danzig. Pada 1911, kadet Rommel berkenalan dengan Lucie Maria Mollin, yang kemudian dinikahinya pada 1916. Pada November 1911, Rommel menyelesaikan pendidikannya dan mendapat pangkat Letnan di Wehrmacht/Angkatan Darat Jerman pada Januari 1912. Ia ditugaskan di Ulm pada Maret 1914 di Resimen Artileri Lapangan ke-46. Ia kembali ke Resimen Infanteri ke-124 lagi saat Jerman menyatakan perang.Usai perang, Rommel tetap berdinas di Resimen Infanteri ke-124 Wehrmacht sampai 1 Oktober 1920 ketika ia diangkat menjadi seorang komandan kompi Resimen Infanteri ke-13 di Stuttgart, tempat berdinasnya sampai 9 tahun ke depan dan pada 1929 diangkat menjadi instruktur di Sekolah Infantri di Dresden. Pada bulan Oktober 1935 dia naik pangkat menjadi letnan kolonel dan mulai mengajar di Akademi Militer Potsdam. B.Marsekal lapangan Bernard Law Montgomery, 1st Viscount Montgomery of Alamein, KG, GCB, DSO, PC, DL (/məntˈɡʌməri ... ˈæləmeɪn/; 17 November 1887 – 24 March 1976), nicknamed "Monty" and "The Spartan General",[10] Adalah seorang perwira Angkatan Darat Britania Raya. Ia menjadi terkenal karena berhasil memimpin pasukan Sekutu dalam Pertempuran El Alamein, sebuah pertempuran penting pada Perang Dunia II, di mana pasukannya berhasil mengusir pasukan Blok Poros dari Afrika Utara yang dipimpin oleh Jenderal Erwin Rommel. Ia lalu menjadi komandan penting di Front Italia dan Eropa Barat, di mana ia mengkomandani seluruh pasukan darat Sekutu pada Invasi Normandia.#sejarah #foryoupage
VANGUARD ™『 HOA 』
Region: ID
Sunday 08 March 2026 04:53:26 GMT
Music
Download
Comments
VANGUARD ™『 HOA 』 :
sb lagi🥀
2026-03-08 05:05:37
1
VANGUARD ™『 HOA 』 :
PERTEMPURAN EL ALAMEIN KEDUA:
Tentara Panzer Afrika (Panzerarmee Afrika / Armata Corazzata Africa , Generalfeldmarschall Erwin Rommel), yang terdiri dari unit-unit tank dan infanteri Jerman dan Italia, telah maju ke Mesir setelah keberhasilannya dalam Pertempuran Gazala (26 Mei – 21 Juni 1942). Kemajuan Poros mengancam kendali Inggris atas Terusan Suez, Timur Tengah dan sumber daya minyaknya. Jenderal Claude Auchinleck menarik Angkatan Darat Kedelapan ke dalam 80 km (50 mi) dari Alexandria. Serangan poros dalam Pertempuran El Alamein Pertama (1–27 Juli) berhasil dikalahkan.
Serangan balik Angkatan Darat Kedelapan pada bulan Juli juga gagal. Auchinleck membatalkan serangan pada akhir Juli untuk membangun kembali tentara. Pada awal Agustus, Perdana Menteri, Winston Churchill dan Jenderal Sir Alan Brooke, Kepala Staf Umum, mengunjungi Kairo dan menggantikan Auchinleck sebagai Panglima Komando Timur Tengah dengan Jenderal Harold Alexander. Letnan Jenderal William Gott diangkat menjadi komandan Angkatan Darat Kedelapan tetapi terbunuh ketika pesawat angkutnya ditembak jatuh oleh Luftwaffe; Letnan Jenderal Bernard Montgomery diterbangkan dari Inggris untuk menggantikannya.
Kurangnya bala bantuan, bergantung pada pelabuhan kecil yang terbelakang untuk persediaan dan menyadari operasi penguatan Sekutu yang besar untuk Angkatan Darat Kedelapan, Rommel memutuskan untuk menyerang lebih dulu. Dua divisi lapis baja Korps Afrika dan unit pengintai Panzerarmee Afrika memimpin serangan tetapi dipukul mundur di punggungan Alam el Halfa dan Titik 102 pada tanggal 30 Agustus 1942 selama Pertempuran Alam el Halfa dan pasukan Poros mundur ke garis start mereka. Alexander dan Montgomery bermaksud membangun keunggulan kekuatan yang cukup untuk mencapai terobosan dan memanfaatkannya untuk menghancurkan Panzerarmee Afrika.
Sampai Juni 1942 Rommel telah menerima informasi rinci tentang kekuatan dan pergerakan pasukan Inggris dari laporan yang dikirim ke Washington oleh Kolonel Bonner Frank Fellers, atase militer AS di Kairo. Kode Amerika telah dicuri menyusul operasi rahasia oleh intelijen militer Italia di Kedutaan Besar Amerika di Roma tahun sebelumnya.
2026-03-08 04:55:20
2
To see more videos from user @vannnewera6, please go to the Tikwm
homepage.