@_haihaiko:

eyaande
eyaande
Open In TikTok:
Region: ID
Sunday 08 March 2026 07:10:13 GMT
165761
22989
34
1289

Music

Download

Comments

fattyranggra
fattyr :
sesakit itu merelakan seseorang yang kamu cintai, adalah proses panjang yang perlahan mengikis bahagia dalam dirimu. bukan karena cintamu kurang kuat, tapi karena semesta seolah tak pernah berpihak. kamu mencintainya sepenuh hati, kamu pernah berdoa dengan air mata yang jatuh diam-diam di malam hari, kamu pernah berharap setiap harinya hanya tentang dia, tapi pada akhirnya kamu harus sadar, bahwa tidak semua rasa layak diperjuangkan sampai habis-habisan. kamu mulai belajar menerima, walau hatimu menolak. kamu mulai berjalan menjauh, walau jiwamu ingin tetap tinggal. kamu mulai belajar tersenyum, di tengah luka yang tak pernah bisa kamu sembuhkan sendiri. setiap hari kamu berpura-pura tidak apa-apa, walau di dalam kepalamu namanya masih berisik, suaranya masih terngiang, senyumnya masih kamu ingat dengan jelas. kamu mencoba menghapus kenangan, tapi kenangan tak bisa kamu buang begitu saja. kamu mencoba mencintai orang lain, tapi tak ada yang mampu menggantikan tempatnya. kamu mencoba membenci, tapi hatimu tetap lembut jika bicara tentang dia. dan di antara semua itu, kamu tetap mencintai dalam diam, dalam jarak, dalam rindu yang tak bisa kamu tunjukkan. kamu belajar mengikhlaskan tanpa menghapus rasa, belajar menerima tanpa benar-benar rela, dan belajar berjalan sendiri tanpa arah yang jelas. dan mungkin inilah bentuk paling sunyi dari cinta, ketika kamu harus melepaskan seseorang yang kamu tahu, adalah satu-satunya yang ingin kamu genggam selamanya. kamu tetap berdoa agar dia bahagia, walau bukan denganmu. kamu tetap berharap dia baik-baik saja, meski kamu sendiri tidak pernah benar-benar baik semenjak kehilangan dia. dan akhirnya, kamu sadar, bahwa cinta bukan selalu soal memiliki, tapi soal keberanian untuk melepaskan, saat tetap bersamanya hanya membuatmu terluka lebih dalam setiap harinya.
2026-03-15 16:22:12
92
ganiii1_
. :
ii ituu beneran seher bang?
2026-03-16 14:39:21
4
feepoox
𝖋𝖊𝖊 :
@fattyr:sesakit itu merelakan seseorang yang kamu cintai, adalah proses panjang yang perlahan mengikis bahagia dalam dirimu. bukan karena cintamu kurang kuat, tapi karena semesta seolah tak pernah berpihak. kamu mencintainya sepenuh hati, kamu pernah berdoa dengan air mata yang jatuh diam-diam di malam hari, kamu pernah berharap setiap harinya hanya tentang dia, tapi pada akhirnya kamu harus sadar, bahwa tidak semua rasa layak diperjuangkan sampai habis-habisan. kamu mulai belajar menerima, walau hatimu menolak. kamu mulai berjalan menjauh, walau jiwamu ingin tetap tinggal. kamu mulai belajar tersenyum, di tengah luka yang tak pernah bisa kamu sembuhkan sendiri. setiap hari kamu berpura-pura tidak apa-apa, walau di dalam kepalamu namanya masih berisik, suaranya masih terngiang, senyumnya masih kamu ingat dengan jelas. kamu mencoba menghapus kenangan, tapi kenangan tak bisa kamu buang begitu saja. kamu mencoba mencintai orang lain, tapi tak ada yang mampu menggantikan tempatnya. kamu mencoba membenci, tapi hatimu tetap lembut jika bicara tentang dia. dan di antara semua itu, kamu tetap mencintai dalam diam, dalam jarak, dalam rindu yang tak bisa kamu tunjukkan. kamu belajar mengikhlaskan tanpa menghapus rasa, belajar menerima tanpa benar-benar rela, dan belajar berjalan sendiri tanpa arah yang jelas. dan mungkin inilah bentuk paling sunyi dari cinta, ketika kamu harus melepaskan seseorang yang kamu tahu, adalah satu-satunya yang ingin kamu genggam selamanya. kamu tetap berdoa agar dia bahagia, walau bukan denganmu. kamu tetap berharap dia baik-baik saja, meski kamu sendiri tidak pernah benar-benar baik semenjak kehilangan dia. dan akhirnya, kamu sadar, bahwa cinta bukan selalu soal memiliki, tapi soal keberanian untuk melepaskan, saat tetap bersamanya hanya membuatmu terluka lebih dalam setiap harinya.
2026-05-05 07:42:48
0
aldhika.dzulfajar
DIKAAAA :
lucu rasanya saat membaca ulang chat kita dulu. betapa mudahnya aku dengan beberapa kata yang kamu ketik. dan betapa mudahnya aku tertawa dengan candaanmu yang aneh, setelah mengenalmu, baru aku sadari kalau bahagia merupakan perkara yang mudah. karena bahagia ada di-tangan dan kuasa kita sebagai seorang manusia. saat aku mengenang kisah kita dahulu, rasanya ada hal yang kurang sebab hadirmu samar-samar terasa. singkatnya, bila dengan memikirkannya membuatmu menitikkan air mata, maka kamu masih mencintainya dan dia masih segalanya. sayangnya semesta meminta kita untuk berpisah. dimana buku kita harus berhenti untuk di-tulis lalu di-simpan untuk selama-lamanya. kepergianmu benar-benar menyisakan lubang yang begitu dalam, yang tak akan pernah penuh walau di-isi hal sebanyak apapun. karena seribu orang datang tidak akan semeriah kehadiranmu. karena seribu orang pergi tidak akan semenyakitkan kerpergianmu. hidupku masih berputar dengan dirimu sebagai pusatnya. karena dirimu bagaikan kepingan terakhir dalam hidupku yang hilang. dan kenyataan bahwa dirimu itu tidak tergantikan dan hidup ini bukan tentang siapa yang paling cepat mencapai garis akhir, tapi tentang siapa yang paling mampu memahami arti dari setiap langkah, setiap jatuh, dan setiap luka yang tak terlihat. kita hidup dalam dunia yang sering kali terlalu ramai untuk mendengar, terlalu cepat untuk peduli, dan terlalu keras untuk memberi ruang bagi kelembutan. tapi di balik semua itu, kita tetap berialan, membawa luka yang kita bungkus dengan senyum, menahan tangis yang kita tutupi dengan tawa, dan memeluk harapan yang kadang hampir tak tersisa. kita belajar bahwa orang yang paling sering tertawa, bisa jadi menyimpan kesedihan paling dalam. kita belajar bahwa tidak semua perpisahan harus dimaknai sebagai akhir- karena bisa jadi itu adalah awal dari kedewasaan, dari kebangkitan, dari mengenal diri sendiri lebih dalam. dan seiring waktu berjalan, kita mulai memahami bahwa menerima kenyataan jauh lebih penting daripada terus menggenggam hal-hal yang tak ingin bertahan. kita mulai mengerti bahwa menjadi kuat bukan berarti tidak pernah menangis, tapi justru berani menangis tanpa kehilangan
2026-03-18 17:47:23
28
alivian_11
Bintang :
2026-05-13 08:41:39
0
_ran_273
IG_r4nd11_pelengerrr :
"tetapi sabarku juga ada batasnya" ☹️🙁
2026-03-17 12:09:19
15
gontherock
G :
2026-05-06 13:16:57
0
9kwvtten
𝐚 :
"dia masalalumu, aku masa depanmu"
2026-04-16 11:08:13
2
blackjac330
￴ ￴ ￴￴ ￴ ￴ :
bg.........
2026-03-13 13:03:19
3
rhl22116
rchl :
@🪫:sesakit itu merelakan seseorang yang kamu cintai, adalah proses panjang yang perlahan mengikis bahagia dalam dirimu. bukan karena cintamu kurang kuat, tapi karena semesta seolah tak pernah berpihak. kamu mencintainya sepenuh hati, kamu pernah berdoa dengan air mata yang jatuh diam-diam di malam hari, kamu pernah berharap setiap harinya hanya tentang dia, tapi pada akhirnya kamu harus sadar, bahwa tidak semua rasa layak diperjuangkan sampai habis-habisan. kamu mulai belajar menerima, walau hatimu menolak. kamu mulai berjalan menjauh, walau jiwamu ingin tetap tinggal. kamu mulai belajar tersenyum, di tengah luka yang tak pernah bisa kamu sembuhkan sendiri. setiap hari kamu berpura-pura tidak apa-apa, walau di dalam kepalamu namanya masih berisik, suaranya masih terngiang, senyumnya masih kamu ingat dengan jelas. kamu mencoba menghapus kenangan, tapi kenangan tak bisa kamu buang begitu saja. kamu mencoba mencintai orang lain, tapi tak ada yang mampu menggantikan tempatnya. kamu mencoba membenci, tapi hatimu tetap lembut jika bicara tentang dia. dan di antara semua itu, kamu tetap mencintai dalam diam, dalam jarak, dalam rindu yang tak bisa kamu tunjukkan. kamu belajar mengikhlaskan tanpa menghapus rasa, belajar menerima tanpa benar-benar rela, dan belajar berjalan sendiri tanpa arah yang jelas. dan mungkin inilah bentuk paling sunyi dari cinta, ketika kamu harus melepaskan seseorang yang kamu tahu, adalah satu-satunya yang ingin kamu genggam selamanya. kamu tetap berdoa agar dia bahagia, walau bukan denganmu. kamu tetap berharap dia baik-baik saja, meski kamu sendiri tidak pernah benar-benar baik semenjak kehilangan dia. dan akhirnya, kamu sadar, bahwa cinta bukan selalu soal memiliki, tapi soal keberanian untuk melepaskan, saat tetap bersamanya hanya membuatmu terluka lebih dalam setiap harinya.
2026-03-16 15:01:07
3
bhapbep
li_dap :
2026-03-14 05:43:00
5
dedeeee364
Dedeeeee :
👍 🤟ya
2026-04-15 00:14:46
0
gabriel.mii
Gabriel mii :
2026-04-03 12:44:42
1
aziszazis
Azisz :
2026-03-19 09:34:56
1
raden.lambang
radnn :
2026-03-18 15:48:27
0
faizll_25
faizlbyni_ :
😳
2026-03-18 15:15:10
0
about.o4
￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ :
2026-03-18 05:32:37
0
wann.xnc29
WANN. :
2026-04-07 13:49:37
0
_war3n
💊 :
izin ambil foto nya bang buat sw
2026-03-27 16:11:54
0
beszz09
A :
2026-03-20 11:08:32
0
xxyuzya_
V𝖎𝖓𝖆⚡ :
@FADLIIII
2026-03-20 09:33:15
0
terseraaaaaaaaaaaaaa
𝟚𝟜 :
@G 44 LER
2026-03-15 19:16:14
0
pikal..027
Pikal_18 :
@pikk_____
2026-04-18 15:51:49
0
To see more videos from user @_haihaiko, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About